
Memilih tablet kelas menengah kini tidak lagi sekadar mencari harga termurah. Banyak pembeli justru membandingkan seberapa dekat performa dan fitur yang ditawarkan dengan tablet premium, tanpa harus membayar terlalu mahal.
Dalam perbandingan Xiaomi Pad 8 vs Galaxy Tab S10 FE, keduanya sama-sama masuk kategori menarik. Namun, data spesifikasi menunjukkan Xiaomi lebih agresif di sisi hardware, sementara Samsung mengandalkan daya tahan, ekosistem, dan pengalaman produktivitas.
Harga dan posisi pasar
Perbedaan paling mudah terlihat ada pada harga. Berdasarkan data referensi, Xiaomi Pad 8 dibanderol sekitar ₹34,000, sedangkan Galaxy Tab S10 FE berada di kisaran ₹43,000.
Selisih ini cukup besar untuk segmen yang sama. Karena itu, pertanyaan apakah salah satunya “kemahalan” sangat bergantung pada fitur yang benar-benar dipakai pengguna setiap hari.
Desain dan kualitas bodi
Kedua tablet sama-sama memakai material premium. Keduanya hadir dengan kaca di bagian depan serta rangka dan bodi aluminium, sehingga kesan perangkat tetap mewah.
Xiaomi Pad 8 unggul tipis dalam dimensi. Ketebalannya 5,8 mm dengan bobot sekitar 485–494 gram, sementara Galaxy Tab S10 FE memiliki ketebalan 6 mm dan bobot 497–500 gram.
Samsung membalas lewat fitur yang lebih praktis. Galaxy Tab S10 FE sudah mengantongi sertifikasi IP68, sebuah nilai tambah penting untuk ketahanan terhadap air dan debu yang masih jarang di kelas ini.
Selain itu, Samsung juga menawarkan opsi model seluler dengan dukungan SIM. Fitur ini memberi fleksibilitas lebih bagi pengguna yang sering bekerja atau belajar di luar rumah.
Layar: keunggulan besar Xiaomi
Di sektor layar, Xiaomi Pad 8 terlihat jauh lebih kompetitif. Tablet ini memakai panel 11,2 inci dengan resolusi 2136 x 3200 piksel, refresh rate 144Hz, dukungan HDR10, Dolby Vision, dan tingkat kecerahan hingga 800 nits.
Galaxy Tab S10 FE membawa layar 10,9 inci dengan resolusi 1440 x 2304 piksel dan refresh rate 90Hz. Spesifikasi ini masih baik untuk penggunaan umum, tetapi secara teknis tertinggal dari tawaran Xiaomi.
Jika fokus utama ada pada menonton, bermain gim, dan membaca dengan tampilan yang tajam, Xiaomi punya nilai lebih jelas. Kerapatan pikselnya juga lebih tinggi, sekitar 344 ppi, dibanding sekitar 249 ppi pada tablet Samsung.
Performa dan penyimpanan
Perbedaan performa menjadi faktor penentu berikutnya. Xiaomi Pad 8 ditenagai Snapdragon 8s Gen 4, sedangkan Galaxy Tab S10 FE menggunakan Exynos 1580.
Mengacu pada data referensi, Snapdragon 8s Gen 4 berada di kelas yang lebih tinggi untuk tugas berat. Keunggulan itu diperkuat GPU Adreno 825 serta penyimpanan UFS 4.1 yang lebih cepat.
Samsung memang menawarkan RAM hingga 12GB seperti Xiaomi. Namun, keunggulan Samsung di bagian ini ada pada slot microSD yang memungkinkan ekspansi penyimpanan, sementara Xiaomi tidak menyediakannya.
Untuk pengguna yang sering membuka banyak aplikasi, mengedit, atau bermain gim berat, Xiaomi terlihat lebih unggul. Namun untuk kebutuhan kerja ringan dan penyimpanan file besar, microSD pada Samsung tetap relevan.
Baterai, audio, dan konektivitas
Xiaomi kembali unggul pada kapasitas baterai. Pad 8 membawa baterai 9200 mAh, sedangkan Galaxy Tab S10 FE memakai 8000 mAh, meski keduanya sama-sama mendukung pengisian 45W.
Xiaomi juga menambahkan reverse wireless charging. Fitur ini memberi fleksibilitas ekstra yang tidak ditemukan pada tablet Samsung.
Untuk audio, Xiaomi dibekali empat speaker dengan Dolby Atmos. Samsung hanya memakai stereo speaker, sehingga pengalaman multimedia di Xiaomi terasa lebih imersif menurut komparasi spesifikasi.
Di sisi konektivitas, Xiaomi juga lebih modern dengan Wi-Fi 7, Bluetooth 5.4, dan USB-C 3.2. Samsung bertahan dengan Wi-Fi 6e, Bluetooth 5.3, dan USB-C 2.0.
Kamera, pena stylus, dan software
Kamera belakang keduanya sama-sama 13 MP. Perbedaan penting justru ada di kamera depan, karena Galaxy Tab S10 FE membawa kamera 12 MP ultrawide, sedangkan Xiaomi hanya 8 MP.
Konfigurasi ini membuat Samsung lebih menarik untuk panggilan video dan rapat daring. Sudut pandang yang lebih lebar juga membantu pengguna tetap masuk frame dengan lebih natural.
Keduanya mendukung stylus. Namun, Samsung selama ini dikenal lebih matang dalam integrasi aksesori dan fitur tablet lewat One UI, termasuk mode multi-window dan pengalaman kerja yang lebih rapi.
Referensi menyebut Samsung lebih unggul untuk produktivitas dan ekosistem. Xiaomi dengan HyperOS 3 masih lebih menonjol sebagai perangkat yang mengejar performa tinggi dan hiburan.
Mana yang layak dibeli?
Jika ukuran penilaian utamanya adalah spesifikasi per harga, Xiaomi Pad 8 tampak sebagai pilihan yang sulit dikalahkan. Dengan harga sekitar ₹34,000, pembeli mendapat layar lebih canggih, chipset lebih kuat, baterai lebih besar, audio lebih baik, dan konektivitas lebih baru.
Galaxy Tab S10 FE tidak bisa disebut buruk karena tetap menawarkan IP68, kamera depan yang lebih fungsional, dukungan microSD, opsi SIM, dan ekosistem Samsung yang matang. Namun pada banderol sekitar ₹43,000, nilai tambah itu terasa lebih spesifik untuk pengguna tertentu, bukan keunggulan yang otomatis dibutuhkan semua orang.
Source: www.gizmochina.com








