Kasus belanja online yang diduga bermasalah kembali memicu perhatian publik di India. Seorang mahasiswa disebut memesan kartu grafis premium NVIDIA GeForce RTX 5090 seharga ₹2,99,995 di Amazon India, tetapi barang yang diterima justru sebungkus deterjen 1 kg.
Informasi ini beredar luas setelah unggahan di Reddit mengungkap detail pesanan, proses unboxing, hingga penolakan komplain. Peristiwa tersebut segera menjadi sorotan karena produk yang dibeli termasuk komponen PC kelas atas dengan nilai sangat tinggi.
Menurut unggahan pengguna Reddit bernama void_SW, pesanan itu dilakukan untuk membantu temannya, Harsh Raj, yang disebut sebagai mahasiswa IIT BHU. Produk yang dipesan adalah GIGABYTE RTX 5090 WINDFORCE OC 32G dan tercantum dalam program Fulfilled by Amazon.
Pesanan itu dibuat pada 10 Maret dan dikirim pada 14 Maret. Pada tahap awal, kemasan luar disebut tidak menunjukkan kejanggalan yang terlalu mencolok.
Isi paket tidak sesuai
Masalah baru terlihat saat kotak dibuka. Alih-alih menerima GPU, pembeli disebut hanya menemukan bubble wrap dan satu bungkus deterjen merek Ghadi ukuran 1 kg.
Laporan tersebut juga menyinggung adanya tanda-tanda kemasan yang diduga sudah pernah dibuka atau dimanipulasi. Salah satu detail yang memicu kecurigaan adalah bobot kiriman yang tercatat 1,56 kg, angka yang dinilai tidak lazim untuk kemasan kartu grafis besar dengan sistem pendingin tiga kipas.
Dalam pasar komponen PC premium, RTX 5090 dikenal sebagai produk berukuran besar dan berat. Karena itu, selisih bobot menjadi salah satu indikator penting yang sering diperiksa pembeli saat menerima paket elektronik bernilai tinggi.
Komplain disebut ditolak
Pengunggah menyatakan bahwa bukti unboxing sudah diserahkan ke Amazon. Bukti itu disebut berupa video mentah beresolusi tinggi tanpa potongan, lengkap dengan penanda waktu dan detail lain yang mendukung kronologi kejadian.
Meski begitu, klaim tersebut dilaporkan ditolak setelah sekitar satu pekan. Belum ada penjelasan rinci yang dipublikasikan mengenai alasan final penolakan tersebut.
Kasus ini memicu kekhawatiran karena transaksi dilakukan melalui listing yang termasuk skema Fulfilled by Amazon. Program itu umumnya dipahami pembeli sebagai lapisan tambahan untuk logistik dan pemenuhan pesanan, sehingga ekspektasi terhadap keamanan pengiriman menjadi lebih tinggi.
Muncul pola keluhan serupa
Sorotan tidak berhenti pada satu pesanan ini saja. Dalam artikel referensi disebutkan bahwa keluhan serupa mulai muncul di ulasan yang terkait dengan penjual yang sama.
Beberapa pembeli lain dikabarkan mengaku menerima barang yang tidak relevan dengan produk yang mereka pesan. Pola seperti ini belum cukup untuk memastikan titik masalah, tetapi cukup untuk menimbulkan pertanyaan soal rantai pemenuhan, pengemasan, atau pengawasan barang bernilai tinggi.
Sampai saat ini, belum ada kepastian apakah masalah terjadi di level penjual, gudang, pengemasan, atau pengiriman akhir. Namun, kombinasi antara nilai barang yang sangat mahal, isi paket yang berbeda jauh, dan adanya keluhan lain membuat kasus ini cepat viral.
Fakta utama yang mencuat
- Produk yang dipesan: GIGABYTE RTX 5090 WINDFORCE OC 32G.
- Harga tercantum: ₹2,99,995.
- Platform pembelian: Amazon India.
- Skema layanan: Fulfilled by Amazon.
- Isi paket yang diterima: bubble wrap dan deterjen Ghadi 1 kg.
- Bobot kiriman yang disebut tercatat: 1,56 kg.
- Bukti yang diajukan: video unboxing mentah beresolusi tinggi.
- Status komplain: dilaporkan ditolak setelah sekitar satu pekan.
Mengapa kasus ini penting bagi pembeli online
Kasus seperti ini menegaskan bahwa pembelian perangkat elektronik mahal tetap memiliki risiko, bahkan di marketplace besar. Pembeli biasanya mengandalkan reputasi platform, perlindungan transaksi, dan label layanan resmi saat mengambil keputusan.
Namun, insiden ini menunjukkan bahwa verifikasi saat barang datang tetap krusial. Untuk produk seperti GPU, laptop, dan ponsel flagship, detail kecil seperti segel, bobot paket, label pengiriman, dan dokumentasi unboxing bisa menjadi faktor penting jika sengketa terjadi.
Berikut langkah pencegahan yang relevan saat membeli barang elektronik mahal secara online:
- Rekam proses unboxing dari awal tanpa jeda.
- Periksa bobot paket dan bandingkan dengan spesifikasi produk.
- Pastikan segel, label, dan nomor paket sesuai.
- Simpan invoice, tangkapan layar listing, dan riwayat pesanan.
- Ajukan komplain sesegera mungkin jika ada kejanggalan.
Laporan lain dalam sumber yang sama juga menceritakan pengalaman terpisah saat pembelian laptop di Amazon India. Dalam kasus itu, model laptop yang diterima memang sesuai, tetapi segel merek sudah terbuka dan sistem “Package ID” yang semestinya melekat pada kotak justru ditunjukkan terpisah oleh petugas pengiriman.
Perangkat tersebut juga disebut tidak dapat menyala saat diperiksa. Karena menggunakan metode cash-on-delivery, pesanan itu akhirnya dibatalkan di tempat, sebuah detail yang makin memperkuat peringatan agar pembeli lebih teliti ketika menerima barang elektronik bernilai tinggi dari platform e-commerce.
Source: www.gizmochina.com