Samsung Siapkan Galaxy Z TriFold 2, Peluncurannya Baru Diprediksi pada 2027

Author: Qoo Media

Samsung disebut sedang menyiapkan penerus Galaxy Z TriFold setelah generasi pertamanya dihentikan penjualannya tidak lama usai meluncur. Informasi ini menjadi sinyal bahwa Samsung belum meninggalkan kategori ponsel lipat tiga dan justru masih melihat peluang di segmen perangkat hybrid premium.

Laporan yang beredar menyebut perangkat baru itu masih berada pada tahap uji kelayakan. Jika pengembangannya berjalan sesuai rencana, penerus Galaxy Z TriFold diperkirakan hadir pada pertengahan tahun 2027.

Samsung Siapkan Galaxy Z TriFold Generasi Baru

Informasi ini pertama kali ramai dibahas setelah tipster yeux1122 mengunggah bocoran di Naver. Dalam laporan tersebut, Samsung disebut sedang mengembangkan dua perangkat hybrid, dan salah satunya adalah penerus Galaxy Z TriFold.

Mengacu pada artikel referensi dan dikutip pula oleh SamMobile, Samsung saat ini tengah menguji rancangan Galaxy Z TriFold 2. Model baru ini diklaim membawa desain yang lebih ringan dibanding generasi pertama, meski ada kemungkinan bodinya sedikit lebih tebal.

Fokus Samsung tampaknya mengarah pada penyempurnaan pengalaman penggunaan, bukan sekadar memperbarui spesifikasi. Pendekatan ini penting karena perangkat lipat tiga memiliki tantangan besar pada bobot, ketebalan, daya tahan engsel, dan kenyamanan saat dipakai harian.

Salah satu poin penting dari bocoran itu adalah soal engsel baru. Disebutkan bahwa sistem engsel yang dirancang untuk Galaxy Z TriFold 2 sudah melewati proses verifikasi.

Detail ini memberi petunjuk bahwa Samsung tidak hanya berhenti di tahap konsep. Verifikasi engsel biasanya menjadi komponen krusial karena bagian inilah yang paling menentukan umur pakai dan kestabilan perangkat lipat.

Kapan Peluncurannya?

Berdasarkan bocoran yang beredar, Galaxy Z TriFold 2 diprediksi meluncur pada pertengahan tahun 2027. Jadwal ini masih berupa perkiraan dan belum dikonfirmasi langsung oleh Samsung.

Meski begitu, rentang waktu tersebut masuk akal jika melihat kompleksitas pengembangan perangkat lipat tiga. Samsung kemungkinan membutuhkan waktu lebih panjang untuk menyempurnakan struktur panel, engsel, distribusi bobot, dan optimasi perangkat lunak.

Penghentian penjualan Galaxy Z TriFold generasi pertama setelah sekitar tiga bulan juga bisa dibaca dari dua sisi. Di satu sisi, langkah itu memunculkan tanda tanya soal strategi komersial Samsung, tetapi di sisi lain juga menunjukkan bahwa perusahaan mungkin sedang cepat mengevaluasi produk untuk generasi berikutnya.

Dalam industri ponsel lipat, evaluasi dini bukan hal yang aneh. Produsen kerap memakai generasi awal sebagai tahap validasi pasar sebelum menaikkan skala produksi atau menyempurnakan desain di model penerus.

Perubahan yang Berpotensi Hadir

Dari informasi yang tersedia, ada beberapa hal yang patut dicermati pada calon penerus Galaxy Z TriFold:

  1. Bobot dibuat lebih ringan dari generasi pertama.
  2. Ketebalan bodi disebut berpotensi sedikit bertambah.
  3. Engsel baru telah melewati tahap verifikasi.
  4. Jadwal rilis sementara mengarah ke pertengahan tahun 2027.

Kombinasi lebih ringan tetapi sedikit lebih tebal bisa berarti Samsung sedang mencari titik seimbang baru. Perusahaan mungkin ingin mengurangi beban saat digenggam tanpa mengorbankan kekuatan struktur utama.

Bagi pengguna, bobot sering menjadi masalah besar pada perangkat lipat dengan layar besar. Karena itu, upaya memangkas berat dapat berdampak langsung pada kenyamanan penggunaan sehari-hari.

Samsung Juga Kembangkan Ponsel Slideable

Selain penerus Galaxy Z TriFold, bocoran yang sama juga menyebut Samsung sedang mengembangkan perangkat lain dengan layar OLED yang bisa digeser. Perangkat ini diyakini memakai panel Slideable Flex dari Samsung Display.

Menariknya, prototipe ponsel slideable pertama Samsung disebut akan menggunakan mekanisme geser manual. Pendekatan ini berbeda dari sejumlah prototipe OLED slideable yang pernah dipamerkan Samsung Display di ajang CES dan MWC, yang lebih menonjolkan sistem otomatis.

Saat dibuka penuh, layar perangkat slideable itu diperkirakan mencapai 7 inch. Desainnya juga disebut akan lebih tipis dibanding prototipe yang selama ini dipamerkan di pameran teknologi.

Jika proyek ini berlanjut ke tahap komersial, jadwal peluncurannya diperkirakan pada akhir tahun 2027 atau awal tahun 2028. Artinya, Samsung tampak sedang menyiapkan dua jalur eksperimen sekaligus: perangkat lipat tiga dan perangkat geser.

Apa Arti Strategi Ini untuk Pasar Ponsel Lipat

Saat ini ponsel lipat sudah semakin dikenal luas dan mulai masuk kategori lebih mainstream. Namun, perangkat slideable atau rollable masih belum benar-benar tersedia secara publik dalam skala pasar massal.

Karena itu, langkah Samsung mengembangkan penerus Galaxy Z TriFold dan sekaligus menyiapkan ponsel slideable menunjukkan bahwa persaingan desain smartphone belum berhenti. Inovasi kini tidak hanya soal kamera atau chipset, tetapi juga bentuk perangkat dan cara layar dipakai dalam berbagai skenario.

Bagi penggemar gadget, kabar ini membuka harapan akan hadirnya perangkat dengan form factor yang lebih berani. Untuk saat ini, titik perhatian terbesar tetap tertuju pada Galaxy Z TriFold 2, terutama apakah Samsung benar-benar mampu menghadirkan model yang lebih ringan, lebih matang, dan siap meluncur pada pertengahan tahun 2027.

Baca selengkapnya mengenai topik ini di: inet.detik.com
Terbaru