Galaxy S26 hadir dengan sejumlah pembaruan perangkat lunak lewat One UI 8.5, termasuk Privacy Display, Audio Magic Eraser, otomasi layar berbasis Gemini, dan pengalaman Samsung DeX yang ditingkatkan. Namun di balik deretan fitur baru itu, ada satu pengaturan notifikasi penting yang justru masih dinonaktifkan secara bawaan.
Fitur tersebut adalah notification categories, atau di ponsel Samsung disebut kategori notifikasi. Padahal, fitur ini sangat berguna untuk menyaring jenis notifikasi dari tiap aplikasi, dan kabar baiknya, pengaktifannya bisa dilakukan hanya dalam beberapa langkah singkat.
Fitur notifikasi Android yang sering terlewat
Salah satu alasan Android sering dipilih dibanding iPhone adalah fleksibilitas notifikasinya. Android memberi kontrol lebih rinci atas jenis notifikasi, cara tampil, hingga tingkat gangguan yang diizinkan dari setiap aplikasi.
Pada Galaxy S26, kemampuan itu sebenarnya tetap tersedia karena One UI 8.5 berbasis Android 16. Pengguna bisa mengatur apakah notifikasi muncul sebagai pop-up penuh, tampil diam di panel notifikasi, atau dinonaktifkan untuk kategori tertentu saja.
Menurut laporan Android Central, Samsung masih mematikan kategori notifikasi secara default di seri Galaxy S26. Kondisi ini dinilai janggal karena sejumlah ponsel Android lain, termasuk lini Google Pixel, umumnya mengaktifkan fitur serupa sejak awal.
Kategori notifikasi berbeda dari sekadar tombol hidup atau mati untuk seluruh notifikasi aplikasi. Fitur ini memecah notifikasi ke dalam beberapa jenis, sehingga pengguna bisa mengizinkan notifikasi penting sambil memblokir yang tidak relevan.
Contohnya sangat terasa pada aplikasi pengantaran makanan. Pengguna bisa tetap menerima pembaruan pesanan, tetapi mematikan promosi dan iklan yang sering masuk di jam acak.
Hal serupa berlaku untuk YouTube. Notifikasi langganan kanal bisa tetap aktif, sementara rekomendasi video, siaran langsung, komentar, atau unduhan dapat dimatikan satu per satu.
Mengapa pengaturan ini penting
Bagi banyak pengguna, masalah notifikasi bukan jumlahnya saja, tetapi kualitasnya. Notifikasi promosi, rekomendasi konten, dan ajakan belanja sering menumpuk lalu menutupi informasi yang benar-benar dibutuhkan.
Dengan kategori notifikasi, ponsel menjadi lebih tenang tanpa harus memutus akses informasi utama. Pendekatan ini juga lebih efektif daripada mematikan semua notifikasi aplikasi, karena pengguna masih bisa menjaga alur komunikasi yang penting.
Android Central menilai fitur ini sebagai salah satu kemampuan notifikasi terbaik di Android. Media itu juga menyoroti bahwa Samsung sudah membiarkan pengaturan ini nonaktif sejak One UI 6.1 di Galaxy S24 Ultra, dan kebijakan tersebut berlanjut di One UI 8.5 pada Galaxy S26 Ultra.
Di sisi lain, tidak semua aplikasi mendukung pengelompokan notifikasi secara sangat rinci. Meski begitu, implementasi Android secara umum tetap dianggap matang dan berguna untuk penggunaan harian, terutama bagi pengguna yang mudah terdistraksi saat bekerja.
Cara mengaktifkan kategori notifikasi di Galaxy S26
Pengguna Galaxy S26 bisa mengaktifkan fitur ini lewat menu pengaturan. Langkahnya sederhana dan tidak memerlukan aplikasi tambahan.
- Buka Settings.
- Pilih Notifications.
- Masuk ke Advanced settings.
- Gulir ke bawah lalu aktifkan Manage notification categories for each app.
Setelah opsi itu aktif, pengaturan kategori notifikasi akan muncul pada tiap aplikasi yang mendukungnya. Dari sana, pengguna dapat memilih jenis notifikasi mana yang ingin dipertahankan atau dihentikan.
Cara mengatur notifikasi per aplikasi
Setelah fitur utama diaktifkan, tahap berikutnya adalah mengelola aplikasi satu per satu. Ini memang memerlukan waktu, tetapi hasilnya jauh lebih rapi dan personal.
- Buka Settings.
- Ketuk Notifications.
- Pilih App notifications.
- Pilih aplikasi yang ingin diatur.
- Masuk ke bagian Notification categories.
- Nonaktifkan kategori yang tidak diperlukan.
Pada aplikasi seperti YouTube, kategori yang biasanya muncul mencakup subscriptions, live streams, comments and replies, recommendations, downloads, dan general notifications. Pengguna tinggal menyesuaikan sesuai kebutuhan, misalnya hanya membiarkan notifikasi subscription tetap aktif.
Berikut gambaran manfaatnya:
| Aplikasi | Kategori yang Bisa Dipertahankan | Kategori yang Bisa Dimatikan |
|---|---|---|
| Aplikasi pesan | Pesan masuk, panggilan | Promosi fitur |
| YouTube | Subscriptions | Recommendations, live streams |
| Aplikasi belanja | Status pesanan | Promo, diskon, kampanye |
| Aplikasi antar makanan | Update pesanan | Penawaran harian |
Masih aktif dorong AI, tetapi fitur dasar ini dibiarkan mati
Samsung saat ini agresif memperluas integrasi AI di antarmukanya. One UI 8.5 membawa fitur yang lebih modern, mulai dari penghapus noise saat menonton hingga otomasi tugas lewat Gemini.
Karena itu, keputusan untuk membiarkan kategori notifikasi tetap nonaktif justru memunculkan pertanyaan. Dari sudut pandang pengalaman pengguna, fitur dasar yang membantu fokus dan mengurangi gangguan seharusnya lebih mudah ditemukan sejak awal.
Bagi pemilik Galaxy S26, mengaktifkan kategori notifikasi bisa menjadi salah satu penyesuaian paling penting setelah proses setup awal selesai. Langkah kecil ini dapat membuat notifikasi lebih relevan, panel status lebih bersih, dan penggunaan ponsel terasa lebih terkendali sepanjang hari.
