Xiaomi 17T Pro Unggul Nyaris di Semua Lini, Tapi Pixel 10 Masih Sulit Disingkirkan

Author: Qoo Media

Duel Xiaomi 17T Pro dan Google Pixel 10 menempatkan dua pendekatan flagship yang sangat berbeda dalam satu kelas harga yang berdekatan. Satu model mengejar spesifikasi agresif di hampir semua lini, sementara model lain mengandalkan kekuatan software, AI, dan komitmen pembaruan yang lebih panjang.

Bagi calon pembeli, pertanyaan utamanya bukan sekadar ponsel mana yang “lebih bagus” di atas kertas. Pilihannya lebih dekat pada kebutuhan: performa mentah, baterai, layar, dan kamera hardware di pihak Xiaomi, atau pengalaman Pixel yang lebih matang pada fotografi komputasional, AI, dan update jangka panjang.

Secara harga, Xiaomi 17T Pro dipatok sekitar ₹75,000 ($900), sedangkan Google Pixel 10 berada di kisaran ₹70,000 ($800). Selisih ini membuat Pixel 10 terlihat lebih menarik bagi pengguna yang ingin masuk ke kelas flagship dengan biaya awal lebih rendah.

Namun, Xiaomi 17T Pro membayar selisih harga itu dengan paket hardware yang jauh lebih agresif. Ponsel ini membawa layar lebih besar, baterai jauh lebih besar, pengisian lebih cepat, serta opsi RAM dan penyimpanan yang lebih luas.

Layar dan desain

Xiaomi 17T Pro memakai panel AMOLED 6,83 inci dengan refresh rate 144Hz, dukungan Dolby Vision, dan tingkat kecerahan puncak 3500 nits. Pixel 10 menggunakan layar OLED 6,3 inci 120Hz dengan HDR10+ dan kecerahan puncak 3000 nits.

Di atas kertas, Xiaomi unggul dalam ukuran, kelancaran, dan tingkat terang layar. Resolusinya juga lebih tinggi, yakni 1280 × 2772 piksel, dibanding 1080 × 2424 piksel pada Pixel 10.

Untuk material, keduanya sama-sama memakai rangka aluminium dan sertifikasi IP68. Perbedaannya ada pada proteksi kaca, karena Pixel 10 menggunakan Gorilla Glass Victus 2 di depan dan belakang, sementara Xiaomi 17T Pro memakai Gorilla Glass 7i.

Keunggulan ini memberi Pixel 10 nilai tambah bagi pengguna yang memprioritaskan daya tahan fisik. Sementara itu, Xiaomi lebih menonjol untuk konsumsi media, gaming, dan penggunaan luar ruangan berkat panel yang lebih ambisius.

Performa dan memori

Xiaomi 17T Pro ditenagai MediaTek Dimensity 9500 berbasis 3nm. Pixel 10 memakai Google Tensor G5 yang juga dibuat dengan proses 3nm.

Dalam perbandingan spesifikasi, Xiaomi dinilai memiliki potensi performa mentah yang lebih tinggi. Keunggulan ini diperkuat oleh konfigurasi memori yang mencapai 16GB RAM dan penyimpanan hingga 1TB UFS 4.1.

Pixel 10 hadir dengan 12GB RAM dan penyimpanan hingga 256GB UFS 4.0. Untuk pengguna biasa, angka ini masih tergolong kelas atas, tetapi Xiaomi jelas memberi ruang lebih luas bagi pengguna berat yang sering merekam video besar, bermain gim, atau menyimpan banyak file lokal.

Pada konektivitas, Xiaomi kembali lebih lengkap dengan Wi‑Fi 7, Bluetooth 6.0, dan IR blaster. Pixel 10 membawa Wi‑Fi 6E dan Bluetooth 6.0, tetapi unggul pada port USB-C 3.2 yang menawarkan transfer data lebih cepat dibanding USB-C 2.0 di Xiaomi.

Kamera: hardware lawan kecerdasan komputasional

Bagian kamera menjadi area paling menarik dalam duel ini. Xiaomi 17T Pro unggul di hardware dengan kamera utama 50MP berukuran sensor 1/1.31 inci dan OIS, ditambah kamera telefoto periskop 50MP dengan 5x optical zoom.

Pixel 10 memakai kamera utama 48MP dengan OIS dan telefoto 10.8MP dengan 5x optical zoom. Untuk zoom jarak jauh, Xiaomi terlihat jauh lebih kuat karena membawa sensor telefoto yang lebih besar dan resolusi lebih tinggi.

Pada kamera ultrawide, Pixel 10 sedikit unggul di atas kertas dengan sensor 13MP, sementara Xiaomi memakai 12MP. Untuk kamera depan, Xiaomi kembali lebih tinggi dengan 32MP dan perekaman 4K, sedangkan Pixel 10 memakai kamera selfie 10.5MP dengan PDAF dan juga mendukung video 4K.

Xiaomi juga lebih fleksibel untuk video karena mendukung hingga 8K 30fps dan 4K 120fps. Pixel 10 mentok di 4K 60fps, sehingga lebih terbatas bagi pengguna yang ingin opsi frame rate tinggi atau resolusi lebih besar.

Meski begitu, Pixel 10 punya senjata utama di sisi software kamera. Fitur seperti Best Take dan pemrosesan Pixel AI membuat Google lebih menonjol dalam fotografi komputasional, sementara Xiaomi mengandalkan Leica tuning dan Ultra HDR.

Baterai, pengisian, dan software

Untuk daya tahan, selisihnya sangat besar. Xiaomi 17T Pro membawa baterai 7000mAh, sedangkan Pixel 10 memiliki 4970mAh.

Perbedaan itu diperkuat lagi oleh pengisian daya. Xiaomi mendukung fast charging 100W dan wireless charging 50W, sementara Pixel 10 menawarkan 30W untuk kabel dan 15W Qi2 magnetic untuk nirkabel.

Bagi pengguna yang sering bepergian atau aktif seharian, kombinasi baterai besar dan pengisian cepat Xiaomi sangat sulit diabaikan. Pixel 10 lebih cocok untuk pengguna yang tidak menempatkan pengisian super cepat sebagai prioritas utama.

Keduanya sama-sama menjalankan Android 16. Xiaomi memasangkannya dengan HyperOS 3, sedangkan Google menjanjikan 7 major Android upgrades untuk Pixel 10.

Di titik ini, Pixel 10 memegang nilai jangka panjang yang kuat. Keunggulan itu juga diperluas lewat fitur AI yang lebih lengkap, termasuk Circle to Search, Pixel AI suite, dan Satellite SOS.

Artinya, Xiaomi 17T Pro lebih menarik bagi pembeli yang ingin nilai hardware maksimum dari uang yang dikeluarkan. Pixel 10 justru lebih relevan untuk pengguna yang mencari pengalaman software lebih panjang, fitur AI yang lebih matang, dan sistem kamera yang ditopang kekuatan pemrosesan khas Google.

Source: www.gizmochina.com
Terbaru