iPhone Lipat Apple Tak Langsung Dijual, Menyusul iPhone 18 Pro dengan Jeda Waktu

Apple kembali menjadi sorotan karena langkah besar berikutnya di lini iPhone disebut akan datang lewat model lipat pertamanya. Namun, laporan terbaru dari Bloomberg menyebut perangkat itu kemungkinan tidak akan tersedia bersamaan dengan iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max saat keduanya debut.

Informasi ini memperkuat gambaran bahwa Apple masih menyiapkan produk lipatnya dengan hati-hati. Meski pengumumannya kemungkinan tetap muncul dalam jendela peluncuran yang sama, ketersediaan di pasar bisa bergeser ke periode berikutnya.

Jadwal rilis yang mulai mengerucut

Mark Gurman dari Bloomberg mengatakan dalam sesi tanya jawab langsung bahwa calon pembeli “mungkin harus menunggu sedikit lebih lama” untuk perangkat lipat Apple. Ia tidak menyebut tanggal pasti, tetapi pernyataannya mengarah pada kemungkinan bahwa iPhone Fold tidak akan dijual bersamaan dengan model Pro terbaru.

Dalam laporan itu, iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max disebut akan diumumkan pada musim gugur. Sementara itu, perangkat lipat Apple masih berpeluang diperkenalkan pada waktu yang sama, tetapi pengirimannya ke konsumen bisa mundur.

Mengapa Apple tampak berhati-hati

Gurman menekankan bahwa ponsel lipat sangat sulit diproduksi karena teknologi layarnya termasuk yang paling rumit di pasar saat ini. Ia juga menilai Apple cenderung mengalami sedikit penundaan saat memperkenalkan desain baru yang benar-benar besar, seperti yang pernah terjadi pada era iPhone X.

Pernyataan itu sejalan dengan karakter Apple yang selama ini lebih memilih masuk belakangan ke kategori produk baru, lalu menawarkan versi yang lebih matang. Strategi tersebut sering membuat perusahaan menghindari risiko teknis yang biasa muncul pada generasi awal perangkat inovatif.

Spesifikasi yang ramai dibicarakan

Sejumlah bocoran menyebut iPhone Fold akan memakai desain lipat gaya buku, berbeda dari ponsel lipat yang lebih kompak. Perangkat ini diperkirakan mengusung layar داخلی 7,8 inci dan layar luar 5,5 inci, sehingga pengguna tetap bisa mengakses fungsi dasar tanpa membuka bodi utama.

Berikut rangkuman spesifikasi yang beredar sejauh ini:

  1. Layar dalam 7,8 inci.
  2. Layar luar 5,5 inci.
  3. Chip A20 Pro berbasis 2nm.
  4. Modem C2 buatan Apple.
  5. Kamera depan dan belakang ganda.
  6. Touch ID di tombol daya.

Dengan kombinasi tersebut, Apple tampaknya ingin membawa pengalaman lipat yang berbeda dari pendekatan Samsung Galaxy Z Fold 7 dan Google Pixel 10 Pro Fold. Fokusnya tidak hanya pada bentuk, tetapi juga pada integrasi perangkat keras khas Apple yang biasanya menjadi nilai jual utama.

Strategi rilis dua gelombang

Laporan yang sama menyebut Apple kemungkinan membagi peluncuran iPhone ke dalam dua jendela rilis terpisah. Setelah lini iPhone 18 Pro hadir pada musim gugur, varian biasa iPhone 18, model Air, dan iPhone 18e diperkirakan menyusul pada musim semi berikutnya.

Pola ini bisa memberi Apple ruang lebih besar untuk mengelola stok, pemasaran, dan dampak penjualan di tiap segmen. Selain itu, strategi tersebut juga memungkinkan perusahaan menjaga fokus produk premium agar tidak bertabrakan dengan model yang lebih terjangkau.

Harga yang diperkirakan tinggi

Dari sisi harga, iPhone Fold disebut akan masuk ke kelas premium ekstrem. Varian 256GB dikabarkan bakal dibanderol CNY 15,999 di China dan $1,999 di Amerika Serikat.

Jika bocoran harga itu akurat, Apple jelas menempatkan perangkat ini sebagai produk eksklusif, bukan sekadar eksperimen desain. Harga setinggi itu juga menunjukkan bahwa Apple ingin menantang pasar lipat dengan positioning yang mewah, sekaligus menguji seberapa besar permintaan konsumen terhadap bentuk iPhone yang benar-benar baru.

Source: www.gadgets360.com

Berita Terkait

Back to top button