
Xiaomi mencatat lonjakan penting di bisnis peralatan rumah tangga besar pintar pada 2025. Perusahaan melaporkan pendapatan divisi ini naik 23,1 persen secara tahunan, ditopang terutama oleh penjualan AC, kulkas, dan mesin cuci.
Sorotan terbesarnya datang dari kategori AC. Berdasarkan laporan yang dikutip dari artikel referensi, pengiriman AC Xiaomi telah melampaui 8,5 juta unit pada 2025, atau tumbuh 24 persen dibandingkan periode sebelumnya.
AC jadi penopang utama pertumbuhan
Kinerja AC menjadi penanda bahwa Xiaomi tidak lagi sekadar dikenal sebagai merek ponsel dan perangkat pintar kecil. Di pasar peralatan rumah tangga besar, AC kini muncul sebagai lini produk yang paling menonjol dalam portofolio perusahaan.
Data yang sama menunjukkan seluruh kategori utama mencetak rekor baru. Pengiriman kulkas menembus 2,8 juta unit dengan pertumbuhan 4 persen, sedangkan mesin cuci melewati 2,3 juta unit atau naik 18 persen.
Pertumbuhan ini menunjukkan bahwa strategi Xiaomi di rumah pintar semakin meluas. Perusahaan tidak hanya menjual perangkat, tetapi juga membangun ekosistem yang saling terhubung dalam penggunaan sehari-hari.
Faktor yang mendorong pengiriman AC Xiaomi
Xiaomi memperluas pilihan produk AC dari model dinding kelas awal hingga sistem sentral multi-split yang lebih canggih. Pendekatan ini membuat merek tersebut menjangkau konsumen dengan kebutuhan dan anggaran yang berbeda.
Artikel referensi menilai daya saing utama Xiaomi datang dari kombinasi harga yang agresif, fitur pintar, dan layanan purnajual. Kombinasi ini penting karena pasar AC sangat sensitif terhadap harga, tetapi tetap menuntut efisiensi dan kenyamanan.
Integrasi dengan HyperOS Connect dan ekosistem Mijia menjadi pembeda yang paling sering disorot. Pengguna dapat mengendalikan AC lewat ponsel atau asisten suara XiaoAI, lalu menghubungkannya dengan sensor suhu dan kelembapan untuk otomatisasi.
Pada model premium, Xiaomi juga menyematkan radar gelombang milimeter. Teknologi ini dipakai untuk mendeteksi keberadaan manusia di ruangan dan menyesuaikan arah aliran udara agar kenyamanan tetap terjaga.
Produksi naik untuk mengejar permintaan
Permintaan yang tinggi membuat Xiaomi meningkatkan kapasitas produksi. Perusahaan mengandalkan Wuhan Smart Home Appliance Factory, pabrik baru yang disebut memiliki kapasitas tahunan hingga 7 juta unit.
Dalam kuartal kedua 2025 saja, Xiaomi mengirimkan 5,4 juta unit AC. Angka itu melonjak 60 persen secara tahunan dan membantu perusahaan mengamankan pangsa 16 persen di pasar online China.
Capaian tersebut memberi gambaran bahwa pertumbuhan Xiaomi tidak hanya bertumpu pada promosi atau momentum sesaat. Di kategori AC, perusahaan mulai menunjukkan skala produksi yang lebih siap untuk menopang pertumbuhan berkelanjutan.
Jaminan lebih panjang jadi nilai tambah
Selain produk dan produksi, Xiaomi juga memperkuat layanan. Perusahaan meningkatkan garansi AC Mijia menjadi 10 tahun, dengan cakupan yang disebut meliputi tenaga kerja, biaya perbaikan, penggantian suku cadang, dan isi ulang refrigeran.
Langkah ini penting dalam industri AC yang sangat dipengaruhi kepercayaan konsumen. Garansi panjang biasanya menjadi pertimbangan utama karena produk dipakai bertahun-tahun dan biaya servis dapat membengkak bila perlindungan terbatas.
Bagi Xiaomi, kebijakan itu juga bisa dibaca sebagai upaya menaikkan citra merek di segmen peralatan rumah tangga besar. Konsumen cenderung lebih percaya pada merek yang berani memberi jaminan luas untuk produk dengan siklus pakai panjang.
Ekspansi pasar di luar China
Setelah memperkuat pijakan di dalam negeri, Xiaomi juga memperluas distribusi peralatan rumah tangga pintarnya ke pasar internasional. Pada 2025, perusahaan meluncurkan produk smart appliance di sejumlah negara Eropa seperti Spanyol, Jerman, Prancis, dan Italia.
Selain Eropa, Xiaomi juga disebut berencana masuk ke pasar India pada akhir tahun yang sama. Rencana ini menjadi bagian dari strategi pertumbuhan global, terutama untuk kategori rumah pintar yang mulai menjadi sumber pendapatan baru di luar bisnis smartphone.
Berikut ringkasan angka penting dari laporan tersebut:
- Pendapatan divisi smart large home appliances naik 23,1 persen.
- Pengiriman AC melampaui 8,5 juta unit, tumbuh 24 persen.
- Pengiriman kulkas menembus 2,8 juta unit, naik 4 persen.
- Pengiriman mesin cuci melewati 2,3 juta unit, naik 18 persen.
- Pengiriman AC pada kuartal kedua mencapai 5,4 juta unit, melonjak 60 persen.
- Pangsa pasar online AC Xiaomi di China mencapai 16 persen.
- Kapasitas pabrik Wuhan mencapai 7 juta unit per tahun.
- Garansi AC Mijia diperpanjang menjadi 10 tahun.
Kinerja ini memperlihatkan perubahan posisi Xiaomi di industri elektronik konsumen. Jika sebelumnya kekuatan utama perusahaan ada pada ponsel dan perangkat IoT ringan, kini AC menjadi salah satu mesin pertumbuhan yang paling jelas terlihat.
Dengan pengiriman yang sudah melampaui 8,5 juta unit, Xiaomi menegaskan ambisinya di pasar pendingin udara pintar. Kombinasi skala produksi, integrasi ekosistem, fitur berbasis sensor, dan jaminan layanan panjang membuat persaingan di pasar AC semakin ketat, terutama di China dan pasar internasional yang mulai dibidik.
Source: www.gizmochina.com








