
Samsung Wallet kini mulai mendukung Aliro Digital Home Keys di Kanada. Fitur ini memungkinkan pengguna menyimpan kunci digital untuk kunci pintu rumah pintar yang kompatibel langsung di dompet digital Samsung.
Langkah ini penting karena memperluas fungsi Samsung Wallet dari sekadar alat pembayaran dan penyimpanan kartu digital menjadi pusat identitas serta akses perangkat sehari-hari. Bagi pengguna rumah pintar, fitur ini memberi cara yang lebih praktis untuk mengunci dan membuka pintu tanpa harus memakai kunci fisik.
Samsung Wallet di Kanada resmi mendukung Aliro Digital Home Keys
Samsung mengumumkan melalui forum komunitas resminya untuk Kanada bahwa dukungan CSA Aliro-based Digital Home Keys kini tersedia di negara tersebut. Dengan dukungan ini, pengguna dapat menambahkan kunci digital dari smart lock yang kompatibel ke dalam Samsung Wallet.
Agar fitur ini bisa dipakai, pengguna perlu lebih dulu mengatur atau menambahkan smart lock yang kompatibel ke Samsung SmartThings melalui Matter. Setelah proses tersebut selesai, kunci digital perangkat itu dapat dimasukkan ke Samsung Wallet untuk dipakai sebagai akses pintu rumah.
Aliro sendiri merupakan standar akses digital yang dikembangkan di bawah Connectivity Standards Alliance atau CSA. Organisasi ini juga dikenal lewat pengembangan standar Matter yang dipakai luas dalam ekosistem rumah pintar lintas merek.
Kehadiran Aliro penting karena berupaya membuat pengalaman akses digital lebih seragam di berbagai perangkat dan produsen. Dengan standar yang sama, integrasi antara ponsel, dompet digital, dan smart lock menjadi lebih mudah diterapkan.
Cara kerja membuka pintu dengan Samsung Wallet
Setelah kunci digital ditambahkan, pengguna Samsung Wallet di Kanada bisa membuka atau mengunci pintu rumah pintar dengan beberapa metode. Samsung menyebut setidaknya ada tiga cara penggunaan yang tersedia pada perangkat dan kunci yang mendukung.
Berikut opsi akses yang disebut dalam informasi resmi Samsung:
- Menempelkan ponsel ke smart lock melalui NFC.
- Mendekatkan perangkat ke kunci menggunakan deteksi proximity berbasis UWB.
- Mengakses kunci langsung dari aplikasi Samsung Wallet.
Metode NFC cocok untuk pengguna yang terbiasa dengan interaksi tap-to-unlock. Sementara itu, UWB memberi pengalaman lebih mulus karena ponsel cukup didekatkan ke pintu tanpa perlu menyentuh perangkat ke permukaan lock.
Akses langsung dari aplikasi Wallet juga memberi opsi cadangan saat pengguna ingin membuka pintu secara manual dari antarmuka aplikasi. Model seperti ini membuat Samsung Wallet semakin mirip pusat kontrol untuk identitas digital dan perangkat terhubung.
Perangkat yang saat ini didukung
Dukungan Aliro Digital Home Keys belum berlaku untuk semua smart lock di pasar. Saat ini, fitur tersebut baru tersedia pada model tertentu dari beberapa merek yang sudah disebut Samsung dan media yang mengulas pengumuman itu.
Merek smart lock yang saat ini tercatat mendukung Aliro antara lain:
| Merek | Status dukungan |
|---|---|
| Aqara | Model tertentu |
| Nuki | Model tertentu |
| Schlage | Model tertentu |
| Xthings | Model tertentu |
Daftar itu menunjukkan ekosistem Aliro masih berada pada tahap awal pengembangan komersial. Meski begitu, keterlibatan beberapa nama besar di pasar smart home memberi sinyal bahwa adopsi standar ini berpotensi tumbuh.
Samsung juga mengaitkan fitur ini dengan SmartThings dan Matter, dua elemen yang menjadi fondasi strategi rumah pintar perusahaan. Artinya, pengguna yang sudah berada dalam ekosistem Galaxy dan SmartThings kemungkinan akan mendapat manfaat paling besar dari integrasi ini.
Mengapa ekspansi ke Kanada penting
Peluncuran di Kanada menunjukkan bahwa Samsung mulai membawa fitur kunci rumah digital berbasis Aliro ke pasar internasional secara bertahap. Sebelumnya, perusahaan telah mengumumkan peningkatan Samsung Wallet untuk mendukung teknologi tersebut, dan Kanada menjadi salah satu negara yang lebih dulu menerima implementasinya.
Bagi pasar rumah pintar, kehadiran fitur ini menandakan bahwa dompet digital tidak lagi terbatas untuk transaksi finansial. Dompet digital kini juga bergerak ke area akses fisik, termasuk rumah, kendaraan, dan kredensial lain yang tersimpan aman di ponsel.
Ekspansi ini juga memperlihatkan arah industri menuju interoperabilitas yang lebih kuat. Standar terbuka seperti Matter dan Aliro semakin sering dipakai untuk mengurangi ketergantungan pada solusi tertutup milik satu vendor saja.
Sejumlah pengamat industri sebelumnya menilai interoperabilitas menjadi faktor penting agar perangkat smart home bisa diadopsi lebih luas. Ketika pemasangan dan penggunaan lintas merek menjadi lebih sederhana, hambatan bagi konsumen biasanya ikut menurun.
Samsung belum merinci jadwal lengkap peluncuran fitur ini ke seluruh pasar lain. Namun, berdasarkan informasi yang beredar, dukungan Aliro Digital Home Keys diperkirakan akan diperluas ke lebih banyak negara secara bertahap dalam periode berikutnya, seiring bertambahnya jumlah smart lock kompatibel dan matangnya ekosistem rumah pintar berbasis standar terbuka.
Source: www.sammobile.com








