Kebangkitan ponsel berkeyboard fisik kembali mendapat sorotan setelah Unihertz meluncurkan Titan 2 Elite di Kickstarter. Ponsel Android ini membawa papan ketik QWERTY berlatar lampu yang mengingatkan banyak orang pada era BlackBerry, tetapi dikemas dalam perangkat modern dengan layar AMOLED 4,03 inci.
Minat pasar terlihat sangat kuat sejak awal penggalangan dana dibuka. Target awal sebesar $100,000 sudah terlampaui, dan pada saat artikel ini ditulis, dukungan yang terkumpul telah melewati $2.1 juta dari lebih dari 4,500 pendukung.
Desain yang menyasar nostalgia, tetapi tetap fungsional
Titan 2 Elite tidak hanya mengandalkan rasa nostalgia. Unihertz memberi perangkat ini keyboard penuh dengan tombol yang bisa diprogram untuk pintasan tekan pendek maupun tekan lama, sehingga pengguna dapat membuka aplikasi tertentu atau mempercepat proses mengetik dan mengedit teks.
Fitur keyboard ini juga mendukung navigasi seperti menggulir dan menggerakkan kursor, sebuah pendekatan yang memperluas fungsi keyboard dibanding perangkat lawas. Di sisi kanan bodi, ada tombol merah yang juga bisa diprogram untuk membuka aplikasi apa pun hanya dengan satu tekan.
Dua varian dengan spesifikasi berbeda
Unihertz menawarkan Titan 2 Elite dalam dua versi, yakni standar dan Pro. Keduanya sama-sama membawa RAM 12GB, tetapi varian standar memakai chipset MediaTek Dimensity 7400 dan penyimpanan 256GB, sedangkan versi Pro mengandalkan Dimensity 8400 dengan penyimpanan 512GB.
Berikut perbedaan utamanya:
- Titan 2 Elite: Dimensity 7400, RAM 12GB, penyimpanan 256GB.
- Titan 2 Elite Pro: Dimensity 8400, RAM 12GB, penyimpanan 512GB.
- Keduanya: layar AMOLED 4,03 inci, kamera belakang 50 megapiksel, kamera depan 32 megapiksel, dan baterai 4,050 mAh.
Unihertz juga mempertahankan dukungan untuk dua kartu SIM fisik dan eSIM. Selain itu, salah satu slot SIM bisa diganti microSD, sehingga kapasitas penyimpanan dapat bertambah hingga 2TB.
Harga dan jadwal pengiriman
Untuk memperoleh Titan 2 Elite warna oranye atau hitam, pendukung Kickstarter perlu menyetor $396. Harga itu turun dari harga penuh $489, dan pengiriman ke AS dikenakan biaya tambahan $10.
Sementara itu, Titan 2 Elite Pro dibanderol pledge $486, dengan harga penuh $579. Unihertz memperkirakan pengiriman varian standar berlangsung pada Juni 2026, sedangkan versi Pro dijadwalkan pada Oktober 2026.
Status pengembangan dan sertifikasi
Saat ini, perangkat masih menjalani proses sertifikasi resmi. Unihertz menyebut sertifikasi Google, FCC, CE untuk kepatuhan Uni Eropa, UK Conformity Assessed, dan Japan Approvals Institute for Telecommunications Equipment sedang diproses.
Perusahaan memperkirakan seluruh sertifikasi itu selesai pada April, sebelum masuk ke tahap uji coba dan produksi massal pada Mei. Jika jadwal ini berjalan mulus, Titan 2 Elite dapat menjadi salah satu ponsel keyboard fisik paling serius di pasar Android modern.
Dukungan perangkat lunak hingga 2031
Di sisi perangkat lunak, Titan 2 Elite dan Titan 2 Elite Pro akan langsung menjalankan Android 16. Unihertz menjanjikan lima tahun dukungan pembaruan dan patch keamanan hingga 2031, sebuah komitmen yang jarang muncul pada ponsel dengan desain niche seperti ini.
Meski ponsel berdesain keyboard fisik masih tergolong segmen kecil, respons di Kickstarter menunjukkan ada pasar yang cukup besar untuk perangkat semacam ini. Bagi pengguna yang merindukan sensasi mengetik taktil ala BlackBerry, Titan 2 Elite hadir sebagai alternatif baru yang menggabungkan nostalgia, produktivitas, dan spesifikasi Android masa kini.
