Xiaomi mulai menggulirkan HyperOS 3.1 secara global untuk gelombang pertama perangkat yang memenuhi syarat. Setelah debut awal di China, pembaruan ini kini bergerak ke pasar internasional dengan fokus awal di Eropa.
Informasi dari Gizmochina yang mengutip XiaomiTime menyebut rollout perdana dimulai untuk Xiaomi 17 dan Xiaomi 17 Ultra. Tidak lama kemudian, daftar perangkat penerima meluas ke lini tablet dari POCO dan Redmi.
Perangkat pertama yang menerima HyperOS 3.1
Saat ini, distribusi global HyperOS 3.1 yang terdeteksi masih terbatas untuk wilayah Eropa. Empat perangkat berikut menjadi batch awal yang mulai menerima firmware baru tersebut.
- Xiaomi 17 (Eropa) — OS3.0.301.0.WPCEUXM
- Xiaomi 17 Ultra (Eropa) — OS3.0.301.0.WPAEUXM
- POCO Pad (Eropa) — OS3.0.301.0.WNSEUXM
- Redmi Pad Pro (Eropa) — OS3.0.301.0.WNSEUXM
Daftar itu penting karena menunjukkan strategi Xiaomi yang tidak hanya memprioritaskan ponsel flagship. Tablet juga langsung masuk putaran awal, yang menandakan fokus perusahaan pada pengalaman lintas perangkat.
Berdasarkan laporan referensi, pembaruan global ini memang baru tersedia di Eropa untuk tahap awal. Namun pola distribusi Xiaomi biasanya melebar secara bertahap ke region lain setelah fase pertama dinilai stabil.
Pengguna yang perangkatnya masuk daftar dapat memeriksa update secara manual lewat menu Settings lalu About phone. Setelah itu, pengguna cukup mengetuk logo HyperOS di bagian atas untuk melihat apakah paket pembaruan sudah tersedia.
Apa yang dibawa HyperOS 3.1
HyperOS 3.1 disebut berbasis Android 16. Basis sistem yang lebih baru ini membawa serangkaian optimasi level sistem dan penyempurnaan antarmuka untuk meningkatkan respons, efisiensi, dan kenyamanan harian.
Gizmochina melaporkan Xiaomi menulis ulang beberapa aplikasi inti sistem agar penggunaan sumber daya menjadi lebih efisien. Dampaknya diklaim terasa pada performa yang lebih gesit saat membuka aplikasi maupun berpindah antartugas.
Salah satu fitur yang paling disorot adalah hadirnya HyperIsland di tablet untuk pertama kalinya. Pada perangkat lain, HyperIsland juga ditingkatkan dengan animasi yang lebih kaya, integrasi pihak ketiga yang lebih dalam, dan pelacakan aktivitas real-time yang lebih intuitif.
Perubahan lain tampak pada halaman recent apps yang kini mengusung tampilan bergaya iOS. Xiaomi juga menambahkan navigasi gesture yang lebih halus, transisi kartu yang lebih mulus, dan tata visual yang diklaim lebih mudah dipahami.
HyperOS 3.1 turut membawa fitur Super OTA. Fitur ini dirancang untuk mempercepat proses pemasangan pembaruan sistem dengan waktu reboot yang lebih singkat dan potensi kesalahan yang lebih rendah.
Fokus pada konektivitas lintas ekosistem
Pembaruan ini juga memperlihatkan upaya Xiaomi memperluas kompatibilitas dengan perangkat di luar ekosistemnya sendiri. Salah satu tambahan yang paling menarik adalah dukungan native untuk Apple AirPods.
Dengan dukungan tersebut, pengguna perangkat yang kompatibel bisa mendapatkan pop-up pairing yang lebih cepat. Fitur audio spasial pada earbud yang didukung juga disebut ikut tersedia, sehingga pengalaman penggunaan menjadi lebih mulus.
Langkah ini sejalan dengan tren industri yang makin membuka integrasi lintas platform. Bagi pengguna yang memakai lebih dari satu ekosistem perangkat, fitur semacam ini bisa menjadi nilai tambah yang cukup relevan.
Mengapa rollout awal ini penting
Peluncuran global tahap pertama sering menjadi indikator kesiapan firmware sebelum diperluas ke lebih banyak negara. Jika tidak muncul bug besar di gelombang awal, distribusi biasanya bergerak lebih cepat ke pasar berikutnya.
Masuknya POCO Pad dan Redmi Pad Pro dalam batch awal juga memperlihatkan bahwa Xiaomi tidak menempatkan tablet sebagai lini sekunder. Optimalisasi sistem, HyperIsland untuk tablet, dan fokus produktivitas menunjukkan perangkat layar besar mendapat perhatian serius.
Di sisi lain, pengguna di luar Eropa masih perlu menunggu konfirmasi distribusi regional. Xiaomi belum mengumumkan jadwal rinci untuk semua pasar, sehingga ketersediaan update bisa berbeda tergantung model, wilayah, dan kanal firmware.
Bagi pengguna yang mengincar fitur baru, nomor build menjadi acuan penting untuk memastikan paket yang diterima memang HyperOS 3.1 versi global. Kode firmware seperti WPCEUXM, WPAEUXM, dan WNSEUXM juga menegaskan bahwa rollout saat ini memang menyasar region Eropa lebih dulu.
Dengan basis Android 16, peningkatan animasi, pembaruan halaman recent apps, dukungan AirPods, dan hadirnya Super OTA, HyperOS 3.1 menjadi salah satu update Xiaomi yang paling signifikan untuk tahap awal global. Fokus Xiaomi kini tertuju pada perluasan distribusi dari Eropa ke wilayah lain sambil menjaga stabilitas firmware pada perangkat batch pertama.
Source: www.gizmochina.com