Memasuki persaingan ponsel entry-level yang makin padat, POCO C85 masih terlihat punya posisi yang kuat di kelas harga Rp1 jutaan. Perangkat ini menarik perhatian karena membawa kombinasi layar besar, baterai jumbo, dan harga yang kini turun dibanding masa awal rilis.
Pertanyaannya, apakah POCO C85 masih worth it digunakan di 2026, saat banyak HP murah baru sudah hadir dengan spesifikasi yang makin agresif? Dari data yang tersedia, jawabannya masih iya untuk pengguna dengan kebutuhan dasar hingga menengah, terutama bagi pelajar, pekerja ringan, dan pemakai kasual.
Harga yang semakin ramah di kantong
POCO C85 dirilis pada September 2025 dan kini mengalami penyesuaian harga di pasaran. Dalam artikel referensi disebutkan banderolnya berada di kisaran Rp1,4 jutaan hingga Rp1,8 jutaan, tergantung varian dan promo.
Di segmen ini, harga tetap menjadi salah satu alasan utama perangkat ini layak dilirik. Banyak ponsel baru memang menawarkan fitur kompetitif, tetapi tidak semuanya mampu menjaga keseimbangan antara biaya beli dan daya tahan pemakaian harian.
Desain dan layar masih terasa relevan
Salah satu modal kuat POCO C85 ada pada desainnya yang ramping dengan ketebalan 7,9 mm. Dimensi ini membuatnya tetap nyaman digenggam dan tidak terasa terlalu bulky untuk ukuran HP murah dengan baterai besar.
Layar 6,9 inci juga menjadi nilai jual penting karena memberi ruang visual yang luas. Untuk menonton video, bermain media sosial, atau sekadar membaca konten, panel sebesar ini masih sangat cocok untuk pengguna mobile.
Tabel ringkas spesifikasi utama POCO C85
| Fitur | Keterangan |
|---|---|
| Layar | 6,9 inci |
| Refresh rate | 120Hz |
| Ketebalan bodi | 7,9 mm |
| Chipset | MediaTek Helio G81 Ultra |
| Kamera utama | 50MP |
| Baterai | 6000mAh |
| Fast charging | 33W |
| Ketahanan | IP64 |
Performa cukup untuk pemakaian harian
POCO C85 dibekali MediaTek Helio G81 Ultra yang masih bisa menangani kebutuhan harian di 2026. Aktivitas seperti chatting, membuka aplikasi media sosial, streaming, dan game ringan masih dapat berjalan dengan lancar.
Namun, batasannya juga perlu dicatat. Untuk game berat terbaru, chipset ini mulai tertinggal dibanding prosesor generasi baru yang sudah lebih efisien dan bertenaga.
Kamera dan fitur tambahan masih fungsional
Pada sektor kamera, sensor utama 50MP dengan dukungan AI dinilai masih layak untuk kebutuhan dokumentasi harian. Hasilnya cukup memadai untuk unggahan media sosial, meski tidak dirancang untuk menyaingi ponsel kelas menengah yang punya sistem kamera lebih kompleks.
Selain itu, sertifikasi IP64 menjadi keunggulan yang tidak selalu mudah ditemukan di kelas harga serupa. Perlindungan terhadap debu dan cipratan air ringan memberi rasa aman ekstra untuk penggunaan harian.
Baterai masih jadi pembeda utama
Daya tarik paling menonjol dari POCO C85 tetap ada pada baterai 6000mAh. Di tengah tren HP tipis dengan kapasitas baterai yang lebih kecil, daya tahan seperti ini jelas masih sangat dicari oleh pengguna yang ingin ponsel awet seharian.
Dukungan fast charging 33W ikut memperkuat posisinya di kelas entry-level. Fitur reverse wired charging juga menambah fleksibilitas, terutama saat perangkat lain perlu daya darurat dalam kondisi tertentu.
Siapa yang paling cocok memakai POCO C85
- Pelajar yang butuh HP murah untuk belajar online dan hiburan ringan.
- Pengguna kasual yang mengutamakan baterai tahan lama.
- Pekerja lapangan yang butuh ponsel dengan daya pakai panjang.
- Pembeli yang mencari layar besar dan refresh rate tinggi di harga terjangkau.
- Pengguna yang tidak mengejar performa gaming berat atau kamera premium.
Di tengah pasar yang terus bergerak cepat, POCO C85 masih punya nilai jual yang jelas karena menawarkan paket lengkap dengan harga yang relatif terjangkau. Selama kebutuhan utama hanya fokus pada komunikasi, hiburan ringan, dan daya tahan baterai, perangkat ini tetap menjadi salah satu opsi paling masuk akal di kelas Rp1 jutaan.
