Kecelakaan tunggal terjadi di jalur penghubung Prabumulih–Baturaja dan membuat arus lalu lintas sempat tersendat. Sebuah Suzuki Carry bernomor polisi BG 8468 OL keluar jalur lalu masuk ke jurang sedalam sekitar enam meter di wilayah Kelurahan Tanjung Rambang, Kecamatan Rambang Kapak Tengah, Prabumulih.
Peristiwa itu terjadi di depan Kantor Camat RKT pada Kamis sekitar pukul 09.00 WIB. Pengemudi bernama Firli, seorang karyawan swasta asal Palembang, beruntung hanya mengalami luka ringan dan tidak membutuhkan penanganan medis berat.
Kronologi Singkat di Lokasi Kejadian
Kecelakaan bermula saat mobil pikap melaju di ruas jalan yang menghubungkan Prabumulih dan Baturaja. Kendaraan tiba-tiba keluar dari jalur dan terperosok ke area jurang di sisi jalan.
Posisi mobil yang jatuh ke bawah membuat warga dan pengguna jalan yang melintas langsung berhenti. Banyak pengendara memperlambat laju kendaraan untuk melihat kondisi di lokasi, dan situasi itu memicu antrean dari dua arah.
Kepadatan sempat terjadi karena kendaraan yang melintas menjadi tersendat. Kondisi seperti ini kerap muncul saat ada kecelakaan di jalur utama, terutama ketika lokasi kejadian berada di dekat pusat aktivitas warga dan kantor pemerintahan.
Polisi Langsung Turun ke Lokasi
Setelah laporan diterima, personel Polsek Rambang Kapak Tengah segera bergerak ke tempat kejadian perkara. Dua anggota, yakni Aipda Ismali dan Aipda Herdian, datang untuk mengamankan area dan mengurai kemacetan.
Petugas fokus menjaga agar lalu lintas tidak semakin padat. Mereka juga memberi imbauan kepada pengguna jalan supaya tidak berhenti terlalu lama di sekitar lokasi kecelakaan.
Langkah cepat itu membantu mempercepat penanganan. Kehadiran polisi di lapangan juga mencegah potensi gangguan lain yang bisa muncul saat warga berkerumun di sekitar titik kecelakaan.
Evakuasi Berjalan Cepat
Proses evakuasi kendaraan berlangsung hingga sekitar pukul 10.00 WIB. Dalam waktu kurang lebih satu jam sejak kejadian, mobil berhasil dikeluarkan dari titik jurang dan arus kendaraan mulai kembali normal.
Berikut tahapan penanganan yang dilakukan di lokasi:
- Polisi mengamankan area kejadian agar pengguna jalan tetap aman.
- Petugas mengatur lalu lintas dari dua arah untuk mengurangi antrean.
- Evakuasi kendaraan dilakukan setelah lokasi dinilai siap.
- Arus kendaraan dibuka kembali setelah mobil berhasil dipindahkan.
Penanganan yang cepat membuat situasi di jalur Prabumulih–Baturaja kembali terkendali. Tidak ada laporan korban jiwa dalam kejadian tersebut, dan kondisi di lokasi dinyatakan aman serta kondusif.
Respons Aparat dan Imbauan untuk Pengendara
Kapolsek Rambang Kapak Tengah menyebut pihaknya selalu memprioritaskan keselamatan pengguna jalan dalam setiap penanganan kecelakaan. Ia menegaskan bahwa petugas akan langsung turun bila menerima laporan kejadian di lapangan.
“Kami segera menurunkan personel untuk mengamankan lokasi serta mengatur lalu lintas. Alhamdulillah, proses evakuasi berjalan lancar dan situasi dapat segera terkendali,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan pengendara agar tetap fokus saat melintas di jalur rawan kecelakaan. Menurut dia, berhenti di sekitar lokasi kejadian hanya akan menambah kemacetan dan mengganggu proses penanganan.
“ Kami mengingatkan agar pengguna jalan tetap fokus, berhati-hati, dan tidak berhenti di area kejadian karena dapat menyebabkan kemacetan,” tambahnya.
Imbauan ini penting, mengingat jalur penghubung antarkota sering dilalui kendaraan angkutan barang maupun kendaraan pribadi. Ketika satu kendaraan mengalami insiden, dampaknya bisa langsung terasa pada kelancaran arus lalu lintas di sekitarnya.
Ruas Jalan Rawan Butuh Kewaspadaan
Jalur Prabumulih–Baturaja dikenal padat dan digunakan banyak pengendara setiap hari. Kondisi jalan yang menghubungkan beberapa wilayah membuat pengemudi perlu ekstra waspada, terutama saat melintas di titik yang memiliki tepi jalan menurun atau area terbuka di sisi badan jalan.
Peristiwa ini menunjukkan bahwa kecelakaan tunggal bisa terjadi kapan saja, bahkan di siang hari dan di lokasi yang ramai dilalui masyarakat. Karena itu, pengemudi disarankan menjaga kecepatan, memperhatikan kondisi jalan, dan tidak berhenti sembarangan di area kejadian agar petugas bisa bekerja lebih cepat dan aman.
