Samsung mulai menghadirkan integrasi Google Photos ke lini TV terbarunya. Namun fitur yang tersedia bukan aplikasi penuh untuk membuka seluruh pustaka foto, melainkan akses terbatas ke fitur “Memories” atau kenangan otomatis dari Google Photos.
Informasi ini penting bagi pengguna yang berharap TV Samsung bisa langsung berfungsi seperti aplikasi Google Photos di ponsel atau web. Untuk saat ini, Samsung hanya membawa pengalaman tampilan foto pilihan yang diputar otomatis di beberapa area antarmuka TV.
Google Photos hadir di TV Samsung, tetapi terbatas
Berdasarkan laporan referensi, fitur ini mulai digulirkan ke model Samsung TV tertentu untuk jajaran 2026. Samsung sebelumnya juga sempat memberi sinyal soal kehadiran fitur ini menjelang pergantian tahun.
Alih-alih memberi akses penuh ke semua album dan file media, Samsung memusatkan integrasi ini pada Google Photos Memories. Artinya, TV akan menampilkan kumpulan foto yang dipilih otomatis oleh sistem Google Photos dan diperbarui secara berkala.
Pendekatan ini menunjukkan bahwa Samsung lebih menekankan fungsi tampilan visual dan personalisasi layar utama. Fitur tersebut belum ditujukan untuk menjadi pengganti pengalaman Google Photos di perangkat seluler maupun browser.
Di mana foto akan muncul di TV
Google Photos Memories di TV Samsung tidak hanya muncul di satu tempat. Samsung menempatkannya di beberapa bagian sistem agar lebih mudah terlihat saat pengguna menyalakan TV atau menavigasi menu.
Berikut area yang disebut mendukung tampilan Memories:
-
Daily+ row
Bagian ini berfungsi seperti strip pratinjau cepat. Pengguna dapat menggulir sorotan foto terbaru yang dipilih otomatis. -
App launcher
Saat dibuka dari area ini, Memories ditampilkan dalam format slideshow layar penuh. Pengalaman ini lebih imersif dibanding sekadar pratinjau singkat. - Daily Board widget
Widget ini menampilkan foto secara lebih pasif ketika pengguna memakai bagian lain dari TV. Fungsinya mendekati layar ambient atau panel informasi visual.
Dengan pola ini, Samsung tampak ingin menjadikan TV sebagai pusat tampilan kenangan keluarga di ruang bersama. Strategi tersebut juga sejalan dengan tren smart TV yang kini tidak hanya difokuskan pada streaming video.
Cara menghubungkan akun Google Photos ke TV
Proses pengaturannya dibuat cukup ringkas. Pengguna perlu membuka bagian Google Photos di TV, lalu memindai kode QR menggunakan ponsel.
Setelah itu, pengguna masuk ke akun Google dan mengonfirmasi proses penautan. Sesudah akun terhubung, Memories akan mulai tampil dalam waktu singkat di TV yang kompatibel.
Alur seperti ini sudah umum di perangkat TV modern karena lebih praktis dibanding mengetik sandi dengan remote. Metode QR juga membantu proses login tetap aman dan cepat.
Ada kontrol privasi untuk layar ruang keluarga
Samsung juga menyediakan beberapa pengaturan agar tampilan foto di layar bersama tetap nyaman. Ini penting karena TV biasanya berada di ruang keluarga dan bisa dilihat banyak orang.
Pengguna disebut dapat menyembunyikan orang tertentu, hewan peliharaan tertentu, atau tanggal tertentu dari Memories yang muncul. Pengaturan ini memberi kendali lebih besar atas foto mana yang layak tampil di layar besar.
Selain itu, tersedia juga mode tamu atau guest mode. Fitur ini dirancang untuk menyaring konten yang sensitif, sehingga tampilan foto di ruang bersama tidak memunculkan kenangan yang bersifat terlalu pribadi.
Langkah tersebut menunjukkan bahwa Samsung dan Google memahami konteks penggunaan TV berbeda dengan ponsel. Di perangkat pribadi, akses foto bersifat individual, sedangkan di TV risikonya lebih besar karena layar dikonsumsi bersama.
Batasan yang perlu diketahui pengguna
Caveat terbesar dari fitur ini adalah cakupannya yang masih terbatas. Samsung disebut baru menggulirkannya ke model TV tertentu untuk lini 2026.
Samsung juga belum memberikan kepastian apakah model lama akan ikut mendapat pembaruan serupa. Karena itu, pengguna TV Samsung generasi sebelumnya belum bisa menganggap fitur ini akan otomatis hadir melalui update perangkat lunak.
Batasan lainnya adalah fungsi yang memang belum seluas aplikasi Google Photos penuh. Pengguna tidak bisa mengandalkan TV ini untuk menjelajahi seluruh pustaka foto, mengelola album secara lengkap, atau memakai pengalaman setara ponsel dan desktop.
Secara praktis, fitur ini lebih cocok dipahami sebagai lapisan personalisasi visual. TV menjadi media untuk menampilkan kenangan pilihan, bukan pusat manajemen arsip foto.
Kehadiran Google Photos Memories di TV Samsung tetap menjadi tambahan yang relevan di tengah persaingan platform smart home dan smart display. Namun bagi pengguna yang menginginkan kontrol penuh atas semua foto dan video Google Photos, integrasi ini masih berada pada tahap tampilan kurasi otomatis, khusus untuk model Samsung TV terbaru yang sudah mendukungnya.
Source: sammyguru.com