Snapdragon 8 Gen 5 dan Dimensity 9300 sama-sama berada di kelas performa tinggi, tetapi posisi keduanya tidak benar-benar setara. Chip Qualcomm ini datang dengan arsitektur lebih baru, sementara chip MediaTek menawarkan performa yang masih kencang dengan efisiensi dan harga perangkat yang biasanya lebih menarik.
Bagi pembaca yang mencari jawaban cepat, hasil benchmark menunjukkan Snapdragon 8 Gen 5 unggul hampir di semua pengujian utama. Namun, Dimensity 9300 tetap relevan untuk penggunaan harian, gaming berat menengah, dan kebutuhan AI serta kamera pada ponsel flagship generasi sebelumnya.
Perbandingan spesifikasi utama
Secara teknis, Snapdragon 8 Gen 5 diumumkan lebih baru dan memakai fabrikasi 3 nm dari TSMC. Dimensity 9300 memakai proses 4 nm TSMC, yang secara teori masih efisien, tetapi kalah modern dibanding node 3 nm.
Berikut ringkasan spesifikasi penting keduanya:
| Komponen | Snapdragon 8 Gen 5 | Dimensity 9300 |
|---|---|---|
| Fabrikasi | 3 nm TSMC | 4 nm TSMC |
| CPU | 2x Oryon Gen 3 3.8 GHz + 6x Oryon Gen 3 3.32 GHz | 1x Cortex-X4 3.25 GHz + 3x Cortex-X4 2.85 GHz + 4x Cortex-A720 2.0 GHz |
| GPU | Adreno 829 | Immortalis-G720 MP12 |
| NPU | Qualcomm Hexagon NPU | MediaTek NPU 790 |
| RAM | LPDDR5x hingga 4.8 GHz | LPDDR5T hingga 4.8 GHz |
| Storage | UFS 4.1 | UFS 4 + MCQ |
| ISP | Spectra AI ISP 20-bit | Imagiq 990 ISP 18-bit |
| 5G | Hingga 10 Gbps | Hingga 7 Gbps |
| Wi-Fi | Wi-Fi 7 hingga 5.8 Gbps | Wi-Fi 7 hingga 6.5 Gbps |
| Bluetooth | 6.0 | 5.4 |
Data dari artikel referensi Gizmochina menunjukkan Snapdragon 8 Gen 5 menjadi chipset non-Elite pertama yang memakai inti Oryon. Ini penting karena Oryon selama ini identik dengan dorongan performa CPU lebih tinggi pada platform premium Qualcomm.
Hasil benchmark: Snapdragon unggul jelas
Pengujian pada artikel referensi dilakukan memakai OnePlus 15R untuk Snapdragon 8 Gen 5 dan Vivo X100 Pro untuk Dimensity 9300. Hasilnya memperlihatkan keunggulan konsisten untuk chip Qualcomm.
Pada Geekbench 6, Snapdragon 8 Gen 5 mencetak skor single-core 2.837 dan multi-core 9.352. Dimensity 9300 berada di 2.208 untuk single-core dan 7.380 untuk multi-core, atau tertinggal sekitar 27 persen di kedua skenario.
Di AnTuTu v11, Snapdragon 8 Gen 5 memperoleh 2.961.236 poin. Dimensity 9300 mencetak 2.324.872 poin, yang berarti selisih totalnya juga sekitar 27 persen.
Rinciannya juga memperjelas jarak performa itu. Snapdragon 8 Gen 5 unggul pada CPU, GPU, memori, dan UX, dengan selisih terbesar muncul pada skor UX yang naik sekitar 44 persen dibanding Dimensity 9300.
Gaming dan stabilitas termal
Untuk beban grafis berat, 3DMark Wild Life Extreme Stress Test memberi gambaran yang lebih realistis. Snapdragon 8 Gen 5 membukukan best loop score 5.009, sedangkan Dimensity 9300 mencatat 4.062.
Yang lebih penting, skor loop terendah Snapdragon 8 Gen 5 mencapai 3.321 dengan stabilitas 66,30 persen. Dimensity 9300 turun ke 1.933 dengan stabilitas 47,59 persen, yang mengindikasikan performa lebih mudah merosot saat sesi gaming panjang.
Angka ini membuat Snapdragon 8 Gen 5 lebih menarik untuk game berat dengan frame rate tinggi. Dukungan Adreno 829, ray tracing, dan paket Snapdragon Elite Gaming juga memperkuat posisi tersebut.
Di sisi lain, Dimensity 9300 masih punya GPU Immortalis-G720 MP12 yang mendukung ray tracing hardware generasi kedua. MediaTek juga membekalinya dengan HyperEngine Adaptive Gaming Technology untuk menjaga performa tetap stabil dan efisien dalam sesi bermain yang panjang.
CPU, AI, dan kamera
Keunggulan CPU Snapdragon 8 Gen 5 banyak dipengaruhi kombinasi dua core Oryon Gen 3 pada 3.8 GHz dan enam core performa 3.32 GHz. Semua inti utamanya berjalan pada frekuensi lebih tinggi dibanding konfigurasi Dimensity 9300, sehingga wajar jika hasil benchmark CPU lebih menonjol.
Untuk AI, keduanya sama-sama kuat tetapi fokusnya berbeda. Qualcomm membawa Hexagon NPU dengan dukungan agentic AI dan beban kerja multimodal, sementara MediaTek NPU 790 diklaim mampu menangani model hingga 33 miliar parameter dan LoRA Fusion langsung di perangkat.
Pada sektor kamera, Snapdragon 8 Gen 5 menawarkan Spectra triple AI ISP 20-bit dengan dukungan kamera tunggal hingga 320 MP dan perekaman hingga 4K 120fps. Dimensity 9300 memakai Imagiq 990 ISP 18-bit, mendukung kamera hingga 320 MP dan perekaman video sampai 8K.
Qualcomm lebih menonjol dalam pemrosesan gambar berbasis AI dan semantic segmentation real-time. MediaTek tetap kompetitif lewat AI Semantic Analysis Video Engine untuk optimasi video sinematik.
Konektivitas dan nilai beli
Untuk konektivitas, Snapdragon 8 Gen 5 unggul pada modem Snapdragon X80 5G dengan kecepatan unduh hingga 10 Gbps. Dimensity 9300 berada di angka 7 Gbps, tetapi justru unggul tipis pada puncak Wi-Fi 7, yaitu 6.5 Gbps versus 5.8 Gbps.
Snapdragon 8 Gen 5 juga sudah mendukung Bluetooth 6.0. Dimensity 9300 masih memakai Bluetooth 5.4, yang tergolong lebih lama untuk perangkat kelas premium baru.
Jika fokus utama ada pada performa mentah, gaming berkelanjutan, ISP lebih modern, dan konektivitas seluler lebih kuat, Snapdragon 8 Gen 5 tampil sebagai pilihan yang lebih siap untuk ponsel premium masa kini. Namun bila prioritasnya adalah performa yang tetap cepat dengan efisiensi bagus pada perangkat yang dijual lebih murah, Dimensity 9300 masih layak dipertimbangkan, terutama ketika selisih harga ponselnya cukup jauh.
Source: www.gizmochina.com