Xiaomi 17T Pro Vs POCO F8 Ultra, Harga Sama Tapi Isi Saling Sikut Di Titik Berbeda

Xiaomi 17T Pro dan POCO F8 Ultra langsung masuk ke persaingan ketat di kelas flagship karena keduanya membawa spesifikasi yang sangat mirip. Namun, perbandingan keduanya justru menarik karena tiap model punya keunggulan yang berbeda dan cukup jelas terasa di penggunaan harian.

Di Indonesia, Xiaomi 17T series baru rilis pada 2 Juni 2026, sementara POCO F8 Ultra hadir lebih dulu pada 4 Februari 2026. Meski berasal dari ekosistem yang sama, keduanya menyasar pembeli yang mencari performa tinggi, baterai besar, dan kamera yang sama-sama serius.

Performa jadi pembeda utama

Xiaomi 17T Pro memakai MediaTek Dimensity 9500, sedangkan POCO F8 Ultra mengandalkan Qualcomm Snapdragon 8 Elite Gen 5. Keduanya sama-sama berada di level tertinggi, tetapi POCO F8 Ultra unggul di kapasitas RAM dengan 16GB, sementara Xiaomi 17T Pro dibekali RAM 12GB.

Untuk penyimpanan, Xiaomi 17T Pro hadir dengan opsi 256GB dan 512GB, sedangkan POCO F8 Ultra menyediakan pilihan 256GB, 512GB, dan 1TB. Artinya, POCO F8 Ultra memberi ruang lebih luas bagi pengguna yang butuh penyimpanan besar untuk aplikasi, gim, dan file multimedia.

Baterai besar, pengisian tetap sama-sama cepat

Xiaomi 17T Pro membawa baterai 7000 mAh, lebih besar 500 mAh dibanding baterai 6500 mAh milik POCO F8 Ultra. Keduanya sama-sama mendukung pengisian daya 100W lewat USB Type-C, 50W nirkabel, dan reverse wired charging 22,5W.

Dengan kombinasi ini, Xiaomi 17T Pro lebih menonjol untuk daya tahan, sementara POCO F8 Ultra tetap menawarkan paket yang sangat kompetitif. Bagi pengguna yang sering memakai HP intensif seharian, selisih kapasitas baterai bisa menjadi pertimbangan nyata.

Layar sama-sama AMOLED, tetapi Xiaomi lebih mulus

Di bagian depan, keduanya memakai layar AMOLED dengan kamera swafoto 32MP di tengah atas. Keduanya juga sama-sama diklaim punya kecerahan puncak 3500 nit, sehingga tetap relevan untuk penggunaan di luar ruangan.

Xiaomi 17T Pro membawa layar 6,83 inci dengan resolusi 1280 x 2772 piksel dan refresh rate 144Hz. POCO F8 Ultra sedikit lebih besar dengan layar 6,9 inci beresolusi 1200 x 2608 piksel, tetapi refresh rate-nya 120Hz.

Kamera mirip di dua lensa utama, tapi ultrawide berbeda jauh

Di belakang, Xiaomi 17T Pro dan POCO F8 Ultra sama-sama memakai kamera utama 50MP dengan sensor Light Fusion 950, OIS, dan kamera telefoto 50MP dengan OIS serta perbesaran optik 5X. Perbedaan besar justru ada di kamera ultrawide.

Xiaomi 17T Pro dibekali ultrawide 12MP dengan sudut pandang 120 derajat. Sementara itu, POCO F8 Ultra membawa ultrawide 50MP yang secara angka jauh lebih tinggi dan berpotensi memberi hasil lebih tajam.

Desain dan audio juga ikut menentukan

Xiaomi 17T Pro tampil dengan modul kamera persegi, sedangkan POCO F8 Ultra memakai modul persegi panjang. Di sisi fitur tambahan, keduanya sama-sama punya speaker stereo, pemindai sidik jari di dalam layar, pemancar inframerah, dan sertifikasi IP68.

POCO F8 Ultra punya nilai tambah yang tidak dimiliki saudaranya, yaitu speaker subwoofer BOSE. Kehadiran komponen ini memberi keunggulan di karakter suara, terutama untuk pengguna yang mencari bass lebih menggelegar saat menonton atau mendengarkan musik.

Harga membuat persaingan makin rapat

Xiaomi 17T Pro dibanderol Rp11,9 juta untuk varian 12/256GB dan Rp12,9 juta untuk varian 12/512GB. POCO F8 Ultra hadir di angka Rp11,9 juta untuk varian 16/512GB.

Di titik harga yang sama, Xiaomi 17T Pro menawarkan baterai lebih besar dan layar 144Hz, sedangkan POCO F8 Ultra memberi RAM lebih besar, penyimpanan lebih lega, ultrawide 50MP, dan speaker subwoofer BOSE. Pilihannya pada akhirnya bergantung pada apakah pembeli lebih memprioritaskan daya tahan dan kelancaran layar, atau RAM, kamera ultrawide, dan kualitas audio.

Source: www.idntimes.com
Exit mobile version