Galaxy Z Fold 8 dan Flip 8 Makin Dekat, Jejak Baterai Wide Fold Mulai Terungkap

Tiga ponsel lipat Samsung yang diduga meluncur dalam satu gelombang kini makin dekat ke pasar. Galaxy Z Fold 8, Galaxy Z Flip 8, dan Galaxy Z Wide Fold dilaporkan telah muncul lewat sertifikasi unit baterai di BIS India, sebuah sinyal penting bahwa proses persiapan rilis terus berjalan.

Temuan ini menarik karena bukan hanya dua model utama yang terdeteksi, tetapi juga satu perangkat lipat tambahan dengan nama sementara Galaxy Z Wide Fold. Model ketiga ini disebut-sebut sebagai yang paling berbeda karena berpotensi hadir dengan rasio layar 4:3, sesuatu yang bisa mengubah pendekatan Samsung di segmen foldable.

Unit baterai terdaftar di BIS India

Mengacu pada laporan SammyGuru, baterai untuk Galaxy Z Fold 8, Galaxy Z Flip 8, dan Galaxy Z Wide Fold telah mendapatkan sertifikasi dari Bureau of Indian Standards atau BIS. Dalam industri ponsel, kemunculan komponen di basis data regulator biasanya menandakan perangkat telah melewati satu tahapan penting sebelum peluncuran resmi.

Sertifikasi baterai tidak selalu mengungkap desain atau fitur lengkap perangkat. Namun, data ini kerap dipakai sebagai petunjuk kuat bahwa jadwal debut produk semakin dekat, apalagi waktunya dinilai sejalan dengan pola perilisan foldable Samsung sebelumnya.

BIS merupakan salah satu lembaga sertifikasi yang sering menjadi rujukan untuk memantau perangkat yang akan masuk ke pasar India. Jika komponen inti seperti baterai sudah terdaftar, produsen umumnya tengah menuntaskan proses legal dan logistik sebelum pengumuman produk.

Dalam laporan yang sama, disebutkan juga ada empat nomor baterai tambahan yang ikut muncul. Kode tersebut adalah EB-BF972DAE, EB-BF972DAY, EB-BF977DAE, dan EB-BF977DAY.

Empat kode tambahan memicu spekulasi

Belum ada penjelasan resmi mengenai empat unit baterai tambahan itu. SammyGuru menilai kode-kode tersebut bisa saja merujuk pada versi uji dari ponsel yang sama, varian awal dengan komponen sedikit berbeda, atau bahkan purwarupa perangkat lipat lain yang belum tentu dirilis ke publik.

Spekulasi ini muncul karena sejauh ini belum ada indikasi kuat soal model foldable keempat dari Samsung. Karena itu, kemungkinan terbesar adalah baterai tersebut terkait unit pengujian internal atau revisi hardware dari lini yang sedang disiapkan.

Praktik menghadirkan beberapa kode baterai untuk satu keluarga perangkat bukan hal baru di industri. Produsen sering memakai pemasok berbeda atau menyiapkan revisi komponen untuk pasar tertentu, sehingga nomor model komponen bisa bervariasi meski produknya tetap berada dalam seri yang sama.

Kapasitas baterai yang bocor

Selain sertifikasi, detail kapasitas baterai ketiga perangkat ini juga sudah lebih dulu beredar lewat kebocoran. Berdasarkan informasi yang dirangkum SammyGuru, Galaxy Z Fold 8 dan Galaxy Z Wide Fold sama-sama diperkirakan membawa baterai 5.000mAh.

Sementara itu, Galaxy Z Flip 8 disebut tetap memakai baterai 4.300mAh. Jika informasi ini akurat, Samsung tampaknya mempertahankan pendekatan berbeda antara model lipat horizontal premium dan model clamshell yang lebih ringkas.

Berikut ringkasan spesifikasi daya yang beredar:

  1. Galaxy Z Fold 8: baterai 5.000mAh, pengisian daya 45W.
  2. Galaxy Z Wide Fold: baterai 5.000mAh, pengisian daya 45W.
  3. Galaxy Z Flip 8: baterai 4.300mAh, pengisian daya 25W.

Angka tersebut masih berasal dari kebocoran dan belum dikonfirmasi langsung oleh Samsung. Namun, komposisinya memberi gambaran bahwa Fold 8 dan Wide Fold diposisikan sebagai perangkat dengan kebutuhan daya lebih besar, kemungkinan karena ukuran layar dan skenario penggunaan yang lebih berat.

Galaxy Z Wide Fold jadi sorotan

Dari tiga nama yang beredar, Galaxy Z Wide Fold paling menyita perhatian. Selain karena masih menggunakan nama sementara, perangkat ini dikabarkan dapat hadir dengan rasio 4:3, yang berpotensi memberi pengalaman berbeda untuk multitasking, membaca dokumen, hingga konsumsi konten.

Rasio seperti itu bisa membuat perangkat terlihat lebih mendekati tablet saat dibuka. Jika benar, Samsung tampaknya sedang mencoba mengisi celah antara ponsel lipat premium dan perangkat kerja portabel dengan bidang tampilan yang lebih lebar.

Langkah ini juga masuk akal secara strategi produk. Pasar ponsel lipat belum sepenuhnya matang, sehingga eksperimen format baru dapat menjadi cara Samsung mempertahankan dominasinya sambil mencari bentuk yang paling diminati konsumen.

Apa arti sertifikasi ini bagi calon pembeli

Kemunculan baterai di BIS belum berarti peluncuran akan berlangsung dalam hitungan hari. Namun, sertifikasi seperti ini biasanya menjadi penanda bahwa perangkat telah melewati tahap pengembangan utama dan mulai bergerak ke fase akhir sebelum diperkenalkan.

Bagi calon pembeli, temuan ini penting karena memperkuat sinyal bahwa lini foldable Samsung berikutnya akan mencakup lebih dari dua model. Jika bocoran sebelumnya dan sertifikasi regulator terus saling menguatkan, maka Galaxy Z Fold 8, Galaxy Z Flip 8, dan Galaxy Z Wide Fold berpotensi menjadi salah satu jajaran ponsel lipat Samsung yang paling ramai dibicarakan menjelang pengumuman resminya.

Source: sammyguru.com
Exit mobile version