3 Fitur WhatsApp Yang Jarang Dipakai, Tapi Bisa Selamatkan Privasi Anda

WhatsApp dipakai untuk mengirim pesan, menelepon, hingga berbagi tautan setiap hari, tetapi banyak pengguna masih membiarkan pengaturan privasi berada pada setelan bawaan. Padahal, aplikasi ini sudah menyediakan sejumlah fitur keamanan yang bisa mengurangi risiko spam, pelacakan, dan penyalahgunaan data.

Sejumlah opsi itu memang tidak selalu populer dipakai. Namun, ketika privasi mulai menjadi perhatian utama, tiga fitur berikut layak dicermati karena fungsinya langsung menyasar celah keamanan yang kerap luput dari perhatian pengguna.

Blokir pesan dari akun tidak dikenal

Fitur ini berguna untuk menyaring pesan dari nomor asing yang tidak tersimpan di kontak. Pesan semacam ini sering terkait spam, promosi agresif, atau percobaan penipuan yang dikirim dalam jumlah besar.

WhatsApp menyediakan opsi Block unknown account messages di menu privasi lanjutan. Saat fitur ini aktif, pesan dari akun yang tidak dikenal bisa dibatasi sehingga kotak masuk tidak mudah dipenuhi pesan mencurigakan.

Langkah pengaturannya cukup sederhana. Berikut urutannya:

  1. Buka WhatsApp
  2. Masuk ke Settings atau Profil
  3. Pilih Privacy
  4. Buka Advanced
  5. Aktifkan Block unknown account messages

Fitur ini penting terutama bagi pengguna yang sering menerima chat dari nomor baru. Pembatasan ini tidak hanya mengurangi gangguan, tetapi juga memperkecil peluang pengguna terjebak dalam pesan berbahaya.

Lindungi alamat IP saat panggilan

Saat melakukan panggilan lewat internet, alamat IP dapat menjadi salah satu informasi yang berpotensi terdeteksi pihak lain. Karena itu, WhatsApp menyiapkan fitur Protect IP address in calls untuk menambah lapisan privasi saat panggilan berlangsung.

Dengan fitur ini, WhatsApp membantu menyembunyikan alamat IP pengguna selama panggilan. Dampaknya, pihak lawan bicara tidak mudah mengetahui informasi jaringan atau menelusuri lokasi berdasarkan koneksi yang dipakai.

Cara mengaktifkannya juga ada di jalur pengaturan privasi. Urutannya sebagai berikut:

  1. Buka WhatsApp
  2. Masuk ke Settings
  3. Pilih Privacy
  4. Buka Advanced
  5. Aktifkan Protect IP address in calls

Pengaturan ini relevan untuk pengguna yang sering melakukan panggilan pribadi maupun pekerjaan. Dalam konteks keamanan digital, perlindungan IP menjadi langkah tambahan yang berguna untuk mengurangi risiko pelacakan.

Nonaktifkan pratinjau tautan

WhatsApp secara default menampilkan pratinjau tautan berupa judul dan gambar saat pengguna mengirim atau menerima link. Fitur ini memang memudahkan, tetapi proses pengambilan data dari situs eksternal dapat membuka peluang pelacakan, termasuk lewat alamat IP.

Karena itu, menonaktifkan Link previews bisa menjadi pilihan bagi pengguna yang ingin membatasi pertukaran data otomatis dengan situs luar. Langkah ini juga membantu mengurangi risiko saat menerima tautan yang tidak jelas sumbernya atau mencurigakan.

Berikut langkah mematikannya:

  1. Buka WhatsApp
  2. Masuk ke Settings
  3. Pilih Privacy
  4. Buka Advanced
  5. Nonaktifkan Link previews

Di sisi keamanan, opsi ini memberi kendali lebih besar kepada pengguna atas data yang diproses oleh aplikasi. Fitur ini tidak mengubah fungsi utama pengiriman tautan, tetapi mengurangi informasi tambahan yang biasanya ditarik dari halaman web.

Fitur tambahan untuk risiko tinggi

Selain tiga fitur tersebut, WhatsApp juga memiliki opsi Strict account settings. Fitur ini menerapkan pengaturan privasi yang lebih ketat dan membatasi sejumlah fungsi untuk memperkecil celah penyalahgunaan.

WhatsApp menempatkan opsi ini di menu Privacy > Advanced. Fitur tersebut lebih cocok bagi pengguna dengan kebutuhan keamanan yang lebih tinggi, misalnya saat akun menjadi sasaran intensif atau saat privasi pribadi perlu dijaga lebih ketat.

Pada praktiknya, perlindungan privasi di WhatsApp tidak cukup hanya mengandalkan kata sandi atau verifikasi dua langkah. Pengguna juga perlu mengecek fitur lanjutan yang disediakan aplikasi agar aktivitas komunikasi tetap aman, terutama saat menerima pesan dari nomor asing, melakukan panggilan, dan membuka tautan dari luar.

Baca selengkapnya mengenai topik ini di: tekno.kompas.com

Berita Terkait

Back to top button