AT&T mulai mendorong strategi bundling baru melalui OneConnect, paket yang menggabungkan internet serat optik dan layanan seluler dalam satu tagihan. Langkah ini ditujukan untuk menarik pelanggan yang ingin mendapatkan harga lebih rendah dibanding membeli layanan fiber dan wireless secara terpisah.
Paket ini hadir dengan tiga opsi utama, dan semuanya sudah mencakup pajak serta biaya dalam harga yang diumumkan AT&T. Namun, perusahaan belum memberi rincian lengkap soal layanan mobile yang disertakan, sehingga masih ada pertanyaan penting tentang kualitas dan batas pemakaian yang benar-benar diterima pelanggan.
Harga dan isi paket OneConnect
AT&T menyebut paket Individual dibanderol $90 per bulan untuk koneksi fiber 1Gbps, satu nomor telepon, dan hingga tiga data devices seperti tablet atau wearable. Untuk dua pengguna, paket Duo dihargai $120 per bulan dan mencakup dua ponsel serta hingga enam data devices.
Sementara itu, paket Family dipatok $225 per bulan dan menawarkan pengguna tak terbatas, hingga 10 voice lines, serta hingga 10 data devices. Struktur ini menunjukkan AT&T ingin menjadikan OneConnect sebagai produk all-in-one untuk rumah tangga dengan kebutuhan internet dan komunikasi yang lebih besar.
Rincian wireless masih belum jelas
Masalah utama dari paket ini terletak pada penjelasan AT&T soal layanan selulernya. Perusahaan hanya menyebut wireless tersebut sebagai layanan “unlimited”, tetapi belum membuka detail penting seperti prioritas data, batas hotspot, atau ketentuan pemakaian lain yang biasanya menjadi bagian utama dari layanan mobile.
Chrissy Murray, juru bicara AT&T, mengatakan via email bahwa roaming internasional tidak termasuk dalam paket ini. Ia juga menyebut OneConnect sebagai layanan baru yang masih dalam proses pengembangan dan penyempurnaan.
“Wijaya layanan akan ditambah bertahap berdasarkan masukan pelanggan,” ujar Murray dalam pernyataannya. “Kami akan meluncurkan peningkatan secara bertahap setelah performa dan pengalaman ujung ke ujung dipastikan berjalan baik.”
AT&T menekan harga lewat paket gabungan
Yang sudah pasti dari OneConnect adalah soal harga total yang lebih rendah dibanding membeli layanan secara terpisah. Untuk contoh pembanding, AT&T Value 2.0 yang disebut sebagai paket termurah dalam lini baru perusahaan dibanderol $50 per bulan untuk satu line dengan 5GB priority data dan 3GB mobile hotspot.
Di sisi lain, layanan fiber AT&T untuk kecepatan 1Gbps dijual $70 per bulan di beberapa pasar seperti Chicago dan Dallas. Dengan kombinasi harga seperti itu, bundling OneConnect terlihat memberi diskon yang cukup besar, meski detail mobile-nya belum sepenuhnya terbuka.
Syarat yang perlu diperhatikan calon pelanggan
Ada satu ketentuan penting yang tercantum dalam catatan kaki siaran pers AT&T, yaitu pelanggan harus membawa perangkat sendiri yang tidak terkunci. Artinya, ponsel, tablet, atau wearable harus dalam kondisi unlocked agar bisa digunakan dalam paket ini.
Syarat tersebut memberi fleksibilitas lebih luas bagi pelanggan karena mereka tidak terikat pada satu operator tertentu. Perangkat yang tidak terkunci juga memudahkan perpindahan layanan, penggunaan eSIM, hingga opsi roaming alternatif dari penyedia lain saat diperlukan.
- Pelanggan harus memakai perangkat unlocked sendiri.
- Paket sudah termasuk pajak dan biaya.
- Detail prioritas data dan hotspot belum dijelaskan AT&T.
- International roaming tidak termasuk.
- Paket tersedia dalam tiga opsi: Individual, Duo, dan Family.
Persaingan bundling di pasar telekomunikasi
Strategi AT&T ini bukan konsep baru di industri, tetapi pendekatannya berbeda dari pesaing utama. T-Mobile memberi diskon pada layanan home 5G fixed-wireless bagi pelanggan mobile, sementara Verizon menawarkan diskon serupa untuk Fios fiber dan home 5G broadband.
Operator kabel seperti Comcast dan Spectrum bahkan mewajibkan pelanggan broadband rumah untuk bisa mendaftar layanan wireless mereka. AT&T tampaknya memilih jalan tengah dengan menawarkan satu transaksi untuk mengamankan dua jenis layanan sekaligus, tanpa sepenuhnya menutup akses pelanggan ke perangkat unlocked.
Dalam pernyataan terpisah, Jenifer Robertson, EVP and GM for mass markets AT&T, memberi petunjuk soal arah promosi produk ini. Ia menyebut pesan yang mungkin akan dipakai perusahaan ke depan: “There’s only one internet, why buy it twice?”









