Harga ponsel Tecno di Indonesia mulai bergerak naik pada awal April, tetapi kenaikannya tidak terjadi merata di semua model. Penyesuaian ini hanya menyentuh beberapa perangkat tertentu, terutama di kelas entry-level dan menengah.
Informasi tersebut disampaikan oleh Anthoni Roderick, PR Manager Tecno Mobile Indonesia. Ia menyebut bahwa pada periode ini ada kenaikan SRP atau suggested retail price untuk sejumlah model, sementara lini lain tetap bertahan di harga lama.
Model yang mengalami kenaikan
Salah satu model yang terdampak adalah Tecno Spark Go 3 varian 4 GB/64 GB. Ponsel ini kini dijual Rp 1.499.000, naik dari Rp 1.399.000 pada periode sebelumnya.
Di kelas yang lebih tinggi, Tecno Pova 7 5G juga ikut menyesuaikan harga. Varian 8 GB/128 GB naik menjadi Rp 3.199.000 dari sebelumnya Rp 2.999.000.
Varian lain dari seri yang sama juga bergerak naik. Untuk Tecno Pova 7 5G 8 GB/256 GB, harga terbaru tercatat Rp 3.299.000, naik dari Rp 3.199.000.
Daftar harga yang berubah
- Tecno Spark Go 3 4 GB/64 GB: Rp 1.499.000, dari Rp 1.399.000.
- Tecno Pova 7 5G 8 GB/128 GB: Rp 3.199.000, dari Rp 2.999.000.
- Tecno Pova 7 5G 8 GB/256 GB: Rp 3.299.000, dari Rp 3.199.000.
Kenaikan ini menunjukkan strategi penyesuaian harga yang selektif. Tecno tidak mengubah seluruh portofolio produknya, melainkan hanya beberapa model yang dinilai perlu mengikuti kondisi pasar.
Seri Camon 50 tetap stabil
Di tengah kenaikan tersebut, seri Tecno Camon 50 tidak mengalami perubahan harga. Artinya, seluruh varian Camon 50 Series masih bertahan di level harga sebelumnya tanpa penyesuaian.
Kondisi ini penting bagi konsumen yang membandingkan pilihan di segmen menengah. Stabilnya harga Camon 50 bisa menjadi pembeda dibanding model lain yang sudah naik lebih dulu.
Pantauan di sejumlah marketplace resmi Tecno Mobile juga menunjukkan bahwa beberapa seri lain yang tidak disebut dalam penjelasan resmi ikut mengalami penyesuaian. Salah satunya adalah CAMON 50 8GB/128GB yang kini tercatat Rp 3.799.000, naik dari Rp 3.599.000.
Model SPARK 40 6GB/128GB juga ikut naik menjadi Rp 2.199.000 dari sebelumnya 1,8 juta. Untuk POVA 7 5G 8GB/256GB di kanal online, harga yang terpantau mencapai Rp 3.499.000 dari sebelumnya Rp 3,2 juta.
Harga online dan offline tidak selalu sama
Tecno menegaskan bahwa kenaikan SRP yang disampaikan berlaku untuk penjualan offline. Sementara itu, harga di marketplace resmi dapat berbeda dan cenderung sedikit lebih mahal.
Perbedaan harga ini lazim terjadi di pasar ponsel Indonesia. Kanal penjualan online kerap menyesuaikan promosi, stok, dan kebijakan distribusi yang berbeda dari penjualan ritel fisik.
Bagi pembeli, selisih tersebut membuat pengecekan harga menjadi semakin penting sebelum transaksi. Konsumen perlu membandingkan harga resmi di toko offline dan marketplace resmi agar bisa memilih opsi yang paling sesuai.
Faktor yang biasanya memicu penyesuaian harga
Tecno tidak merinci alasan kenaikan kali ini, tetapi penyesuaian harga di industri smartphone umumnya dipengaruhi beberapa faktor. Di antaranya adalah fluktuasi nilai tukar, biaya komponen, dan strategi pasar pada segmen tertentu.
Berikut faktor yang biasanya memengaruhi harga ponsel:
- Perubahan nilai tukar mata uang.
- Kenaikan biaya produksi dan komponen.
- Penyesuaian strategi distribusi.
- Perbedaan skema promosi antara online dan offline.
Dalam konteks pasar yang kompetitif, perubahan kecil seperti ini bisa berdampak pada keputusan pembelian. Konsumen yang membidik seri entry-level maupun kelas menengah Tecno kini perlu memperhatikan daftar harga terbaru agar tidak salah memilih momentum beli.
Dengan penyesuaian yang hanya terjadi pada model tertentu, posisi Tecno di pasar Indonesia masih menunjukkan pola harga yang dinamis. Pembeli yang mengincar Spark Go 3 atau Pova 7 5G sebaiknya memantau kanal resmi lebih dulu, sementara seri Camon 50 tetap menjadi salah satu lini yang harganya belum berubah pada periode ini.
Baca selengkapnya mengenai topik ini di: tekno.kompas.com