Motorola akhirnya menjawab salah satu keluhan yang paling sering muncul dari pengguna seri Stylus: pena bawaan yang selama ini terasa terlalu sederhana. Moto G Stylus 2026 kini hadir dengan active pen, fitur yang membuatnya terasa lebih dekat ke pendekatan Samsung Galaxy S26 Ultra, tetapi dengan posisi harga yang jauh lebih terjangkau.
Perangkat ini dijadwalkan mulai dijual pada 16 April dengan harga $499. Motorola juga menyiapkan dua varian penyimpanan, yakni 128GB dan 256GB, sehingga ponsel ini tetap menyasar segmen menengah yang mencari fungsi produktivitas tanpa harus membeli flagship mahal.
Pena aktif yang jadi pembeda utama
Selama beberapa generasi, Moto G Stylus dikenal karena stylus internalnya, tetapi pena itu hanya bersifat pasif. Pada Moto G Stylus 2026, Motorola menggantinya dengan active pen yang mendukung pressure sensitivity dan tilt detection di aplikasi yang kompatibel.
Perubahan ini penting bagi pengguna yang sering membuat sketsa, mencoret catatan, atau mengedit detail gambar langsung di layar. Motorola juga menyebut pen ini bisa dipakai di berbagai fitur sistem, termasuk Notes, drag and drop gambar, memperbesar teks, Handwriting Calculator, Circle to Search, serta perintah menyorot teks ke Notes lewat tombol khusus.
Spesifikasi yang naik kelas di beberapa sisi
Di luar stylus, Motorola membawa beberapa peningkatan yang cukup terasa. Ponsel ini memakai Snapdragon 6 Gen 3 dengan 8GB RAM, dan Motorola juga menyebut penggunaan LPDDR5X untuk memori.
Layar 6,7 inci Super HD kini lebih terang dengan puncak hingga 5.000 nits. Motorola juga menambahkan Water Touch, sehingga layar tetap responsif saat digunakan di kondisi basah atau hujan.
Ringkas spesifikasi utama
- Chipset: Snapdragon 6 Gen 3
- RAM: 8GB
- Penyimpanan: 128GB dan 256GB
- Layar: 6,7 inci Super HD
- Kecerahan puncak: hingga 5.000 nits
- Baterai: 5.200mAh
- Pengisian daya: 68W kabel dan 15W nirkabel
Motorola juga mempertahankan desain yang mirip dengan pendahulunya, termasuk dimensi yang hampir identik. Meski begitu, ponsel ini kini membawa sertifikasi IP68/IP69, yang menandakan ketahanan yang lebih baik terhadap air dan debu.
Kamera tetap familiar, tetapi ditambah sentuhan AI
Sektor kamera belum berubah drastis. Moto G Stylus 2026 masih membawa kamera utama 50MP dan kamera ultrawide 13MP, jadi fokus peningkatannya bukan pada jumlah lensa, melainkan pada pemrosesan hasil foto.
Motorola menambahkan lebih banyak fitur Moto AI, termasuk Photo Enhancement System, Motorola Signature Style, Action Shot untuk objek bergerak cepat, dan Super Zoom untuk pembesaran hibrida yang diklaim tetap tajam. Bagi pengguna kasual, pendekatan ini bisa lebih relevan daripada sekadar mengejar angka megapiksel.
Daya tahan dan perangkat lunak ikut diperkuat
Ponsel ini menjalankan Android 16 dengan antarmuka HelloUX. Motorola juga menjanjikan dua kali pembaruan sistem operasi dan tiga tahun pembaruan keamanan, angka yang cukup kompetitif di kelasnya meski belum setara perangkat kelas atas.
Baterainya kini naik menjadi 5.200mAh, namun bodi tetap setipis sebelumnya. Pengisian dayanya masih tergolong cepat dengan 68W kabel dan 15W nirkabel, sehingga pengguna yang aktif bekerja atau sering bepergian tetap punya fleksibilitas lebih baik.
Bundling peluncuran yang agresif
Motorola tampaknya tidak hanya mengandalkan spesifikasi untuk menarik minat pembeli. Untuk peluncuran awal, perusahaan menyertakan bonus aksesori yang cukup besar, dan ini bisa menjadi nilai tambah penting di tengah harga yang naik $100 dibanding generasi sebelumnya.
Berikut isi bundling yang diumumkan Motorola:
- Varian 128GB mendapat empat Moto Tag
- Varian 256GB mendapat Moto Watch, Moto Tag, dan Moto Buds Loop
Strategi ini menunjukkan Motorola ingin memperluas ekosistem perangkatnya sekaligus memberi alasan lebih kuat bagi konsumen untuk memilih model baru. Di pasar yang semakin padat, Moto G Stylus 2026 bukan hanya soal stylus, tetapi juga soal bagaimana Motorola mencoba mendekatkan pengalaman flagship ke segmen yang lebih masuk akal.
