Setelah Kami Uji, Inilah Ponsel AI yang Layak Dibeli dan yang Cuma Ramai di Atas Kertas

Ponsel AI kini tidak lagi berarti satu fitur unggulan yang berdiri sendiri. Hampir semua merek besar sudah menanamkan kecerdasan buatan ke level sistem, kamera, pencarian, produktivitas, hingga asisten digital.

Di antara banyak pilihan itu, beberapa model dinilai paling matang karena integrasi AI-nya terasa nyata dalam penggunaan harian. Berdasarkan pengujian dan daftar rekomendasi Android Central, perangkat yang paling layak dibeli saat ini mencakup Google Pixel 10 Pro, Samsung Galaxy S26 Ultra, Galaxy A56 5G, iPhone 17 Pro, Motorola Razr Ultra, dan OnePlus 15.

Ponsel AI terbaik yang paling menonjol

Android Central menempatkan Google Pixel 10 Pro sebagai pilihan terbaik secara keseluruhan. Alasannya bukan hanya karena Gemini hadir penuh, tetapi juga karena AI di ponsel ini bekerja lebih dalam dan banyak diproses langsung di perangkat.

Pixel 10 Pro memakai layar 6,3 inci Super Actua OLED, chip Tensor G5, RAM 16GB, dan baterai 4.870mAh. Kamera belakangnya terdiri dari sensor utama 50MP, ultrawide 48MP, telefoto 48MP 5x, serta kamera depan 42MP.

Media itu mencatat ada sedikitnya 12 fitur AI baru di Pixel 10 Pro. Beberapa yang paling menonjol adalah Magic Cue, Daily Hub, dan Edit with Ask Photos.

Magic Cue disebut sebagai fitur yang paling menonjol karena bekerja tanpa perlu dipanggil lebih dulu. Sistem bisa memunculkan tombol atau saran otomatis saat ada pesan soal rencana makan malam atau email konfirmasi penerbangan.

Pendekatan ini membuat Pixel 10 Pro terasa paling dekat dengan konsep asisten digital yang proaktif. Keunggulan lain, sebagian besar fitur AI-nya berjalan on-device sehingga lebih cepat dan lebih baik untuk privasi.

Pilihan upgrade dengan fitur AI paling lengkap

Samsung Galaxy S26 Ultra menjadi opsi upgrade untuk pengguna yang ingin paket AI paling kaya. Ponsel ini menggabungkan Galaxy AI, Google AI, Gemini, dan pengalaman Bixby yang ditenagai integrasi Perplexity.

Spesifikasinya berada di kelas atas dengan layar 6,9 inci QHD+ OLED, Snapdragon 8 Elite Gen 5 for Galaxy, RAM 12GB atau 16GB, dan baterai 5.000mAh. Samsung juga mempertahankan janji pembaruan perangkat lunak hingga tujuh tahun.

Salah satu fitur yang paling berguna adalah kemampuan menjalankan beberapa aksi dalam satu perintah. Pengguna dapat meminta Gemini merangkum video YouTube lalu langsung menyimpan hasilnya ke Samsung Notes atau membuat acara kalender dari konteks yang sedang dilihat.

Fitur lain seperti Now Brief dan Now Nudge ikut memperkuat pengalaman ini. Android Central bahkan menyebut Now Brief sebagai “Google Now reincarnated” karena mampu memberi ringkasan harian berisi agenda, cuaca, dan berita yang relevan.

Samsung juga menyertakan Audio Eraser untuk menghapus kebisingan video. Fitur ini bukan sekadar sekali tekan, karena level audio masih bisa disesuaikan agar suara utama terdengar lebih jelas.

Harga awal Galaxy S26 Ultra disebut berada di $1,300. Dengan banderol itu, perangkat ini lebih cocok untuk pengguna yang memang ingin upgrade besar, bukan pembelian hemat.

Opsi murah yang tetap membawa AI berguna

Untuk kelas yang lebih terjangkau, Galaxy A56 5G menjadi pilihan menarik. Android Central menilai model ini sebagai ponsel AI budget terbaik karena tetap membawa banyak fitur praktis di luar lini flagship.

Galaxy A56 5G hadir dengan layar 6,7 inci Super AMOLED 120Hz, chip Exynos 1580, baterai 5.000mAh, serta konfigurasi kamera 50MP + 12MP + 5MP. Ponsel ini juga menjalankan Android 16.

Samsung menyebut paket AI di seri ini sebagai “Awesome Intelligence”. Isinya mencakup Circle to Search, Read Aloud di Samsung Internet, Object Eraser, Edit Suggestion, hingga Auto Trim untuk membuat video sorotan otomatis.

Nilainya terletak pada fungsi yang langsung berguna untuk pengguna umum. Fitur seperti pencarian visual dan pengeditan foto cepat lebih relevan untuk banyak orang ketimbang alat AI yang terlalu rumit.

Pilihan terbaik untuk pengguna iPhone dan foldable

Bagi pengguna ekosistem Apple, iPhone 17 Pro dinilai sebagai iPhone AI terbaik. Menariknya, keunggulan ini bukan bertumpu pada Siri, melainkan pada Apple Intelligence yang memanfaatkan kemitraan dengan OpenAI dan Google.

iPhone 17 Pro membawa chip A19 Pro, RAM 12GB, layar 6,3 inci LTPO OLED 120Hz, dan kamera belakang tiga sensor 48MP. Integrasi ChatGPT di iOS membuat hasil pencarian dan bantuan konteks dinilai lebih relevan dibanding hanya mengandalkan Siri.

Apple juga menawarkan Visual Intelligence, yang fungsinya mirip Circle to Search. Pengguna cukup mengambil tangkapan layar, menyorot objek, lalu meminta sistem mencari jawabannya.

Di segmen ponsel lipat, Motorola Razr Ultra menonjol lewat Moto AI. Perangkat ini membawa layar utama 7 inci, layar luar 4 inci, Snapdragon 8 Elite, RAM 16GB, serta baterai 4.700mAh.

Motorola menambah fitur seperti Image Studio, Playlist Studio, tombol AI khusus, dan aplikasi Perplexity yang sudah terpasang sejak awal. Pembeli juga mendapat tiga bulan Perplexity Pro gratis, termasuk akses ke Deep Research dan berbagai model AI.

Alternatif kuat di Android

OnePlus 15 layak dipertimbangkan bagi yang ingin alternatif selain Google dan Samsung. Ponsel ini memakai Snapdragon 8 Elite Gen 5, baterai 7.300mAh, layar OLED LTPO 165Hz, serta dukungan pembaruan hingga enam tahun.

OnePlus mengandalkan Gemini untuk banyak fungsi, tetapi juga mengembangkan OnePlus AI sendiri. Fitur seperti Mind Space memungkinkan foto, video, acara, dan konten penting lain dikumpulkan dalam satu tempat lalu dicari kembali lewat AI Search.

Daftar ringkas ponsel AI yang paling disarankan saat ini adalah sebagai berikut:

  1. Google Pixel 10 Pro — terbaik secara keseluruhan.
  2. Samsung Galaxy S26 Ultra — terbaik untuk upgrade.
  3. Samsung Galaxy A56 5G — terbaik untuk budget terbatas.
  4. iPhone 17 Pro — terbaik untuk pengguna Apple.
  5. Motorola Razr Ultra — terbaik di kategori lipat.
  6. OnePlus 15 — alternatif Android yang kuat.

Tren terbaru menunjukkan bahwa ponsel AI terbaik bukan selalu yang punya fitur paling banyak, tetapi yang mampu menggabungkan AI ke pengalaman sehari-hari dengan cepat dan relevan. Dalam konteks itu, Pixel 10 Pro unggul karena visinya paling rapi, sementara Galaxy S26 Ultra menawarkan paket paling lengkap bagi pengguna yang ingin lebih banyak kendali dan fitur.

Source: www.androidcentral.com
Exit mobile version