
Tampilan awal One UI 9 mulai memperlihatkan arah baru Samsung untuk aplikasi Settings. Bocoran terbaru menunjukkan antarmuka yang lebih rapi, lebih ringan dilihat, dan mengurangi elemen kecil yang selama ini membuat halaman pengaturan terasa padat.
Informasi ini muncul ketika perhatian pengguna masih tertuju pada rollout One UI 8.5 beta dan rencana rilis stabilnya. Namun, sejumlah perubahan One UI 9 sudah lebih dulu terungkap, termasuk pada Gallery, Now Bar, Now Brief, dan kini menu Settings.
Arah desain One UI 9 mulai terlihat
Berdasarkan materi yang dibagikan SammyGuru, Samsung tampak mendorong desain yang lebih terorganisasi dan minim gangguan visual. Pendekatan ini terlihat dari pengurangan deskripsi kecil di bawah beberapa opsi pengaturan.
Perubahan itu bukan sekadar kosmetik. Dalam praktiknya, antarmuka yang lebih bersih dapat membantu pengguna menemukan menu lebih cepat, terutama di layar ponsel yang sempit dan saat dipakai dengan satu tangan.
Samsung sendiri sudah lama menempatkan One UI sebagai antarmuka yang fokus pada kemudahan penggunaan. Karena itu, penyederhanaan di halaman Settings masih sejalan dengan filosofi desain One UI yang menekankan akses cepat dan tata letak yang mudah dipindai.
Mode terang dan gelap tampil lebih jelas
Salah satu perubahan yang paling mudah dikenali ada pada pemilih Light dan Dark mode. Jika di One UI 8.5 Samsung masih memakai pratinjau setengah ponsel untuk mewakili kedua mode, di One UI 9 tampilannya disebut beralih ke pratinjau ponsel penuh.
Perubahan ini terlihat sederhana, tetapi dampaknya cukup jelas. Pratinjau penuh memberi gambaran visual yang lebih utuh sehingga pengguna bisa membedakan tampilan mode terang dan gelap dengan lebih cepat.
Dari sisi pengalaman pengguna, keputusan ini masuk akal. Menu yang sangat visual seperti tema atau mode tampilan memang lebih mudah dipahami jika contoh tampilannya ditampilkan secara penuh, bukan dalam cuplikan kecil.
Bagian Apps disebut akan lebih terstruktur
Perubahan penting lain terlihat pada section Apps di Settings. Pada One UI 8.5, daftar aplikasi menampilkan semua aplikasi sistem dan aplikasi terpasang dalam urutan alfabet, lengkap dengan detail kecil seperti ukuran penyimpanan di tiap item.
Di One UI 9, Samsung disebut bisa mengelompokkan aplikasi berdasarkan abjad dengan header huruf di tiap bagian. Detail kecil di bawah nama aplikasi juga berpotensi dihapus agar daftar terlihat lebih bersih.
Bila bocoran ini akurat, ada dua dampak utama yang bisa dirasakan pengguna:
- Daftar aplikasi lebih mudah dipindai saat jumlah aplikasi sangat banyak.
- Tampilan menjadi lebih ringkas karena informasi sekunder tidak terus muncul di setiap baris.
- Navigasi visual terasa lebih konsisten dengan menu lain yang mulai mengurangi teks tambahan.
Pendekatan ini punya kelebihan dan kekurangan. Di satu sisi, daftar menjadi lebih rapi, tetapi di sisi lain sebagian pengguna mungkin perlu satu ketukan tambahan untuk melihat informasi seperti ukuran aplikasi.
Samsung Account ikut mendapat sentuhan baru
Section Samsung Account juga tampak mengalami penyesuaian visual. SammyGuru melaporkan bahwa Samsung kemungkinan menghapus sejumlah deskripsi di area tertentu dan merapikan bentuk ikon agar lebih konsisten.
Ikon berbentuk lingkaran yang lebih seragam membuat halaman terasa lebih modern. Dibanding ikon campuran dengan bentuk yang tidak konsisten, tata letak seperti ini biasanya lebih enak dipandang dan membantu hierarki visual.
Perubahan kecil semacam ini sering luput dari perhatian pada pandangan pertama. Namun, dalam penggunaan harian, konsistensi ikon dan pengurangan teks dapat membuat halaman Settings terasa lebih matang dan tidak melelahkan saat dibaca lama.
Menu Galaxy AI juga berpotensi disederhanakan
Bagian Galaxy AI ikut disebut akan mendapat layout yang lebih bersih. Pada One UI 8.5, setiap fitur AI masih disertai deskripsi singkat di bawah nama fitur.
Di One UI 9, deskripsi itu kemungkinan dihilangkan untuk menjaga tampilan yang seragam. Langkah ini memperkuat pola desain baru Samsung yang tampaknya ingin mengutamakan nama fitur dan navigasi cepat dibanding penjelasan singkat di daftar utama.
Untuk pengguna baru, penghapusan deskripsi bisa membuat beberapa fitur AI terasa kurang langsung dipahami. Namun, pendekatan ini juga dapat mengurangi kepadatan layar, terutama karena menu Galaxy AI berpotensi terus bertambah di generasi software berikutnya.
Apa yang sudah diketahui sejauh ini
Berikut ringkasan perubahan yang sejauh ini terlihat dari bocoran One UI 9 Settings:
| Area Settings | Perubahan yang terlihat |
|---|---|
| Light/Dark Mode | Pratinjau berubah dari setengah ponsel menjadi tampilan penuh |
| Apps | Daftar aplikasi dikelompokkan alfabetis dengan header huruf |
| Apps | Detail kecil seperti ukuran aplikasi kemungkinan dihapus dari daftar |
| Samsung Account | Deskripsi tertentu dikurangi dan ikon dibuat lebih konsisten |
| Galaxy AI | Deskripsi di bawah nama fitur kemungkinan dihapus |
Semua informasi ini masih bersifat awal. SammyGuru juga menekankan bahwa perubahan dapat berubah sebelum versi final dirilis ke publik.
One UI 9 disebut berbasis Android 17 dan diperkirakan debut sekitar Juli, kemungkinan bersamaan dengan generasi foldable Samsung berikutnya. Karena statusnya masih bocoran tahap awal, tampilan akhir aplikasi Settings bisa saja berbeda, tetapi arah desainnya sudah terlihat jelas: Samsung ingin membuat menu pengaturan lebih sederhana, lebih bersih, dan lebih mudah dipahami dalam sekali lihat.
Source: sammyguru.com








