Samsung resmi membawa Galaxy A57 5G ke pasar Indonesia dengan harga yang lebih tinggi dibandingkan Galaxy A56 5G. Perbedaan harga itu cukup terasa, terutama pada varian tertinggi 12/256GB yang naik Rp1,8 juta dari generasi sebelumnya.
Untuk pasar menengah, kenaikan ini bisa jadi membuat konsumen lebih berhitung sebelum membeli. Namun Samsung tampaknya sudah menyiapkan strategi yang jelas agar selisih harga itu terasa sepadan lewat bonus pembelian, perlindungan perangkat, dan nilai jangka panjang.
Harga naik, selisihnya paling besar di varian atas
Galaxy A57 5G dijual dalam tiga varian di Indonesia, yakni 8/128GB, 8/256GB, dan 12/256GB. Harga resminya masing-masing Rp7.599.000, Rp8.299.000, dan Rp8.999.000.
Sebagai pembanding, Galaxy A56 5G dibanderol Rp6.199.000 untuk 8/128GB, Rp6.699.000 untuk 8/256GB, dan Rp7.199.000 untuk 12/256GB. Artinya, kenaikan harga berada di rentang Rp1,4 juta hingga Rp1,8 juta.
Lonjakan ini tidak berdiri sendiri. Samsung menyebut kondisi seperti kelangkaan bahan baku, krisis chipset, dan gejolak ekonomi global ikut mendorong harga perangkat elektronik, termasuk smartphone, naik dalam beberapa waktu terakhir.
Apa yang ditawarkan Samsung untuk meredam efek harga?
Head of MX Smartphone Category Management Samsung Electronics Indonesia, Verry Octavianus, menjelaskan bahwa Samsung mendorong nilai tambah produk lewat berbagai benefit selama masa penjualan perdana. Strategi ini ditujukan agar konsumen tidak hanya melihat harga, tetapi juga manfaat total yang didapat.
Pada periode 1-30 April 2026, Samsung menyiapkan sejumlah penawaran yang bisa mengurangi beban pembeli. Total keuntungan yang disebut mencapai hingga Rp5,3 juta selama masa promo terbatas hingga 30 April 2026.
Lima daya tarik utama Galaxy A57 5G
Samsung menonjolkan lima benefit utama untuk meyakinkan konsumen. Berikut ringkasannya:
Update software hingga 6 generasi dan keamanan 6 tahun
Samsung menjanjikan dukungan jangka panjang agar perangkat tetap relevan dan aman dipakai lebih lama.Garansi pabrik 2 tahun
Perlindungan ini memberi rasa aman tambahan bagi pembeli yang ingin memakai ponsel lebih lama.Keamanan data lewat Samsung Knox Vault
Fitur seperti Auto Blocker, Secure Folder, dan Private Album disiapkan untuk melindungi data sensitif dan konten pribadi.Gratis upgrade memori dan promo pembelian
Selama periode tertentu, konsumen bisa mendapat penawaran harga spesial, cashback bank hingga Rp750.000, serta extra cashback sampai Rp899.900 untuk pembelian Galaxy Wearables dan Accessories.- Program trade-in dan cicilan ringan
Samsung menawarkan jaminan harga terbaik trade-in hingga Rp3.450.000, ditambah opsi cicilan bunga 0% dan DP 0% lewat Finance+.
Harga promo yang lebih rendah dari banderol normal
Dalam periode promosi hingga 30 April 2026, Galaxy A57 5G juga dijual dengan harga lebih rendah dari harga normal. Untuk 8/128GB, harganya menjadi Rp7.099.000, lalu Rp7.599.000 untuk 8/256GB, dan Rp8.299.000 untuk 12/256GB.
Dengan skema itu, Samsung mencoba memberi ruang bagi konsumen yang merasa harga awal terlalu tinggi. Efeknya, selisih dengan Galaxy A56 5G memang belum hilang, tetapi terasa lebih masuk akal jika seluruh benefit dipertimbangkan.
Pilihan warna dan posisi di pasar
Galaxy A57 5G sudah tersedia di toko offline Samsung di seluruh Indonesia dengan pilihan warna Awesome Navy, Awesome Gray, Awesome Icy Blue, dan Awesome Lilac. Pilihan ini memperkuat pendekatan Samsung yang menargetkan konsumen muda dan pengguna yang ingin ponsel tampil premium.
Di kelas menengah, Samsung tampaknya tidak hanya menjual spesifikasi, tetapi juga rasa aman dan umur pakai panjang. Kombinasi update software, garansi lebih panjang, fitur keamanan, dan promo trade-in menjadi cara utama perusahaan merayu konsumen agar tetap memilih Galaxy A57 5G meski harganya lebih mahal dari pendahulunya.
Source: selular.id






