Sebuah analisis pasar mobil di Amerika menunjukkan bahwa penghematan terbesar dari beralih ke EV tidak selalu datang dari harga beli, melainkan dari selisih biaya energi harian. Di negara bagian tertentu, pengemudi bisa memangkas tagihan tahunan hingga $2,346, tetapi sebagian dari keuntungan itu kembali hilang saat biaya asuransi ikut naik.
Bloomberg menghitung potensi penghematan dengan membandingkan jarak tempuh rata-rata pengemudi Amerika, harga bahan bakar, dan tarif listrik. Secara nasional, mengganti mobil bensin dengan EV tipikal yang diisi di rumah bisa menghemat hampir $1,500 per tahun di pompa bensin.
Barat Jadi Wilayah Paling Menguntungkan
Wilayah Barat tampil paling kuat dalam hitungan itu karena banyak negara bagian punya harga bensin tinggi sekaligus listrik yang relatif murah. Washington berada di posisi teratas dengan potensi penghematan hingga $2,346 per tahun, didorong oleh harga bensin tertinggi ketiga di AS dan biaya listrik yang rendah berkat tenaga hidroelektrik serta utilitas publik.
Oregon menyusul dengan estimasi penghematan tahunan $2,057. Nevada, Arizona, Idaho, Montana, Utah, Wyoming, dan Colorado juga masuk kelompok negara bagian tempat biaya bahan bakar konvensional jauh lebih mahal daripada biaya pengisian EV.
Minat konsumen tampaknya ikut terpengaruh oleh kalkulasi itu. Survei JD Power terbaru menunjukkan sekitar sepertiga pengemudi yang mempertimbangkan EV menyebut penghematan bahan bakar sebagai alasan utama.
Niat Beli Naik, Namun Tidak Merata
Pada survei yang sama, minat juga meningkat pada Mei. Sebanyak 26 persen pembeli mobil menyebut diri mereka “very likely” untuk beralih ke listrik, naik tiga poin persentase dibanding setahun sebelumnya.
Meski begitu, biaya kepemilikan EV tidak berhenti di energi. Harga rata-rata EV masih lebih mahal daripada model mesin bakar yang sebanding, walau biaya operasional dan perawatannya cenderung lebih rendah, dan selisih harga beli itu juga disebut terus menyempit.
Faktor lain ikut memperkuat daya tarik EV. Kenaikan harga bahan bakar yang dipicu perang di Iran membuat argumen hemat energi menjadi semakin kuat, sementara harga listrik memang ikut naik 8,6 persen dalam 12 bulan terakhir karena salah satunya terdorong permintaan dari pusat data AI.
Biaya Asuransi Mengubah Hitungan
Bagian yang sering luput dari perhitungan adalah asuransi, dan di sini EV cenderung kalah. Studi terpisah dari Insurify menunjukkan bahwa di Washington, EV baru rata-rata menelan biaya asuransi 30 persen lebih mahal daripada mobil bensin sekelasnya, yaitu $3,260 dibanding $2,515.
Selisih serupa terlihat di negara bagian lain. Oregon mencatat gap 36 persen, sementara Nevada berada di 26 persen, sehingga sebagian penghematan di listrik praktis berpindah ke premi asuransi.
Secara nasional, EV rata-rata membutuhkan $3,159 per tahun untuk diasuransikan, dibanding $2,218 untuk mobil bensin, atau selisih 42 persen. Namun, gap itu menyempit menjadi 18 persen jika perbandingannya dibatasi pada model keluaran 2024 dan yang lebih baru.
Ada juga beberapa pengecualian. Montana dan West Virginia justru mengasuransikan EV baru sekitar 4 persen lebih murah daripada mobil bensin yang setara, dan Nebraska juga cenderung bergerak ke arah yang sama.
Gambaran ini membuat keputusan membeli EV sangat bergantung pada lokasi. Di satu sisi, biaya pengisian bisa memangkas pengeluaran tahunan secara signifikan, tetapi di sisi lain premi asuransi dapat mengambil kembali sepertiga dari keuntungan itu di sejumlah negara bagian.
Source: www.carscoops.com





