
Bocoran terbaru soal Intel Nova Lake-S memberi gambaran cukup besar tentang arah baru prosesor desktop Intel generasi berikutnya. Informasi yang beredar menunjukkan lonjakan jumlah core, dukungan platform yang lebih panjang, serta fitur I/O yang jauh lebih modern dibanding pendekatan Intel pada beberapa generasi desktop sebelumnya.
Meski begitu, seluruh detail ini masih berasal dari materi bocoran yang dikutip VideoCardz dan belum menjadi pengumuman resmi Intel. Karena itu, semua spesifikasi perlu dibaca sebagai indikasi awal, bukan spesifikasi final produk ritel.
Lonjakan jumlah core yang paling mencolok
Menurut laporan VideoCardz, Nova Lake-S akan dipasarkan sebagai seri Intel Core Ultra 400 untuk desktop. Bocoran itu menyebut ada lima paket single-die dengan konfigurasi mulai dari 8 core hingga 28 core.
Angka tersebut sudah terlihat agresif untuk segmen desktop arus utama. Namun sorotan terbesarnya justru ada pada varian dual-die yang disebut bisa mencapai 52 core, kemungkinan untuk kelas HEDT atau workstation enthusiast.
Jika informasi ini akurat, Intel sedang menyiapkan lompatan besar dalam skala paralelisme komputasi desktop. Strategi itu juga bisa menjadi respons langsung terhadap persaingan core count yang semakin ketat di pasar prosesor performa tinggi.
Arsitektur baru tetap memakai desain hybrid
Bocoran yang sama menyebut Intel masih mempertahankan pendekatan hybrid dengan P-core dan E-core. Untuk Nova Lake-S, P-core disebut memakai desain Coyote Cove, sedangkan E-core mengusung Arctic Wolf.
Keduanya disebut sebagai penerus langsung dari Lion Cove dan Skymont yang dipakai pada keluarga Core Ultra 200S. Dengan kata lain, Intel tampaknya tidak mengubah konsep dasarnya, tetapi fokus pada penyempurnaan IPC, efisiensi, dan skalabilitas.
Ada detail lain yang menarik pada konfigurasi dasar. Semua varian Core Ultra 400 dikabarkan akan membawa empat LP E-core, sehingga model 8 core paling bawah disebut bisa hadir dengan empat P-core tanpa E-core standar, lalu ditopang empat LP E-core.
RAM lebih cepat, tetapi masih dual-channel
VideoCardz juga melaporkan dukungan DDR5 hingga 8.000 MT/s pada Nova Lake-S. Untuk memori dengan profil XMP, kecepatannya disebut berpotensi menembus 10.000 MT/s.
Di sisi lain, format memori yang disebut hanya dual-channel. Dukungan yang dibicarakan mencakup ECC, CUDIMM, dan CSODIMM.
Bagi pengguna mainstream, angka ini terlihat menarik karena bandwidth memori akan meningkat cukup jauh. Namun bagi kalangan enthusiast yang berharap quad-channel pada varian dual-die, keputusan tetap bertahan di dual-channel bisa memicu kritik karena berpotensi membatasi skenario tertentu yang sensitif terhadap bandwidth.
Intel mulai menekankan umur platform
Salah satu bagian paling penting dari bocoran ini bukan hanya soal performa, tetapi soal kompatibilitas jangka panjang. VideoCardz melaporkan adanya indikasi forward socket compatibility pada platform Nova Lake-S.
Jika benar, Intel bisa memakai soket LGA 1954 untuk lebih dari satu generasi. Ini menjadi sinyal penting karena umur platform selama ini kerap dianggap sebagai titik lemah Intel dibanding AMD, terutama setelah keberhasilan panjang platform AM4 di pasar konsumen.
Bagi perakit PC, isu ini sangat relevan. Platform yang bertahan lebih lama biasanya memberi nilai lebih karena pengguna tidak perlu sering mengganti motherboard saat ingin naik kelas prosesor.
Fitur platform: PCIe 5.0, Thunderbolt 5, dan NPU6
Dari sisi konektivitas, bocoran itu menyebut prosesor Nova Lake-S akan menyediakan 28 jalur PCIe 5.0 langsung dari CPU. Selain itu, platform ini dikabarkan membawa dua port Thunderbolt 5.
Chipset-nya juga disebut menghadirkan tiga link PCIe 5.0 x4. Secara total, konfigurasi ini diklaim memungkinkan dukungan sampai delapan SSD di seluruh jalur PCIe yang tersedia, tergantung desain motherboard.
Untuk beban kerja AI, Nova Lake-S disebut akan dibekali NPU6. Namun belum ada data resmi mengenai konfigurasi internal maupun angka TOPS yang bisa dijadikan patokan performa.
Grafis terintegrasi hanya untuk tampilan dasar
Seluruh prosesor Nova Lake-S disebut tetap memiliki iGPU. Namun bocoran menyatakan jumlahnya hanya dua core Xe3, termasuk pada varian dual-tile.
Itu menunjukkan grafis terintegrasi di sini lebih ditujukan untuk output display, akselerasi multimedia, dan dukungan multi-monitor ringan. Dengan konfigurasi seperti itu, iGPU Nova Lake-S tampaknya tidak diposisikan sebagai solusi gaming serius tanpa kartu grafis diskret.
SKU, konsumsi daya, dan jadwal hadir
Laporan tersebut menyebut Intel menyiapkan total 13 SKU yang tersebar di kelas Core Ultra 3, 5, 7, dan 9. Opsi dayanya disebut mencakup 35W, 65W, 125W, dan 175W.
Daftar ringkas bocoran penting Nova Lake-S:
- Branding: Intel Core Ultra 400 series.
- Single-die: 8 sampai 28 core.
- Dual-die: hingga 52 core.
- RAM: DDR5 sampai 8.000 MT/s.
- I/O: 28 lane PCIe 5.0 dan 2 Thunderbolt 5.
- AI: NPU6.
- iGPU: 2 core Xe3.
- Daya: 35W hingga 175W.
VideoCardz juga menyebut produksi massal direncanakan pada kuartal akhir tahun itu, yang membuat peluncuran komersialnya diperkirakan tidak akan hadir sebelum awal tahun berikutnya. Dalam konteks ini, ajang CES pada awal tahun sering disebut sebagai jendela peluncuran yang paling masuk akal, meski Intel sendiri belum memberikan konfirmasi resmi.
Source: tech.sportskeeda.com








