
Google Pay menghadirkan fitur Pocket Money untuk membantu orang yang belum memiliki rekening bank tetap bisa melakukan pembayaran UPI. Fitur ini ditujukan bagi pengguna yang bergantung secara finansial, seperti remaja atau lansia non-banking, dengan memanfaatkan rekening bank milik anggota keluarga atau orang tepercaya.
Secara sederhana, Pocket Money adalah bagian dari sistem UPI Circle di Google Pay. Melalui skema ini, satu pengguna utama dapat mengizinkan pengguna lain bertransaksi lewat akun bank miliknya tanpa harus membuka rekening baru untuk pengguna kedua.
Apa itu fitur Pocket Money di Google Pay?
Menurut informasi dari artikel referensi, Pocket Money memungkinkan teman, keluarga, atau orang dekat melakukan pembayaran scan-and-pay ke merchant menggunakan Google Pay dan nomor ponsel yang terdaftar. Sistem ini bekerja tanpa mewajibkan pengguna kedua memiliki rekening bank sendiri.
Google menyematkan fitur ini ke dalam UPI Circle, yaitu model pembayaran bersama yang membagi peran menjadi Primary user dan Secondary user. Primary user adalah pemilik rekening bank yang memberi akses, sedangkan Secondary user adalah pihak yang menerima izin untuk bertransaksi.
Fitur ini dinilai relevan untuk kebutuhan rumah tangga modern. Orang tua dapat mengatur pengeluaran anak, keluarga dapat membantu lansia bertransaksi digital, dan pemberi kerja juga bisa menambahkan pegawai dalam batas tertentu sesuai aturan yang tersedia.
Bagaimana cara kerja Pocket Money?
Pocket Money bekerja dengan model delegasi pembayaran yang tetap diawasi oleh pemilik rekening. Pengguna utama dapat menambahkan hingga lima orang sebagai Secondary user ke dalam UPI Circle di Google Pay.
Artikel referensi menyebutkan ada dua mode utama yang bisa dipilih oleh Primary user. Mode pertama adalah menetapkan batas transaksi bulanan, sedangkan mode kedua adalah menyetujui setiap pembayaran satu per satu sebelum transaksi diproses.
Pada mode batas bulanan, Secondary user bisa melakukan transaksi secara lebih mandiri. Namun penggunaan tetap dibatasi oleh plafon yang ditentukan oleh pengguna utama, dengan batas hingga 15.000 rupee per bulan seperti disebutkan dalam referensi.
Pada mode persetujuan per transaksi, Secondary user harus lebih dulu mengirim permintaan pembayaran. Setelah itu, Primary user akan menerima permintaan tersebut dan harus memberikan persetujuan agar dana bisa dibayarkan dari rekeningnya.
Skema ini menciptakan kontrol yang lebih ketat atas arus pengeluaran. Karena itu, Pocket Money bukan sekadar alat transfer akses, tetapi juga sarana pengawasan keuangan digital dalam satu lingkar relasi tepercaya.
Siapa yang bisa memakai fitur ini?
Sasaran utama fitur ini adalah orang yang belum punya akses perbankan penuh. Contohnya remaja yang sudah memerlukan pembayaran digital sehari-hari, tetapi belum memiliki rekening sendiri.
Kelompok lain yang relevan adalah lansia yang menggunakan ponsel, tetapi tidak ingin atau belum dapat mengelola akun bank digital sendiri. Dalam kasus tertentu, fitur ini juga bisa dipakai untuk kebutuhan bantuan pembayaran oleh anggota keluarga atau pekerja.
Meski begitu, penggunaan tetap tidak sepenuhnya bebas. Secondary user tetap harus melewati proses verifikasi identitas pemerintah untuk memenuhi regulasi perbankan dan KYC.
Cara menggunakan Pocket Money di Google Pay
Berikut gambaran umum cara memakai fitur ini berdasarkan mekanisme yang dijelaskan dalam referensi:
- Primary user membuka Google Pay dan masuk ke fitur UPI Circle.
- Primary user menambahkan Secondary user dari kontak atau nomor yang terdaftar.
- Secondary user menyelesaikan verifikasi identitas sesuai ketentuan.
- Primary user memilih hubungan dengan Secondary user, misalnya keluarga atau pihak tepercaya lain.
- Primary user menentukan jenis akses, yakni batas bulanan atau persetujuan tiap transaksi.
- Setelah aktif, Secondary user dapat mulai melakukan pembayaran UPI sesuai izin yang diberikan.
Alur ini menunjukkan bahwa kendali tetap berada di tangan pemilik rekening. Secondary user hanya memperoleh akses yang sudah dibatasi dan dikonfigurasi sejak awal.
Perbedaan dua mode akses dalam Pocket Money
| Mode akses | Cara kerja | Tingkat kontrol |
|---|---|---|
| Batas bulanan | Secondary user bisa bertransaksi sampai batas tertentu | Menengah |
| Persetujuan tiap pembayaran | Setiap transaksi harus disetujui Primary user | Tinggi |
Pilihan mode ini penting karena kebutuhan tiap keluarga berbeda. Ada yang membutuhkan fleksibilitas untuk pengeluaran harian, ada juga yang lebih nyaman dengan persetujuan manual untuk setiap transaksi.
Hal yang perlu diperhatikan
Fitur ini memang memudahkan inklusi pembayaran digital, tetapi tetap bergantung pada ekosistem UPI dan aturan verifikasi yang berlaku. Artinya, pengguna harus memastikan nomor ponsel terdaftar aktif, aplikasi Google Pay berjalan normal, dan proses identitas selesai agar akses bisa digunakan.
Dari sisi keamanan, model ini memberi lapisan pengawasan yang lebih jelas dibanding meminjamkan kartu atau membagikan PIN. Primary user dapat memilih siapa yang diberi akses, berapa batasnya, dan apakah transaksi harus selalu melalui persetujuan terlebih dahulu.
Pocket Money di Google Pay pada akhirnya dirancang sebagai jembatan bagi pengguna yang belum memiliki rekening bank, tetapi sudah membutuhkan metode bayar digital harian. Dengan dukungan UPI Circle, fitur ini menawarkan kombinasi antara kemudahan akses, kontrol pengeluaran, dan kepatuhan pada verifikasi identitas yang diwajibkan.
Source: tech.sportskeeda.com








