Apple disebut sedang menyiapkan kacamata pintar yang berpotensi menjadi penantang langsung Galaxy Glasses dari Samsung. Bocoran terbaru menunjukkan perangkat ini tidak hanya mengandalkan kamera dan AI, tetapi juga opsi desain bingkai yang lebih beragam untuk menjangkau selera pengguna yang berbeda.
Informasi yang beredar menyebut proyek ini masih berada dalam tahap pengembangan dengan nama kode N50. Sejumlah detail dari laporan Bloomberg dan bocoran sebelumnya mengarah pada strategi Apple untuk membedakan produknya lewat kombinasi fungsi visual, pemahaman lingkungan, dan pendekatan desain yang lebih mirip aksesori fesyen.
Bocoran desain mengarah ke beberapa gaya frame
Salah satu temuan paling menarik adalah kemungkinan hadirnya sedikitnya empat pilihan frame. Apple disebut menguji beberapa bentuk, mulai dari bingkai persegi panjang besar yang disebut mirip Ray-Ban Wayfarers hingga model persegi panjang yang lebih ramping.
Selain itu, ada juga opsi bingkai oval atau bulat berukuran besar dan versi yang lebih kecil. Pilihan warna yang dilaporkan mencakup hitam, ocean blue, dan light brown, yang menandakan Apple bisa menempatkan produk ini bukan sekadar perangkat teknologi, tetapi juga item gaya hidup.
Strategi seperti ini penting di pasar wearable yang sangat dipengaruhi kenyamanan dan penampilan. Kacamata pintar akan dipakai di wajah sepanjang hari, sehingga faktor bentuk sering kali sama pentingnya dengan fitur teknis.
Kamera jadi pembeda utama
Bocoran juga menyebut Apple sedang mengembangkan desain kamera yang tidak umum. Menurut laporan Bloomberg, perusahaan itu menguji lensa oval vertikal dengan elemen pencahayaan di sekitarnya, berbeda dari pendekatan kamera bundar yang terlihat pada kacamata pintar Meta.
Sebelumnya, bocoran lain menyebut perangkat ini bisa memakai sistem dua kamera. Konfigurasi tersebut diyakini dirancang untuk dua tugas yang berbeda, yakni mengambil foto dengan kualitas lebih baik dan membantu perangkat memahami lingkungan sekitar pengguna.
Pendekatan ini menunjukkan bahwa Apple kemungkinan ingin memadukan fungsi kamera konsumen dengan kemampuan komputasi kontekstual. Jika diterapkan, kacamata itu bisa menjadi perangkat yang menangkap visual sekaligus membaca situasi di sekitar untuk mendukung respons berbasis AI.
Posisi Apple di tengah persaingan dengan Samsung
Di sisi lain, Samsung juga disebut tengah menyiapkan Galaxy Glasses. Berdasarkan informasi yang beredar, model awal Samsung berpotensi hadir sebagai kacamata pintar tanpa layar dengan satu kamera 12MP dan baterai 245mAh.
Seorang eksekutif Samsung sebelumnya juga telah mengonfirmasi bahwa kacamata pintar perusahaan akan memiliki kamera terintegrasi di level mata. Perangkat itu disebut akan terhubung ke smartphone untuk memproses data dari kamera, lalu memanfaatkan asisten AI untuk menjawab pertanyaan pengguna berdasarkan kondisi sekitar.
Skema ini memperlihatkan arah industri yang mulai bergeser ke wearable AI ringan. Alih-alih langsung menghadirkan layar kompleks seperti headset mixed reality, produsen tampaknya memilih format yang lebih sederhana, ringan, dan dekat dengan penggunaan sehari-hari.
Perkiraan waktu peluncuran
Laporan yang beredar menyebut Apple kemungkinan memperkenalkan kacamata pintarnya pada akhir 2026 atau awal tahun berikutnya. Produk itu disebut baru bisa mulai dijual pada 2027.
Samsung justru diperkirakan dapat bergerak lebih cepat. Galaxy Glasses versi awal disebut berpeluang diperkenalkan lebih dulu tahun ini, sementara model lain kabarnya juga sedang disiapkan untuk 2027.
Perbedaan jadwal ini bisa memberi Samsung keuntungan sebagai pemain awal. Namun, Apple dikenal kerap masuk belakangan ke kategori produk baru lalu menekankan pematangan desain, ekosistem, dan pengalaman pengguna.
Mengapa banyak pilihan bingkai penting
Pilihan frame bukan sekadar detail kosmetik. Dalam kategori kacamata pintar, bentuk bingkai berpengaruh langsung pada distribusi bobot, kenyamanan di hidung dan telinga, ruang untuk baterai, serta posisi kamera.
Berikut beberapa alasan opsi desain bisa menjadi nilai jual penting:
- Pengguna dapat memilih model yang sesuai dengan bentuk wajah.
- Perangkat terlihat lebih natural sebagai kacamata harian.
- Komponen seperti kamera dan baterai bisa disesuaikan dengan ukuran frame.
- Apple dapat menjangkau segmen fesyen dan teknologi sekaligus.
Jika bocoran ini akurat, Apple tampaknya memahami bahwa adopsi kacamata pintar tidak hanya ditentukan oleh spesifikasi. Produk seperti ini harus nyaman dipakai, tidak mencolok, dan tetap menarik secara visual.
Gambaran singkat Apple Glasses vs Galaxy Glasses
| Aspek | Apple Smart Glasses | Samsung Galaxy Glasses |
|---|---|---|
| Status | Masih dikembangkan | Dikabarkan meluncur lebih cepat |
| Nama proyek | N50 | Belum dikonfirmasi resmi |
| Desain frame | Sedikitnya empat gaya | Belum banyak detail desain |
| Kamera | Diduga dual-camera | Satu kamera 12MP |
| Ciri kamera | Lensa oval vertikal dengan lampu sekitar | Kamera di level mata |
| Layar | Belum jelas | Disebut tanpa layar |
| Baterai | Belum terungkap | 245mAh |
Sejauh ini, belum ada pengumuman resmi dari Apple mengenai nama komersial, spesifikasi final, atau harga perangkat tersebut. Namun, rangkaian bocoran dari Bloomberg dan laporan industri lain memperlihatkan satu arah yang konsisten, yaitu Apple diduga mencoba membangun kacamata pintar yang lebih personal lewat kombinasi AI, kamera canggih, dan beberapa pilihan frame yang terasa dekat dengan produk fesyen modern.
Source: sammyguru.com






