Jennie BlackPink Dipilih Jadi Wajah Ray-Ban Meta, Strategi Fashion-Teknologi Makin Agresif

Jennie Blackpink resmi ditunjuk sebagai global ambassador Ray-Ban, termasuk untuk lini kacamata pintar Ray-Ban Meta. Kolaborasi ini menempatkan Jennie bukan hanya sebagai wajah kampanye mode, tetapi juga sebagai figur yang merepresentasikan pertemuan antara fashion, ekspresi diri, dan teknologi wearable.

Pengumuman ini langsung menarik perhatian karena Ray-Ban memilih salah satu idol K-pop paling berpengaruh di dunia untuk memperkuat citra merek di pasar global. Dalam pernyataannya, Ray-Ban menyebut Jennie memiliki “DNA Ray-Ban” karena dinilai membawa semangat ekspresi dan inovasi yang dinamis.

Kolaborasi yang dinilai natural

Jennie menyambut kerja sama itu dengan nada positif dan menilai kolaborasi tersebut terasa natural sejak awal. Ia menegaskan bahwa rasa percaya diri tidak harus tampil mencolok, tetapi bisa hadir lewat kenyamanan menjadi diri sendiri dan mengekspresikan karakter secara sederhana.

Pernyataan itu sejalan dengan citra Jennie yang kerap menggabungkan gaya elegan, minimalis, dan berani dalam berbagai penampilan publik. Ray-Ban tampaknya melihat karakter ini sebagai nilai tambah untuk menjembatani produk ikonik mereka dengan audiens muda yang mengikuti tren fashion sekaligus teknologi.

Fokus utama pada Ray-Ban Meta

Salah satu sorotan terbesar dari kampanye ini adalah kehadiran lini Ray-Ban Meta, kacamata pintar yang menggabungkan desain klasik dengan fitur teknologi modern. Produk seperti ini kini makin relevan karena konsumen tidak hanya mencari aksesori gaya, tetapi juga perangkat yang bisa menunjang aktivitas harian.

Dalam kampanye global tersebut, Jennie tampil memakai beberapa model kacamata Ray-Ban, termasuk Ray-Ban Meta Blayzer Optics. Model ini dijadwalkan tersedia mulai 14 April 2026, sehingga kampanye Jennie juga berfungsi sebagai penguat eksposur menjelang kehadiran produk di pasar.

Model yang dikenakan Jennie dalam kampanye

Berikut beberapa model yang terlihat dipakai Jennie dalam materi kampanye Ray-Ban:

  1. Ray-Ban Meta Blayzer Optics
  2. Ray-Ban Daddy-O
  3. Ray-Ban Alix
  4. Ray-Ban Asian Design
  5. Drea

Daftar itu menunjukkan bahwa kampanye tidak hanya menyorot satu produk, tetapi memadukan koleksi klasik dan modern untuk membangun citra Ray-Ban yang fleksibel. Strategi ini penting karena Ray-Ban ingin menunjukkan bahwa merek mereka tetap relevan bagi generasi baru tanpa meninggalkan identitas desain yang sudah lama dikenal.

Mengapa Daddy-O ikut mencuri perhatian

Salah satu model yang disebut sebagai favorit Jennie adalah Ray-Ban Daddy-O. Kacamata hitam ini hadir dengan desain sporty, lensa persegi panjang bersudut membulat, serta logo Ray-Ban berbahan logam pada gagang frame.

Ray-Ban menjelaskan bahwa Daddy-O dirancang untuk memberi perlindungan dari sinar matahari sekaligus mempertahankan kejernihan visual. Kombinasi fungsi dan estetika ini membuat model klasik seperti Daddy-O tetap menarik di tengah maraknya produk fashion-tech yang lebih baru.

Pesan visual di balik kampanye

Ray-Ban juga menampilkan warna merah tua dalam pemotretan global Jennie, yang diyakini menjadi referensi pada nama panggungnya, Jennie Ruby Jane. Pilihan visual ini memperkuat narasi personal dalam kampanye, sehingga iklan tidak hanya menjual produk, tetapi juga membangun identitas yang dekat dengan figur yang ditampilkan.

Tagline “frame their next move” yang digunakan Ray-Ban ikut memperjelas arah komunikasi kampanye. Pesan tersebut mendorong penggemar untuk mengekspresikan diri melalui fashion, sambil melihat kacamata sebagai bagian dari gaya hidup yang aktif dan modern.

Dampak bagi Ray-Ban dan pasar kacamata pintar

Langkah Ray-Ban menggandeng Jennie dapat dibaca sebagai strategi penting untuk memperluas daya tarik kacamata pintar di pasar global. Kehadiran selebritas dengan basis penggemar besar membantu produk teknologi terasa lebih dekat, lebih aspiratif, dan tidak terlalu teknis.

Di sisi lain, kolaborasi ini menegaskan bahwa kacamata pintar kini bersaing bukan hanya lewat fitur, tetapi juga lewat gaya dan identitas merek. Dengan Jennie sebagai wajah kampanye, Ray-Ban menempatkan Ray-Ban Meta di pertemuan antara teknologi sehari-hari dan selera fashion kelas premium.

Source: tekno.kompas.com

Terkait