Lolos Lewat Duel 3 Gim, Sabar/Reza Tembus Final Australian Open

Sabar Karyaman Gutama dan Moh. Reza Pahlevi Isfahani memastikan tiket ke final Australian Open 2026 setelah melewati semifinal yang berlangsung sangat ketat di Quaycentre, Sydney. Pasangan ganda putra Indonesia itu menyingkirkan wakil Taiwan, Chen Cheng Kuan/Liu Kuang Heng, lewat laga tiga gim dengan skor 21-18, 19-21, 23-21.

Kemenangan tersebut menjadi momen penting bagi Sabar/Reza karena menjadi final pertama mereka sepanjang musim 2026. Hasil itu juga memberi dorongan besar setelah beberapa turnamen sebelumnya belum berjalan sesuai harapan.

Pertarungan berlangsung sengit sejak awal

Sejak awal pertandingan, kedua pasangan tampil saling menekan dan tidak memberi banyak ruang untuk lawan. Sabar/Reza sempat unggul lebih dulu lewat gim pembuka, tetapi Chen/Liu mampu bangkit pada gim kedua dan memaksa laga berlanjut ke gim penentuan.

Di gim ketiga, tensi pertandingan semakin tinggi dan duel berjalan poin demi poin hingga akhir. Sabar/Reza akhirnya menutup laga dengan keunggulan tipis 23-21 setelah menguras tenaga dan konsentrasi sepanjang pertandingan.

Reza mengakui duel semifinal itu sangat melelahkan. Ia menyebut laga tersebut berat secara fisik maupun mental, tetapi bersyukur timnya tetap diberi hasil terbaik untuk melangkah ke partai puncak.

Final pertama yang terasa spesial

Bagi Sabar/Reza, tiket final ini punya arti lebih dari sekadar kemenangan di semifinal. Mereka akhirnya bisa menembus partai puncak setelah hasil-hasil sebelumnya belum mampu membawa mereka ke level yang sama.

Reza menyampaikan rasa senangnya karena akhirnya bisa mencapai final pertama pada tahun ini. Ia menegaskan bahwa pencapaian tersebut lahir dari kerja keras dan ketahanan menghadapi pertandingan yang tidak mudah.

Sabar juga menyoroti pentingnya pemulihan kondisi sebelum laga perebutan gelar. Ia berharap tubuhnya dan Reza bisa kembali bugar agar tampil maksimal di final.

Fokus ke laga penentuan gelar

Tantangan berikutnya tidak kalah berat karena Sabar/Reza akan menghadapi pasangan China, Chen Boyang/Liu Yi, di final Australian Open 2026. Pertemuan itu menjadi kesempatan besar bagi Indonesia untuk membawa pulang gelar dari turnamen BWF World Tour 500 tersebut.

Sabar berharap pola permainan yang sempat berjalan efektif di Indonesia Open bisa kembali muncul pada laga final. Dengan kondisi yang pulih dan strategi yang tepat, pasangan unggulan ketiga itu berpeluang menutup turnamen dengan hasil terbaik setelah melewati semifinal yang sangat menguras energi.

Source: www.viva.co.id

Terkait