Huawei kembali memperkuat ambisinya di pasar ponsel lipat lewat Pura X Max, perangkat yang sudah lebih dulu dipamerkan sebelum peluncuran resmi. Strategi ini membuat Huawei terlihat ingin mengambil momentum lebih awal di segmen foldable layar lebar, sekaligus memberi tekanan pada Apple yang masih dikaitkan dengan proyek iPhone Fold.
Pura X Max dijadwalkan meluncur di China pada 20 April, bersamaan dengan seri Pura 90 Pro. Pre-order juga sudah dibuka lewat toko online resmi Huawei di China, sehingga minat pasar bisa langsung diukur sebelum perangkat ini masuk penjualan.
Desain foldable yang berbeda dari kebanyakan model
Huawei Pura X Max tampil dengan pendekatan yang tidak umum untuk kategori foldable model buku. Jika banyak ponsel lipat memakai desain memanjang dan sempit, perangkat ini justru membawa format yang lebih lebar sehingga terasa mendekati tablet mini saat dibuka.
Dalam posisi lipat, perangkat ini tetap terlihat ringkas, tetapi memberi kesan horizontal yang lebih luas dibanding foldable pada umumnya. Saat dibuka, layar lebarnya ditujukan untuk aktivitas seperti menonton video, membaca dokumen, dan menjalankan beberapa aplikasi sekaligus.
Huawei juga menonjolkan modul kamera belakang berbentuk pil horizontal yang memuat tiga kamera. Selain itu, tersedia kamera selfie di layar luar dan layar dalam, sehingga pengguna bisa mengambil foto atau melakukan panggilan video dari dua sisi tampilan.
Pilihan warna dan memori yang menyasar kelas premium
Huawei memberi Pura X Max banyak opsi warna untuk memperkuat kesan lifestyle dan premium. Lima varian yang diumumkan adalah Interstellar Blue, Olive Gold, Phantom Night Black, Vibrant Orange, dan Zero Degree White.
Opsi memorinya juga dibuat berlapis untuk menjangkau pengguna berbeda. Berikut konfigurasi yang disebut sejauh ini:
- 12 GB RAM + 256 GB penyimpanan
- 12 GB RAM + 512 GB penyimpanan
- 16 GB RAM + 512 GB penyimpanan
- 16 GB RAM + 1 TB penyimpanan
Varian tertinggi dengan 16 GB RAM dan 1 TB jelas diposisikan untuk pengguna yang butuh ruang besar, termasuk mereka yang sering menyimpan file kerja, foto, dan video dalam jumlah banyak.
Layar lebar jadi senjata utama
Berdasarkan bocoran yang beredar, Huawei Pura X Max diperkirakan membawa layar utama sekitar 7,69 inci dengan resolusi WQHD+ dan rasio mendekati 16:10. Layar luarnya disebut berukuran sekitar 5,5 inci, cukup untuk kebutuhan cepat tanpa harus membuka perangkat.
Jika data ini akurat, kombinasi panel lebar dan rasio layar yang lebih nyaman bisa menjadi pembeda besar. Pengguna kemungkinan mendapat pengalaman yang lebih enak saat multitasking karena area visualnya lebih lapang dibanding foldable yang biasanya terasa sempit.
Berikut poin menarik yang sudah terungkap:
- Desain foldable lebih lebar dari model buku biasa
- Modul kamera belakang memuat tiga kamera
- Kamera selfie tersedia di layar luar dan dalam
- Layar utama diperkirakan 7,69 inci
- Layar luar diperkirakan 5,5 inci
- Chipset yang dibicarakan adalah Kirin 9030 buatan Huawei
Meski Huawei belum mengumumkan semua detail teknis, arah produknya sudah cukup jelas. Perangkat ini ingin menonjolkan pengalaman layar besar dalam bodi lipat yang tetap portabel.
Ancaman nyata bagi iPhone Fold
Kehadiran Pura X Max menjadi menarik karena Apple masih belum merilis iPhone Fold secara resmi. Dengan bergerak lebih dulu, Huawei berpeluang membentuk persepsi awal pasar tentang seperti apa foldable layar lebar yang ideal di kelas premium.
Situasi ini juga penting karena Apple biasanya berhati-hati saat masuk ke kategori produk baru. Jika Huawei sukses menarik perhatian lewat desain berbeda, Apple bisa menghadapi ekspektasi yang lebih berat saat akhirnya meluncurkan ponsel lipat pertamanya.
Tak hanya Apple, Samsung juga disebut ikut menyiapkan foldable dengan rasio layar lebih luas. Artinya, kompetisi di segmen ini mulai bergeser dari sekadar “ponsel lipat” menjadi “ponsel lipat dengan pengalaman seperti tablet”, dan Huawei tampak ingin berada di barisan depan.
Untuk saat ini, Pura X Max baru dipastikan hadir di China lebih dulu. Belum ada informasi resmi soal peluncuran global, termasuk untuk pasar Indonesia, tetapi langkah awal Huawei ini sudah cukup untuk menegaskan bahwa persaingan foldable akan semakin panas dalam waktu dekat.
