Pembaruan One UI 8.5 membawa perubahan yang lama ditunggu untuk Samsung Music. Aplikasi pemutar musik bawaan Samsung itu kini akhirnya mendapat widget dengan tampilan baru yang selaras dengan bahasa desain One UI terbaru.
Perubahan ini penting karena sejak One UI 7, banyak aplikasi Samsung sudah beralih ke desain widget yang lebih membulat dan modern. Namun, Samsung Music tertinggal dengan tampilan lama hingga pembaruan versi 16.2.44.0 mulai hadir.
Samsung Music akhirnya mengikuti desain One UI terbaru
Berdasarkan informasi dari artikel referensi SammyGuru, Samsung Music kini menerima pembaruan widget yang menyesuaikan gaya visual One UI. Selain widget baru, aplikasi ini juga disebut memperoleh ikon yang disegarkan.
Langkah ini membuat Samsung Music tampil lebih konsisten dengan aplikasi Samsung lain di layar utama. Sebelumnya, perbedaan desain widget membuat aplikasi ini terlihat tidak sejalan dengan elemen antarmuka lain di ekosistem One UI.
Samsung memang sedang merapikan aplikasi bawaannya secara bertahap. Artikel referensi juga mencatat bahwa pendekatan serupa sebelumnya terlihat pada Samsung Browser yang diperbarui dan diposisikan ulang sebagai Samsung Internet Browser.
Apa yang berubah pada widget Samsung Music
Perubahan terbesar ada pada tampilan widget yang kini mengikuti desain membulat khas One UI generasi terbaru. Pembaruan ini tidak hanya bersifat kosmetik, tetapi juga menambah fleksibilitas penggunaan di home screen.
Samsung menambahkan beberapa opsi ukuran widget agar lebih mudah disesuaikan dengan tata letak layar. Opsi yang tersedia mencakup ukuran ringkas hingga format memanjang yang memberi ruang lebih besar untuk kontrol pemutaran.
Berikut opsi tata letak widget yang disebut hadir dalam pembaruan ini:
- 2×2
- 2×3
- 4×1
Pilihan ukuran ini memberi keleluasaan bagi pengguna yang ingin menempatkan widget secara minimalis atau lebih informatif. Untuk pengguna yang mengutamakan estetika layar utama, perubahan ini dapat membantu menciptakan tampilan yang lebih rapi.
Fitur opacity jadi nilai tambah
Salah satu tambahan yang paling menonjol adalah pengaturan opacity untuk widget ukuran 4×1. Samsung menyertakan kontrol transparansi dengan 10 tingkat agar widget bisa menyatu lebih baik dengan wallpaper dan tema layar utama.
Menurut artikel referensi, tingkat transparansi yang lebih rendah menghasilkan tampilan yang lebih bersih dan lebih blur. Sebaliknya, tingkat transparansi yang lebih tinggi memungkinkan latar belakang terlihat lebih jelas.
Bila penggeser dibawa ke tingkat opacity paling rendah, widget akan menjadi transparan. Fitur kecil ini dinilai berdampak nyata bagi pengguna yang memperhatikan detail visual pada home screen.
Kenapa pembaruan ini relevan
Secara fungsi, widget pemutar musik memang bukan hal baru. Namun, konsistensi desain menjadi salah satu aspek penting dalam pengalaman pengguna modern, terutama pada antarmuka yang dipakai setiap hari.
Samsung telah mendorong identitas visual baru One UI sejak generasi sebelumnya. Karena itu, ketertinggalan Samsung Music terasa cukup mencolok dibanding aplikasi bawaan lain yang lebih dulu diperbarui.
Pembaruan ini juga menunjukkan bahwa Samsung masih memberi perhatian pada aplikasi sistem yang sering dipakai, bukan hanya pada fitur besar di level sistem operasi. Bagi pengguna setia Samsung Music, perubahan ini dapat dianggap sebagai penyempurnaan yang membuat aplikasi terasa lebih relevan di era One UI terbaru.
Ringkasan perubahan Samsung Music di One UI 8.5
| Aspek | Detail |
|---|---|
| Versi terkait | 16.2.44.0 |
| Desain widget | Mengikuti gaya baru One UI |
| Ikon aplikasi | Disegarkan |
| Ukuran widget | 2×2, 2×3, 4×1 |
| Fitur tambahan | Slider opacity 10 tingkat pada widget 4×1 |
Dari sisi pengalaman harian, pembaruan ini tidak mengubah cara dasar memutar musik. Namun, tampilan baru dan kontrol penyesuaian yang lebih rapi membuat Samsung Music kini terasa lebih pantas berada di ekosistem One UI modern.
Bagi pengguna yang sempat menganggap widget Samsung Music terlihat usang, pembaruan ini menjawab keluhan tersebut secara langsung. Dengan desain yang lebih seragam, opsi ukuran yang lebih fleksibel, dan kontrol transparansi tambahan, Samsung Music kini tidak lagi menjadi aplikasi yang tertinggal dalam bahasa desain One UI.
