LG Bawa TV AI yang Paham Bahasa Indonesia, Micro RGB 100 Inch Jadi Kejutan Besarnya

Author: Qoo Media

LG Electronics Indonesia memperkenalkan jajaran TV premium terbarunya untuk pasar Indonesia dengan sorotan pada dua lini utama, yakni OLED berbasis AI dan kategori LCD premium baru MRGB evo AI. Salah satu model yang paling mencuri perhatian adalah Micro RGB 100 inch yang sebelumnya sempat dipamerkan pada CES 2026 di Las Vegas, Amerika Serikat.

Peluncuran ini menandai langkah LG memperkuat posisi di segmen televisi premium sekaligus membawa pengalaman AI yang lebih personal untuk pengguna di Indonesia. Fokusnya bukan hanya pada kualitas panel dan ukuran layar besar, tetapi juga pada kemampuan TV memahami pengguna, bahasa, dan kebiasaan menonton.

Salah satu pembaruan yang paling relevan untuk pasar lokal datang dari sisi perangkat lunak. LG kini menghadirkan AI Voice Command yang mendukung Bahasa Indonesia secara penuh, termasuk kemampuan memahami berbagai aksen dan logat pengguna.

Fitur itu melengkapi pendekatan AI yang dibuat lebih personal melalui AI Voice ID with My Page. Televisi dapat mengenali identitas pengguna lewat suara, lalu otomatis menampilkan profil pribadi, preferensi konten, dan pengaturan yang sesuai.

Kemampuan perintah suara itu juga dipakai untuk menjalankan fungsi yang lebih luas. Pengguna dapat mencari tayangan, mengubah pengaturan, hingga mengontrol perangkat rumah pintar yang sudah terhubung.

LG juga menekankan aspek keamanan pada lini smart TV terbarunya. Perusahaan menyematkan sistem LG Shield dengan tujuh lapis perlindungan digital, mencakup autentikasi pengguna, kriptografi, enkripsi data, integritas perangkat lunak, dan pembaruan keamanan otomatis.

Di sisi sistem operasi, seluruh smart TV LG 2026 masuk dalam program webOS Re:New Program. Program ini menjanjikan pembaruan sistem operasi dan fitur baru hingga lima tahun.

Sorotan OLED premium

Posisi tertinggi dalam jajaran TV premium LG 2026 ditempati OLED evo AI G6. Model ini menggunakan panel terbaru dengan teknologi Hyper Radiant Color yang diklaim mampu menghasilkan warna lebih hidup, kontras tinggi, dan detail tajam di ruangan terang maupun gelap.

Panel pada G6 juga sudah mengantongi sertifikasi Reflection-Free Premium. Sertifikasi ini ditujukan untuk membantu mengurangi pantulan cahaya tanpa mengorbankan kualitas warna hitam yang menjadi ciri OLED.

Untuk dapur pacu, G6 dibekali Prosesor AI alpha 11 Gen3. TV ini juga didukung Light Boosting Algorithm dan Light Control Architecture yang diklaim mampu meningkatkan tingkat kecerahan hingga 3,9 kali dibanding generasi sebelumnya.

LG tetap membidik pengguna hiburan dan gim pada model ini. OLED evo AI G6 mendukung tampilan 4K 165Hz serta kompatibel dengan NVIDIA G-SYNC dan AMD FreeSync Premium.

Dari sisi desain, LG mempertahankan Flush-fit Gallery Design. Konsep ini membuat TV dapat menempel rata ke dinding tanpa celah sehingga tampil seperti karya seni di ruang keluarga.

LG juga menghadirkan OLED evo AI C6 sebagai opsi premium lain dengan cakupan ukuran yang lebih luas. Seri ini mengandalkan Brightness Booster, Perfect Black, dan Perfect Color untuk menghasilkan gambar yang cerah dan akurat.

Kemampuan gaming pada C6 juga tetap dibawa serius. TV ini mendukung resolusi 4K dengan refresh rate hingga 165Hz serta kompatibel dengan G-SYNC dan FreeSync Premium.

Pilihan ukuran menjadi salah satu nilai jual utama OLED evo AI C6. LG menyediakan varian dari 42 inch hingga 83 inch untuk menyesuaikan kebutuhan ruang dan skenario penggunaan yang berbeda.

Micro RGB 100 inch jadi kejutan

Di luar OLED, kejutan terbesar justru datang dari debut MRGB evo AI. Ini adalah kategori TV LCD premium baru dari LG yang terdiri dari lini Mini RGB dan Micro RGB.

Teknologi tersebut memakai susunan LED merah, hijau, dan biru berukuran sangat kecil pada sistem pencahayaan belakang layar. Pendekatan ini disebut memungkinkan kontrol warna dan kecerahan yang jauh lebih presisi dibanding TV LCD konvensional.

Pada lini ini, MRGB86 Mini RGB hadir dalam ukuran 65 inch hingga 86 inch. Sementara MRGB96 Micro RGB hadir dengan layar 100 inch yang menjadi model terbesar dalam pengumuman tersebut.

Menurut LG, pengalaman visual Micro RGB mendekati karakteristik OLED. Alasannya, setiap LED RGB dapat dikontrol secara individual untuk menghasilkan tingkat kontras dan reproduksi warna yang lebih akurat.

MRGB96 juga dibekali Dual AI Engine berbasis Prosesor AI alpha 11 Gen3 serta teknologi Dual Super Upscaling. Dukungan ini ditujukan untuk memperkuat pemrosesan gambar pada panel berukuran sangat besar.

LG menyebut model ini telah meraih sertifikasi Intertek untuk cakupan warna 100% BT.2020, DCI-P3, dan Adobe RGB. Capaian seperti ini disebut jarang ditemukan pada televisi LCD.

Product Marketing Manager Media Entertainment Solution TV LG Electronics Indonesia, Verina Widya, mengatakan LG Micro RGB evo menjadi tonggak baru untuk kategori tersebut. Pernyataan itu menegaskan posisi MRGB evo AI sebagai salah satu eksperimen teknologi paling ambisius dalam lini TV premium LG tahun ini.

Lini LCD lain dan ketersediaan

Selain MRGB evo AI, LG juga memperkuat lini TV LCD lewat seri QNED evo AI. Seri ini terdiri dari QNED86, QNED80, dan QNED70.

Teknologi Mini LED pada seri QNED evo AI memungkinkan ribuan titik cahaya ditempatkan lebih rapat. Hasilnya ditujukan untuk meningkatkan kontras sekaligus mengurangi efek blooming.

Seri ini juga didukung teknologi Dynamic QNED Color Pro. LG menyebut teknologi tersebut telah memperoleh sertifikasi Intertek untuk 100% Color Volume.

Untuk segmen yang lebih terjangkau, LG menyiapkan Nano UHD. Model ini menggunakan Prosesor AI alpha 7 4K Gen9 serta dibekali Nano Detail Enhancer dan HDR10 Pro.

Seluruh jajaran TV premium 2026 itu akan tersedia secara bertahap di Indonesia melalui jaringan toko elektronik resmi dan mitra penjualan LG di berbagai daerah. Namun hingga kini perusahaan belum mengumumkan harga resmi untuk OLED evo AI G6, OLED evo AI C6, MRGB evo AI, QNED evo AI, maupun Nano UHD.

Source: inet.detik.com
Terbaru