Telkomsel Buka IndonesiaNEXT Tahun Ke-10, Jalur Cepat Mahasiswa Masuk Dunia AI

Author: Qoo Media

Telkomsel kembali membuka peluang bagi mahasiswa Indonesia untuk mengikuti IndonesiaNEXT yang kini memasuki tahun ke-10. Program ini hadir sebagai bagian dari inisiatif Corporate Social Responsibility Telkomsel untuk memperkuat kapabilitas talenta digital, terutama di tengah kebutuhan industri yang makin bergeser ke arah kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence.

Mengusung tema “AI Driven Digital Talents: Enhancing Skills for Future Challenges”, IndonesiaNEXT dirancang sebagai jembatan antara kampus dan dunia kerja. Program ini menekankan pembelajaran yang aplikatif agar mahasiswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga siap menghadapi tantangan industri digital yang berkembang cepat.

Fokus ke talenta digital berbasis AI

IndonesiaNEXT tahun ini menyoroti pentingnya kesiapan generasi muda dalam menghadapi transformasi digital. Telkomsel menempatkan AI sebagai salah satu kompetensi kunci karena banyak perusahaan mulai mengadopsi teknologi tersebut dalam operasional dan pengembangan layanan.

Kebutuhan talenta digital juga masih besar. Dalam artikel referensi disebutkan bahwa industri membutuhkan sekitar 400 ribu talenta digital baru setiap tahun, sementara integrasi AI di dunia pendidikan belum merata. Kondisi ini membuat program seperti IndonesiaNEXT menjadi relevan untuk mempersempit kesenjangan antara kebutuhan industri dan kesiapan lulusan.

Pembinaan berbasis peran

Salah satu pembeda IndonesiaNEXT pada tahun ke-10 adalah pendekatan berbasis peran. Peserta dibina sesuai minat dan potensinya agar proses belajar terasa lebih spesifik dan dekat dengan kebutuhan kerja nyata.

Berikut pembagian peran yang digunakan dalam program ini:

  1. Hustler, yang diarahkan menjadi project manager.
  2. Hipster, yang difokuskan pada UI/UX designer.
  3. Hacker, yang dipersiapkan sebagai programmer.

Pendekatan ini memberi ruang bagi mahasiswa untuk mengenali kekuatan dirinya sejak awal. Dengan begitu, proses pengembangan kompetensi bisa berlangsung lebih terarah dan sesuai jalur karier yang diinginkan.

Tahapan pelatihan yang lebih aplikatif

Telkomsel menyiapkan rangkaian pembelajaran bertahap agar peserta bisa berkembang secara sistematis. Tahapan ini mencakup Tech-Based Certification, Placement Test, Ideation Bootcamp, hingga Digitalent Academy.

Selain itu, kurikulum juga diperkuat dengan empat elemen utama yang dirancang untuk mendekatkan peserta pada dunia industri. Penguatan ini menjadi nilai tambah karena tidak hanya menilai kemampuan teknis, tetapi juga kesiapan kerja dan kolaborasi.

Berikut empat penguatan utama tersebut:

Elemen Manfaat
Hackathon Melatih peserta memecahkan masalah digital secara kreatif
Role-Oriented Tutoring Memberi pengalaman kerja yang lebih nyata sesuai peran
Career Coaching Membantu persiapan karier dan membuka akses jejaring industri
1-on-1 Mentoring Memberikan pendampingan intensif bersama praktisi berpengalaman

Format ini membuat peserta tidak hanya belajar secara pasif. Mereka juga mendapat simulasi tantangan kerja, arahan strategi karier, serta masukan langsung dari mentor yang memahami kebutuhan industri.

Kesempatan tampil dan mendapat penghargaan

Di tahap akhir, peserta terbaik akan mendapatkan pengakuan dalam beberapa kategori. Penghargaan itu meliputi The Best Hustler, The Best Hipster, The Best Hacker, dan The Team with The Most Innovative Solution.

Skema penghargaan ini memberi motivasi tambahan bagi peserta untuk menampilkan kemampuan terbaik. Di sisi lain, kompetisi yang sehat juga dapat mendorong lahirnya ide-ide baru yang lebih relevan dengan persoalan digital saat ini.

Roadshow kampus jadi pintu masuk

IndonesiaNEXT tahun ke-10 juga diawali dengan program “IndonesiaNEXT Goes to Campus”. Roadshow dimulai di Institut Teknologi Bandung pada 14 April 2026, lalu berlanjut ke Universitas Gadjah Mada pada 30 April 2026, BINUS University Bekasi pada 7 Mei 2026, dan Universitas Brawijaya pada 12 Mei 2026.

Rangkaian ini memperlihatkan bahwa Telkomsel ingin menjangkau mahasiswa secara langsung. Pendekatan kampus ke kampus biasanya lebih efektif untuk menjelaskan manfaat program sekaligus mendorong partisipasi mahasiswa dari berbagai daerah.

Sejak pertama kali digelar, IndonesiaNEXT telah menjangkau lebih dari 96.000 mahasiswa dari 705 perguruan tinggi di 38 provinsi. Program ini juga mencatat lebih dari 9.000 peserta yang telah memperoleh sertifikasi berstandar industri, menunjukkan konsistensi program dalam membangun ekosistem talenta digital nasional.

VP Corporate Communications & Social Responsibility Telkomsel, Abdullah Fahmi, menegaskan bahwa IndonesiaNEXT dirancang untuk memberi pembelajaran berbasis AI yang aplikatif, eksposur industri, dan pendampingan yang konsisten. Pendaftaran IndonesiaNEXT tahun ke-10 dibuka hingga 31 Mei 2026 dan dapat dilakukan secara online melalui tsel.id/10indonesiaNEXT.

Source: gadgetsquad.id
Terbaru