Pixel 9 Pro Fold Pakai Tensor G4, Google Taruh AI Premium Di Ponsel Lipatnya

Google resmi memperkenalkan Pixel 9 Pro Fold sebagai ponsel lipat terbarunya dalam pengumuman global yang digelar pada Selasa, 13 Agustus 2024. Perangkat ini menjadi sorotan karena mengandalkan chipset Tensor G4 untuk menjalankan berbagai fitur kecerdasan buatan tingkat lanjut.

Langkah ini mempertegas strategi Google yang ingin menempatkan AI sebagai pembeda utama di pasar ponsel premium. Selain membawa desain yang lebih tipis, Pixel 9 Pro Fold juga menawarkan layar internal lebih besar dan sejumlah peningkatan pada sisi ketahanan, kamera, serta dukungan perangkat lunak.

Tensor G4 jadi pusat tenaga AI

Google menempatkan Tensor G4 sebagai otak pemrosesan utama Pixel 9 Pro Fold untuk mengoptimalkan pengalaman AI di perangkat lipat tersebut. Chip ini dirancang untuk mendukung fitur seperti Gemini Nano dan Gemini Live yang membutuhkan pemrosesan cepat langsung di perangkat.

Pendekatan ini penting karena Google ingin menghadirkan pengalaman AI yang lebih responsif tanpa sepenuhnya bergantung pada server cloud. Dengan cara itu, pengguna dapat menikmati fungsi cerdas yang lebih mulus saat berpindah antara layar luar dan layar utama.

Layar besar, bodi lebih tipis

Pixel 9 Pro Fold hadir dengan layar utama Super Actua Flex berukuran 8 inci. Google menyebut panel tersebut mampu mencapai tingkat kecerahan maksimal hingga 2700 nits, atau sekitar 80 persen lebih terang dibandingkan model sebelumnya menurut data teknis perusahaan.

Kombinasi layar yang lebih lega dan bodi yang lebih ramping membuat perangkat ini lebih relevan untuk kebutuhan produktivitas dan hiburan. Peningkatan ini juga menunjukkan bahwa Google terus memperkecil kompromi desain yang selama ini sering menjadi tantangan pada ponsel lipat.

Spesifikasi utama Pixel 9 Pro Fold

  1. Chipset: Tensor G4
  2. RAM: 16 GB
  3. Layar utama: Super Actua Flex 8 inci
  4. Kecerahan puncak layar: 2700 nits
  5. Kamera belakang: 48 MP utama, 10,5 MP ultrawide, 10,8 MP telephoto
  6. Perlindungan: Corning Gorilla Glass Victus 2
  7. Sertifikasi tahan air: IPX8
  8. Koproser keamanan: Titan M2

Kombinasi spesifikasi itu menempatkan Pixel 9 Pro Fold di kelas atas perangkat lipat. Google tampak tidak hanya mengejar aspek desain, tetapi juga menyusun perangkat ini agar kuat dipakai untuk kerja harian, fotografi, dan layanan AI.

Fokus pada perlindungan dan keamanan

Di sisi ketahanan, Google membekali perangkat ini dengan Corning Gorilla Glass Victus 2 dan sertifikasi IPX8. Artinya, ponsel ini mendapat perlindungan yang lebih baik terhadap benturan permukaan dan paparan air dalam batas tertentu.

Untuk keamanan data, Google menambahkan koproser Titan M2 ke dalam sistem perangkat. Kehadiran komponen tersebut melengkapi dukungan AI dan memperkuat perlindungan terhadap proses autentikasi serta penyimpanan informasi sensitif.

Kamera dan fitur yang mendukung penggunaan harian

Pada sektor fotografi, Pixel 9 Pro Fold membawa tiga kamera belakang yang terdiri dari sensor utama 48 MP, ultrawide 10,5 MP, dan telephoto 10,8 MP. Susunan ini memberi fleksibilitas bagi pengguna saat memotret lanskap, objek dekat, maupun zoom jarak menengah.

Google juga menambahkan fitur Made You Look yang membantu memancing perhatian anak kecil ketika difoto. Fitur seperti ini menunjukkan bahwa Google memanfaatkan keunggulan AI bukan hanya untuk performa teknis, tetapi juga untuk kebutuhan praktis dalam aktivitas sehari-hari.

Harga dan ketersediaan

Berdasarkan informasi harga global yang dilansir dari asatunews.co.id, Pixel 9 Pro Fold varian 256 GB dibanderol mulai dari 1.799 dolar AS atau sekitar Rp 30,8 juta. Sementara itu, model 512 GB dipatok pada harga 1.919 dolar AS atau setara Rp 32 juta.

Google juga memberikan dukungan keamanan dan pembaruan sistem operasi selama tujuh tahun. Pembeli awal mendapatkan Google One AI Premium gratis selama satu tahun, termasuk akses ke Gemini Advanced dan penyimpanan awan 2 TB.

Setelah pengumuman global, Pixel 9 Pro Fold dijadwalkan mulai tersedia luas di berbagai toko retail pada 4 September 2024. Kehadiran ponsel ini memperlihatkan bagaimana Google semakin serius menggabungkan hardware premium dengan ekosistem AI yang menjadi pusat strategi produknya.

Terkait