Huawei bersiap memperkenalkan Watch Fit 5 dan Watch Fit 5 Pro dalam acara resmi pada 20 April 2026. Dua jam tangan pintar ini menonjol karena membawa layar yang lebih luas dengan bezel jauh lebih tipis, sekaligus menghadirkan peningkatan pada material dan fitur kesehatan.
Perubahan paling besar terlihat pada model Pro yang memakai layar LTPO OLED fleksibel 1,92 inci. Panel ini dilapisi kaca safir 2.5D dan disebut mampu mencapai kecerahan hingga 3.500 nits, sehingga tampilan di luar ruangan tetap lebih mudah dibaca.
Fokus pada desain yang lebih premium
Huawei tampak ingin mengangkat kelas Watch Fit melalui pendekatan desain yang lebih serius. Model tertinggi menggunakan bodi paduan titanium dengan bobot 31,6 gram, sementara model standar memakai aluminium hasil daur ulang 100 persen.
Berdasarkan laporan WinFuture.de, komposisi material itu menjadi pembeda utama antara varian standar dan Pro. Langkah tersebut juga menunjukkan dorongan Huawei untuk membuat lini Watch Fit terasa lebih matang tanpa mengorbankan bobot yang tetap ringan.
Layar lebih lega, bezel makin tipis
Informasi dari DigitalChatStation melalui Huawei Central menyebut Watch Fit 5 Pro memiliki rasio layar-ke-bodi 83 persen. Angka ini didukung bezel ultra-sempit hanya 1,8 mm, yang dirancang untuk mengurangi kesan bingkai hitam tebal pada generasi sebelumnya.
Bagi pengguna, perubahan itu berpotensi membuat tampilan notifikasi, data olahraga, dan grafik kesehatan terasa lebih lapang. Huawei juga tampak menempatkan aspek visual sebagai nilai jual utama, terutama bagi pembeli yang memperhatikan estetika perangkat wearable.
Spesifikasi bersama di dua model
Di luar perbedaan panel dan material, kedua model berbagi beberapa spesifikasi inti. Keduanya dibekali baterai 471mAh yang diklaim sanggup bertahan hingga 10 hari dalam mode hemat daya, serta mendukung Bluetooth 6.0, NFC, dan GPS terintegrasi.
Pada model standar, Huawei memasang layar AMOLED 1,82 inci dengan kecerahan puncak 2.500 nits. Ukuran ini memang sedikit lebih kecil dari varian Pro, tetapi tetap berada di level yang kompetitif untuk kategori jam tangan pintar harian.
Fitur kesehatan dan olahraga tetap jadi andalan
Seluruh seri Watch Fit 5 akan menjalankan platform kesehatan TruSense milik Huawei. Sistem ini mencakup sensor detak jantung, suhu tubuh, barometer, akselerometer, dan magnetometer untuk memantau aktivitas serta kondisi tubuh pengguna.
Untuk Watch Fit 5 Pro, Huawei menambahkan peta berwarna luring dan deteksi latihan fisik otomatis untuk berbagai jenis olahraga. Kedua fitur itu memperkuat posisi model Pro sebagai opsi yang lebih cocok bagi pengguna aktif yang sering berolahraga tanpa selalu bergantung pada ponsel.
Fitur khusus untuk model Pro
Model Pro juga mendapat kemampuan elektrokardiogram atau ECG, yang menjadi salah satu pembeda penting di antara dua varian. Selain itu, perangkat ini mendukung aktivitas menyelam bebas hingga kedalaman 40 meter, sehingga fungsinya tidak hanya terbatas pada pemakaian indoor atau olahraga ringan.
Kombinasi ECG, peta offline, dan ketahanan menyelam memberi sinyal bahwa Huawei menargetkan pengguna yang membutuhkan jam tangan pintar dengan fungsi kesehatan lebih serius. Di saat yang sama, perangkat ini tetap mempertahankan bentuk yang relatif ringkas dan ringan untuk dipakai sepanjang hari.
Pilihan warna dan estimasi harga
Bocoran gambar kotak ritel yang dihimpun gsmarena.com menyebut Watch Fit 5 Pro akan hadir dengan strap tenun berwarna oranye yang serasi dengan garis casing. Detail ini memperlihatkan perhatian Huawei pada tampilan visual, bukan hanya spesifikasi teknis.
Untuk harga, model standar diperkirakan mulai dari 199 Euro atau sekitar 220 Dolar AS. Sementara itu, varian Pro disebut akan dibanderol 299 Euro atau sekitar 330 Dolar AS, sesuai penyematan layar LTPO, material titanium, dan tambahan fitur kesehatan yang lebih lengkap.







