Xiaomi 18 Pro dilaporkan akan hadir dengan lompatan besar di sektor daya dan fitur pintar. Bocoran yang beredar menyebut ponsel ini membawa baterai 7.000 mAh, tombol AI fisik, serta peningkatan kamera yang diarahkan untuk kelas flagship.
Informasi tersebut menempatkan Xiaomi 18 Pro sebagai salah satu kandidat kuat di segmen premium. Selain kapasitas baterai yang lebih besar, perangkat ini juga disebut mendapat dukungan pengisian cepat 100W, baik melalui kabel maupun nirkabel.
Baterai naik drastis dari generasi sebelumnya
Bocoran menyebut Xiaomi 18 Pro akan memakai baterai 7.000 mAh, naik dari seri sebelumnya yang disebut berada di angka 6.300 mAh. Kenaikan ini menjadi sorotan karena biasanya kapasitas besar dipasangkan dengan efisiensi daya yang lebih baik untuk mendukung penggunaan berat.
Di sisi lain, varian yang lebih tinggi, Xiaomi 18 Pro Max, diprediksi membawa baterai hingga 8.500 mAh. Jika informasi ini tepat, Xiaomi tampak ingin menekan kekhawatiran pengguna premium soal daya tahan baterai tanpa mengorbankan performa dan fitur kelas atas.
Tombol AI fisik jadi pembeda
Salah satu detail paling menarik dari bocoran ini adalah kehadiran tombol fisik khusus untuk akses cepat fungsi AI. Tombol tersebut dikabarkan bisa dikustomisasi, sehingga pengguna dapat mengatur perintah yang sesuai dengan kebutuhan sehari-hari.
Menurut laporan Jagat Gadget, fitur itu tidak hanya ditujukan untuk fungsi di ponsel, tetapi juga bisa dipakai mengontrol perangkat rumah pintar hingga mobil listrik buatan perusahaan. Pendekatan ini memperlihatkan arah Xiaomi yang makin serius menghubungkan ponsel dengan ekosistem perangkat cerdas.
Kamera ganda 200MP dan teknologi LOFIC HDR 3.0
Di sektor kamera, Xiaomi 18 Pro disebut akan mengandalkan konfigurasi kamera ganda 200MP. Kombinasi tersebut kabarnya memadukan lensa telefoto dan makro, sehingga ponsel ini tidak hanya menonjol di resolusi, tetapi juga di fleksibilitas pemotretan.
Sistem kamera itu juga dikaitkan dengan teknologi LOFIC HDR 3.0 dari SmartSens. Nama teknologi ini menandakan Xiaomi masih ingin mempertahankan posisi kuat di ranah fotografi mobile, terutama untuk pengguna yang mencari hasil gambar lebih detail dan pengelolaan cahaya yang lebih baik.
Chipset baru dan RAM hingga 16GB
Performa Xiaomi 18 Pro diperkirakan ditopang oleh Snapdragon 8 Elite Gen 6. Chipset ini disebut memakai fabrikasi 2 nanometer dan akan dipasangkan dengan RAM hingga 16GB untuk mendukung multitasking dan kebutuhan komputasi tinggi.
Xiaomi juga dilaporkan sedang menguji sistem optik modular magnetik. Teknologi ini bisa membuka kemungkinan penggunaan lensa tambahan untuk skenario fotografi jarak jauh atau kebutuhan yang lebih spesifik, meski detail penerapannya belum dipastikan.
Layar sekunder tetap dipertahankan
Selain sektor inti, Xiaomi 18 Pro tetap disebut mempertahankan layar sekunder di bagian belakang. Bedanya, fitur tersebut kini dikabarkan memiliki fungsi jendela pintar berbasis AI yang menambah nilai praktis sekaligus membedakan desainnya dari banyak flagship lain.
Di pasar ultra-premium, harga menjadi salah satu pembanding penting untuk melihat posisi Xiaomi. Pada April 2026, Xiaomi 14 Ultra tercatat berada di level Rp18.999.000, sedangkan Leica Leitz Phone 3 mencapai Rp25.000.000.
Xiaomi 18 Series dijadwalkan meluncur secara resmi pada September 2026, bertepatan dengan kehadiran chipset terbaru dari Qualcomm. Jika bocoran ini mendekati akurat, Xiaomi 18 Pro akan masuk ke persaingan ponsel premium dengan modal daya besar, tombol AI, kamera beresolusi tinggi, dan integrasi ekosistem yang makin luas.







