MagSafe Wallet Ini Membuktikan Qi2 Tak Bisa Diabaikan, Android Masih Tertinggal Jauh

Bagi pengguna Android, aksesori seperti wallet magnetik selama ini sering terasa seperti fitur eksklusif milik iPhone. Namun, Veger X5 memberi gambaran yang cukup jelas mengapa magnet Qi2 seharusnya tidak diabaikan oleh para pembuat ponsel Android.

Perangkat ini menggabungkan tiga fungsi dalam satu bodi, yakni charger MagSafe, dompet kartu, dan tracker dengan Find My. Dengan harga $59, Veger X5 langsung menempatkan dirinya sebagai aksesori serbaguna yang mencoba menjawab kebutuhan harian tanpa menambah terlalu banyak barang di saku atau tas.

Tiga fungsi dalam satu perangkat

Veger X5 membawa baterai 5.000mAh, kickstand, dan slot kartu yang disebut bisa menampung dua hingga tiga kartu. Dalam penggunaan singkat, kombinasi ini terasa praktis karena pengguna bisa menempelkan perangkat ke belakang ponsel, lalu memakai fungsi pengisian daya dan penyangga layar sekaligus.

Desainnya juga dibuat sederhana. Di bagian belakang ada susunan magnet bundar, port USB-C di bawah, tombol daya, serta indikator lima titik untuk menunjukkan level baterai.

Kickstand pada perangkat ini dapat diatur ke berbagai sudut. Saat kickstand dibuka, slot tempat kickstand berada juga bisa dipakai sebagai lubang jari untuk mendorong kartu keluar, sehingga akses ke dompet terasa lebih mudah.

Kenapa aksesori seperti ini menarik

Kekuatan utama Veger X5 bukan hanya pada fiturnya, tetapi pada pengalaman penggunaan yang ditawarkan magnet. Saat aksesori seperti ini menempel kuat dan presisi, pengguna bisa berpindah dari mode biasa ke mode pengisian daya atau membawa dompet tanpa repot mencopot-pasang aksesoris.

Itulah alasan mengapa produk seperti ini relevan untuk ekosistem Android. Kebiasaan menempelkan charger, wallet, kickstand, atau gabungan semuanya dalam satu gerakan masih sangat terbatas di luar iPhone dan sebagian pengguna Google Pixel.

Bagi pengguna Android yang terbiasa dengan aksesori biasa, Veger X5 menunjukkan potensi nyata dari magnet yang terintegrasi langsung ke ponsel. Fungsinya tidak hanya soal pengisian daya, tetapi juga soal kenyamanan saat memakai aksesori modular yang langsung terkunci di tempatnya.

Masalah utama ada pada daya cengkeram magnet

Di sisi lain, Veger X5 juga memperlihatkan batas dari aksesori magnetik yang tidak cukup kuat. Dalam pengujian, magnet pada wallet ini disebut sangat lemah, sehingga perangkat mudah berputar dan bergeser saat terpasang di ponsel.

Masalah itu makin terasa saat ponsel dimasukkan ke kantong. Dalam situasi tersebut, aksesori hampir pasti lepas, lalu pengisian daya bisa aktif lagi ketika posisinya kembali menempel. Kondisi itu membuat perangkat terus-menerus perlu dipasang ulang.

Masalah lain muncul pada pengisian daya. Ketika ditempelkan ke ponsel, baterai mulai menyalurkan daya dengan maksimum 20W, dan sebuah iPhone 17 Pro Max yang digunakan dalam pengujian tidak turun di bawah 100%. Namun, baterai Veger X5 justru habis karena terus aktif sepanjang hari.

Ada solusi sederhana pada perangkat ini. Jika tombol baterai ditekan dua kali, pengisian daya akan nonaktif sampai benar-benar dibutuhkan. Fitur itu penting karena penggunaan wallet dan charger dalam satu perangkat ternyata menuntut kontrol yang lebih jelas.

Kapasitas kartu dan kompromi desain

Secara fungsi dompet, Veger X5 tidak terlalu lapang. Awalnya perangkat ini hanya bisa menampung dua kartu, yaitu kartu kredit dan SIM atau kartu identitas, lalu satu kartu tambahan baru bisa dimasukkan setelah sekrup T5 pada backplate dilonggarkan dan dipasang kembali.

Namun, kapasitas tetap menjadi batas utama. Perangkat ini memang lebih cocok untuk pengguna yang hanya membawa satu atau dua kartu, bukan mereka yang ingin menyimpan banyak kartu sekaligus.

Situasi itu membuat Veger X5 terasa seperti kompromi yang jelas. Di satu sisi, perangkat ini menawarkan tiga fungsi yang sangat menarik dalam satu genggaman, tetapi di sisi lain, ukuran dan kekuatan magnetnya belum cukup meyakinkan untuk penggunaan harian yang lebih berat.

Pada akhirnya, Veger X5 menjadi contoh yang kuat bahwa pengalaman aksesori magnetik di Android masih punya ruang besar untuk berkembang. Jika produsen Android mulai mengadopsi Qi2 magnets secara lebih serius, aksesori seperti wallet, charger, dan kickstand magnetik bisa menjadi lebih praktis, stabil, dan layak dipakai lebih luas.

Terkait