Model hybrid pertama BYD di dalam negeri, M6 DM, datang dengan dua pendekatan yang cukup berbeda untuk calon pembeli. Perbedaan utamanya terlihat jelas di paket varian Cross dan Classic, terutama pada fitur, baterai, serta harga.
BYD juga membagi masing-masing varian ke dalam tipe yang lebih rinci. Skema ini membuat konsumen bisa memilih M6 DM sesuai kebutuhan, mulai dari yang mengejar kelengkapan fitur sampai yang lebih fokus ke harga masuk.
Varian Cross membawa fitur paling lengkap
Cross menjadi varian tertinggi di jajaran M6 DM dan terdiri dari tiga tipe, yaitu Advanced, Superior, dan Superior Captain. Pada tipe Advanced, BYD membekalinya dengan ban 225/55 R17, baterai 18,3 kWh, DC Charging 26 kW, over fender, dan roof rail.
Naik ke Cross Superior, fitur tambahannya meliputi ADAS, electric opening trunk, dan wireless charging. Sementara Cross Superior Captain mendapat paket yang lebih mewah dengan tambahan panoramic roof dan kursi captain seat.
Classic diposisikan lebih terjangkau
Di sisi lain, Classic hadir sebagai opsi yang lebih ramah kantong dengan dua tipe, Standard dan Dynamic. Classic Standard memakai baterai 7,4 kWh, ban 225/60 R16, rear view camera, dan cruise control.
Classic Dynamic menambahkan 6 airbags, kamera 360 derajat, dan spion elektrik lipat. Kombinasi ini membuat Classic tetap fungsional, tetapi dengan daftar fitur yang lebih sederhana dibanding Cross.
Sistem hybrid tetap sama di semua tipe
Meski isi fiturnya berbeda, semua varian M6 DM memakai sistem hybrid yang sama bernama Dual Mode atau DM. Sistem ini menggabungkan teknologi EV dan hybrid, lalu dipadukan dengan mesin 1.500 cc.
Mesin tersebut menghasilkan tenaga maksimum 72 kW dan torsi 125 Nm. BYD juga menyediakan tiga opsi berkendara, yakni mode EV, HEV series, dan HEV paralel.
Konsumsi dan jarak tempuh jadi nilai jual utama
Dalam pengujian yang pernah dilakukan, konsumsi BBM M6 DM mencapai 3,9 liter per 100 km atau sekitar 25,6 km per liter. BYD mengklaim angka konsumsi bisa lebih irit, yakni sampai 65 km per liter.
Pabrikan asal Tiongkok itu juga menyebut M6 DM mampu menempuh jarak hingga 1.800 km saat baterai dan tangki bensin terisi penuh. Klaim ini menjadi salah satu daya tarik utama MPV hybrid tersebut di tengah persaingan kendaraan elektrifikasi.
Selisih harga antarvarian cukup lebar
Perbedaan fitur itu tercermin langsung pada harga tiap tipe. Cross Superior Captain dipasarkan Rp390 juta, Cross Superior Rp380 juta, dan Cross Advanced Rp360 juta.
Di kubu Classic, Dynamic dijual Rp318 juta dan Standard berada di level Rp298 juta. Selisih harga antartipe menunjukkan BYD menyiapkan M6 DM untuk dua karakter pembeli yang berbeda, dari yang mencari paket paling lengkap sampai yang mengincar banderol paling rendah.
Source: www.cnnindonesia.com






