Lenovo resmi membawa Yoga Tab ke pasar Indonesia sebagai tablet premium yang mengandalkan kecerdasan buatan langsung di perangkat. Model ini menjadi tablet berbasis Android pertama dari lini Yoga yang mengusung konsep AI-native, dengan sasaran utama kreator konten dan ilustrator yang membutuhkan perangkat kerja sekaligus alat produksi visual.
Tablet ini dijual dengan harga Rp 12 juta dan sudah disertai Lenovo Tab Pen Pro serta keyboard 2-in-1 dalam paket penjualan. Kehadiran aksesori bawaan itu membuat perangkat ini tidak hanya diposisikan sebagai tablet konsumsi media, tetapi juga sebagai perangkat yang menunjang proses menggambar, menulis, dan pengolahan ide secara lebih praktis.
AI berjalan langsung di perangkat
Salah satu pembeda utama Lenovo Yoga Tab ada pada penggunaan Neural Processing Unit atau NPU. Komponen ini memungkinkan banyak proses kecerdasan buatan berjalan tanpa bergantung pada cloud, sehingga pengalaman pengguna bisa tetap responsif di berbagai skenario kerja.
Lenovo menempatkan Snapdragon 8 Gen 3 sebagai otak utama perangkat ini. Menurut perusahaan, chipset tersebut mendukung efisiensi energi AI yang lebih baik, bahkan disebut meningkat hingga 40 persen.
William Hartoyo, Consumer Product Manager Lenovo Indonesia, menyebut kemampuan AI perangkat ini jauh meningkat. “Secara AI capability ini jauh lebih baik, memberikan peningkatan 98 persen, hampir dua kali lipatnya, dan secara AI energy efficiency ini juga meningkat sebanyak 40 persen,” ujarnya.
Dirancang untuk kebutuhan visual
Dari sisi layar, Yoga Tab hadir dengan panel 11,1 inci beresolusi 3,2K dan refresh rate 144 Hz. Kombinasi ini menempatkan perangkat dalam kategori tablet yang tidak hanya nyaman untuk konsumsi konten, tetapi juga cocok untuk kebutuhan kerja visual yang membutuhkan detail tinggi.
Lenovo juga menekankan akurasi warna sebagai nilai jual utama. Layar perangkat ini disebut memiliki standar Delta E di bawah 1 dan cakupan warna DCI-P3 sebesar 98 persen, dua indikator yang penting bagi pengguna profesional di bidang kreatif.
Bodi tipis, ringan, dan tetap kuat
Secara fisik, Lenovo Yoga Tab tampil dengan bodi unibody metal yang ramping. Ketebalannya hanya 6,2 mm, sementara bobotnya berada di kisaran 485 gram, sehingga perangkat ini masih cukup mudah dibawa untuk mobilitas harian.
Untuk perlindungan layar, Lenovo memakai Corning Gorilla Glass 7i. Lapisan ini membantu memberi ketahanan tambahan pada panel depan tanpa mengubah karakter desain perangkat yang tetap tipis dan ringkas.
Baterai besar untuk pemakaian panjang
Di sektor daya, tablet ini memakai baterai silicon carbon berkapasitas 8.860 mAh. Penggunaan bahan tersebut membantu Lenovo menjaga bodi tetap tipis, namun tetap menyediakan kapasitas energi yang besar bagi pengguna aktif.
Lenovo menyebut baterai ini mampu mendukung streaming video atau penelusuran web hingga 12 jam tanpa henti. Untuk pengguna yang sering bekerja berpindah tempat, daya tahan seperti ini menjadi salah satu faktor penting dalam penggunaan sehari-hari.
Fitur kreatif dan audio premium
Selain fokus pada performa dan layar, Lenovo juga membekali Yoga Tab dengan fitur AI untuk kebutuhan kreatif. Dua fitur yang disorot adalah Smart Erase dan Sketch to Image, yang dapat membantu alur kerja editing maupun pengembangan ide visual.
Di sisi audio, perangkat ini mengandalkan konfigurasi dual tweeter dan dual bass driver dengan sertifikasi Dolby Atmos. Lenovo juga memberikan akses gratis aplikasi Adobe selama tiga bulan bagi pembeli, yang memperkuat posisi Yoga Tab sebagai tablet untuk produksi konten dan pekerjaan kreatif.
