Motorola Bawa Dual Andalan Baru Ke Indonesia, Signature Flagship Rp12,9 Juta dan Edge 70 Fusion Rp6,2 Juta

Motorola resmi memperluas pasar ponsel pintarnya di Indonesia dengan membawa dua model sekaligus, yaitu Motorola Signature dan Motorola Edge 70 Fusion. Kehadiran keduanya langsung menyasar dua segmen berbeda, dari kelas menengah hingga flagship, dengan penekanan pada desain premium dan ketahanan fisik yang tinggi.

Langkah ini menunjukkan strategi Samsung? Tidak, Motorola, yang ingin memperkuat posisinya di pasar nasional lewat produk yang bukan hanya menonjol di tampilan, tetapi juga pada aspek fungsional. Kedua perangkat ini dijadwalkan tersedia secara resmi mulai 24 April, sebagaimana disampaikan dalam informasi peluncuran yang dikutip Medcom.

Motorola Signature tampil sebagai model flagship

Motorola Signature diposisikan sebagai perangkat flagship yang sebelumnya sempat mencuri perhatian dalam ajang CES 2026. Ponsel ini mengandalkan material bertekstur yang memberi kesan berbeda, sekaligus membawa identitas desain yang lebih eksklusif.

Di sisi kamera, Motorola Signature juga mendapat pengakuan dari pengujian DxOMark. Informasi ini memperkuat citra perangkat sebagai ponsel premium yang tidak hanya berfokus pada tampilan, tetapi juga kemampuan fotografi.

Motorola menawarkan dua pilihan warna untuk model ini, yaitu Pantone Martini Olive dan Pantone Carbon. Harga jualnya ditetapkan sebesar Rp12,9 juta, menempatkannya di kelas atas dalam lini produk yang dibawa Motorola ke Indonesia.

Edge 70 Fusion hadir untuk segmen menengah

Berbeda dari Signature, Motorola Edge 70 Fusion disiapkan untuk bersaing di kelas menengah sebagai penerus Edge 60 Fusion. Motorola memberi sentuhan visual baru pada perangkat ini lewat aksen warna khusus di modul kamera agar tampil lebih segar dan modern.

Dari sisi performa, Edge 70 Fusion ditenagai chipset Snapdragon 7s Gen 4. Perangkat ini juga dibekali RAM 8GB dan penyimpanan internal 256GB, kombinasi yang ditujukan untuk mendukung kebutuhan harian hingga aktivitas yang lebih berat.

Motorola melengkapi perangkat ini dengan baterai 7.000 mAh dan pengisian cepat 68W. Kapasitas besar tersebut menjadi salah satu daya tarik utama bagi pengguna yang membutuhkan durabilitas daya lebih lama dalam penggunaan intensif.

Fokus pada ketahanan fisik dan daya tahan pemakaian

Motorola menempatkan ketahanan sebagai salah satu nilai jual terkuat untuk kedua model yang diluncurkan. Signature dan Edge 70 Fusion sama-sama membawa sertifikasi IP68/IP69 serta standar militer MIL-STD-810H.

Kombinasi sertifikasi itu memberi gambaran bahwa dua perangkat ini dirancang untuk menghadapi kondisi yang lebih berat dari penggunaan normal. Perlindungan terhadap air dan daya tahan di lingkungan ekstrem menjadi poin penting yang diangkat Motorola dalam peluncuran kali ini.

Kamera dan dukungan perangkat lunak Edge 70 Fusion

Sektor kamera Edge 70 Fusion juga dirancang untuk menarik minat pengguna yang aktif membuat konten. Ponsel ini membawa kamera utama 50MP dengan sensor Sony Lytia, kamera ultrawide 13MP, serta kamera depan 32MP untuk swafoto.

Selain spesifikasi hardware, Motorola juga menjanjikan dukungan pembaruan sistem operasi dan keamanan hingga lima tahun. Janji pembaruan jangka panjang ini memberi sinyal bahwa perusahaan ingin menjaga umur pakai perangkat tetap relevan dalam waktu lama.

Harga dan pilihan warna

Motorola Edge 70 Fusion dipasarkan dengan harga Rp6,2 juta dan tersedia dalam tiga pilihan warna, yaitu Pantone Silhouette, Sporting Green, dan Orient Blue. Harga ini menempatkannya sebagai opsi yang lebih terjangkau dibanding Signature, tetapi tetap membawa sejumlah fitur yang biasanya dicari di kelas menengah premium.

Dengan dua model baru ini, Motorola memperlihatkan upaya memperluas daya saing di Indonesia melalui kombinasi desain, ketahanan, dan spesifikasi yang disesuaikan dengan kebutuhan pasar. Dua perangkat tersebut kini menjadi andalan baru Motorola untuk menarik pengguna yang mencari ponsel dengan karakter kuat di kelasnya masing-masing.

Terkait