Motorola bersiap membawa lini flagship terbarunya ke Indonesia lewat Motorola Signature. Kehadiran perangkat ini menarik perhatian karena membawa spesifikasi kelas atas, desain mewah, dan kamera yang disiapkan untuk bersaing di segmen premium.
Motorola Signature juga menjadi sorotan karena disebut sebagai smartphone terbaru yang pertama kali diperkenalkan pada Januari 2026. Dengan kombinasi fitur yang lengkap dan posisi yang menyasar pasar flagship, perangkat ini berpotensi menjadi opsi baru bagi pengguna yang mencari ponsel premium dengan karakter berbeda dari model Motorola lainnya.
Layar besar dengan panel kelas atas
Motorola Signature dibekali layar 6,8 inci LTPO AMOLED dengan dukungan 1 miliar warna, refresh rate 165Hz, Dolby Vision, dan HDR10+. Panel ini juga diklaim mampu mencapai tingkat kecerahan puncak 6200 nits, sehingga tampilan tetap terang saat digunakan di berbagai kondisi cahaya.
Untuk perlindungan, layar tersebut memakai Corning Gorilla Glass Victus 2. Kombinasi ini menunjukkan bahwa Motorola tidak hanya menonjolkan sisi visual, tetapi juga daya tahan pada bagian depan perangkat.
Performa ditopang Snapdragon 8 Gen 5
Di sektor dapur pacu, Motorola Signature menggunakan Snapdragon 8 Gen 5 dengan fabrikasi 3 nm. Berdasarkan data yang tercantum, chipset ini mencatat skor AnTuTu v11 sebesar 3.057.975, angka yang menempatkannya di jajaran performa tinggi.
Motorola Signature hadir dengan beberapa pilihan memori, yaitu 12/256GB, 12/512GB, 16/512GB, dan 16GB/1TB. Dukungan RAM besar dan penyimpanan UFS 4.1 membuat perangkat ini disiapkan untuk menjalankan aplikasi berat, bermain gim kelas atas, hingga pengolahan video.
Empat kamera 50 MP untuk foto dan video
Sektor kamera menjadi salah satu daya tarik utama Motorola Signature. Ponsel ini membawa empat kamera, dan semuanya memiliki resolusi 50 MP, mulai dari kamera utama, periscope telephoto, ultrawide, hingga kamera depan.
Kamera utamanya memakai bukaan f/1.6 dan didukung OIS, sementara kamera periscope telephoto juga mendapat OIS dengan kemampuan zoom optikal 3x. Kamera ultrawide hadir dengan autofokus sehingga juga bisa dipakai sebagai lensa makro.
Motorola juga membekali perangkat ini dengan kemampuan perekaman video hingga 8K 30 FPS. Fitur lain yang disebut hadir adalah HDR Video, zoom hybrid hingga 100 kali, dan Horizon Lock. Untuk sensor, Motorola Signature memakai Sony LYTIA™ 828 pada kamera utama, Sony LYTIA™ 600 pada kamera periscope telephoto, dan Sony LYTIA™ 500 pada kamera selfie.
Bodi tipis, ringan, dan tahan banting
Motorola Signature tampil dengan desain yang menonjolkan kesan premium. Bobotnya 186 gram dengan ketebalan hanya 7 milimeter, sehingga tergolong tipis di kelas flagship.
Bodi perangkat ini menggunakan frame metal dan tersedia dalam warna yang tervalidasi PANTONE. Rumah kamera dibuat cukup besar dan bentuk bodinya agak mengotak, sehingga tampilannya terlihat berbeda dari banyak ponsel lain di kelasnya.
Dari sisi ketahanan, Motorola Signature mengantongi sertifikasi IP68/IP69. Artinya, perangkat ini tahan debu, tahan air bertekanan tinggi, dan bisa bertahan di kedalaman air 1,5 meter selama 30 menit. Sertifikasi MIL-STD-810H juga hadir untuk memberi perlindungan tambahan terhadap benturan dan jatuh.
Baterai dan pengisian cepat
Motorola Signature memakai baterai Si/C Li-Ion 5200 mAh. Pengisian dayanya juga cukup agresif karena mendukung fast charging 90 watt yang diklaim bisa mengisi 0-50 persen dalam 15 menit.
Selain itu, perangkat ini mendukung wireless charging 50 watt, reverse wireless 10 watt, dan reverse wired 5 watt. Kombinasi fitur ini membuat Motorola Signature terlihat siap bersaing di pasar flagship yang menuntut kecepatan pengisian sekaligus fleksibilitas.
TKDN sudah ada, harga Indonesia belum diumumkan
Motorola Signature sudah tercatat mengantongi sertifikasi TKDN sebesar 36,45 persen sejak Januari 2026. Namun, belum ada informasi resmi mengenai harga dan jadwal peluncuran di Indonesia.
Di India, harga Motorola Signature dibanderol ₹59.999 untuk varian 12/256GB, ₹64.999 untuk varian 16/512GB, dan ₹69.999 untuk varian 16GB/1TB. Jika masuk ke Indonesia, harga perangkat ini disebut bisa mendekati angka tersebut, meski tetap berpotensi berbeda saat akhirnya dipasarkan secara resmi.
Motorola Signature pun muncul sebagai kandidat kuat di segmen premium berkat kombinasi layar, performa, kamera, dan desain yang serba serius. Kehadirannya akan menjadi menarik untuk dipantau, terutama karena ponsel ini siap berhadapan dengan banyak model flagship populer di pasar Indonesia.
Source: www.idntimes.com






