Survei terbaru menunjukkan perbedaan kesetiaan yang cukup lebar antara pengguna iPhone dan Android. Di kelompok pengguna smartphone yang disurvei SellCell, pemilik iPhone tercatat lebih loyal, sementara pengguna Android masih jauh lebih mudah berpindah merek.
Temuan ini berasal dari survei terhadap 5.000 responden pengguna smartphone di Amerika Serikat. Hasilnya menegaskan bahwa loyalitas merek di pasar ponsel tetap kuat, tetapi tingkat ketahanannya tidak merata di semua ekosistem.
iPhone mencatat loyalitas paling tinggi
SellCell menyebut skor kesetiaan pengguna iPhone mencapai 96,4%. Angka ini naik dibandingkan survei 2021 yang berada di 91,9%.
Artinya, hanya 3,6% pengguna iPhone yang menyatakan akan memilih merek ponsel lain. Di sisi lain, pengguna iPhone juga dikenal sangat terikat pada ekosistem Apple yang membuat mereka cenderung tetap bertahan.
Alasan utama pengguna iPhone tetap setia datang dari rasa suka terhadap Apple, dengan porsi 60,8%. Ada juga 17,4% responden yang menilai ekosistem Apple menjadi faktor penting dalam keputusan mereka.
Alasan sebagian pengguna iPhone ingin pindah
Meski loyalitasnya tinggi, sebagian kecil pengguna iPhone tetap mempertimbangkan pindah merek. Kelompok ini menilai harga iPhone semakin mahal dan menganggap ada ponsel lain yang menawarkan nilai lebih baik.
Sebagian responden juga merasa iPhone tertinggal dalam urusan fitur teknologi. Faktor-faktor seperti harga dan inovasi inilah yang menjadi celah utama yang bisa mendorong perpindahan pengguna.
Dari pengguna iPhone yang ingin beralih, mayoritas memilih Samsung sebagai tujuan berikutnya. Angkanya mencapai 69,7%, sedangkan 20,2% memilih Google.
Android masih tertinggal dalam loyalitas
Berbeda dengan iPhone, pengguna Android masih lebih mudah berpindah perangkat. SellCell menyebut pengguna Android nyaris empat kali lebih mungkin berganti ponsel dibandingkan pengguna iPhone.
Skor kesetiaan pengguna Android berada di angka 86,4%. Masih ada 13,6% responden Android yang menyatakan akan pindah ke merek lain.
Meski demikian, pasar Android tidak sepenuhnya rapuh. Di antara mereka yang mempertimbangkan pindah, pilihan favorit tetap mengarah ke Samsung dan Google sebagai tujuan utama.
Sebagian pengguna Android justru melirik iPhone
Data survei juga memperlihatkan adanya perpindahan arah dari Android ke Apple. Sebanyak 26,8% pengguna Android mengaku akan memilih iPhone bila berganti perangkat.
Ini menunjukkan iPhone masih punya daya tarik kuat di luar basis pengguna lamanya. Daya tarik itu bukan hanya datang dari merek, tetapi juga dari persepsi bahwa iPhone menawarkan pengalaman yang lebih konsisten dan ekosistem yang solid.
Samsung dan Google menunjukkan pemulihan
Di antara merek Android, Samsung mencatat loyalitas paling tinggi. Skor kesetiaan pengguna Samsung mencapai 90,1%, naik dari 74% pada survei 2021.
Google juga menunjukkan tren serupa. Tingkat loyalitas pengguna Google berada di 86,8%, meningkat dari 65,2% pada 2021.
SellCell menyatakan bahwa data tersebut memperlihatkan penurunan loyalitas Android pada 2021 yang kemudian diikuti pemulihan signifikan. Apple, menurut platform trade-in itu, justru menunjukkan pertumbuhan yang konsisten di ketiga studi yang mereka lakukan.
Lama memakai perangkat juga memperlihatkan selisih besar
Jika dilihat dari durasi penggunaan, perbedaannya makin jelas. Sebanyak 83,8% pengguna iPhone bertahan dengan perangkat mereka selama lebih dari lima tahun.
Di kubu Android, angkanya jauh lebih rendah, yaitu 33,8%. Selisih ini memperlihatkan bahwa pengguna iPhone cenderung menahan perubahan perangkat lebih lama dibandingkan pengguna Android.
Pada saat yang sama, hasil survei juga menegaskan bahwa pasar smartphone semakin stabil. SellCell melihat tingkat kesetiaan merek utama saat ini berada pada level tertinggi yang pernah mereka catat, meski karakter loyalitas antara iPhone dan Android tetap berbeda jauh.
Source: selular.id






