Motorola Razr 70 Ultra semakin dekat ke fase peluncuran setelah lolos sertifikasi TENAA di Tiongkok. Daftar sertifikasi tersebut membuka banyak informasi penting soal spesifikasi, mulai dari layar lipat, chipset yang dipakai, kapasitas baterai, hingga konfigurasi kamera.
Kehadiran Razr 70 Ultra memperkuat posisi Motorola di pasar ponsel lipat premium. Perangkat ini diposisikan sebagai varian paling tinggi di lini Razr 70, sehingga detail yang terungkap lewat TENAA menjadi sorotan bagi calon pengguna yang menunggu foldable dengan paket spesifikasi lebih serius.
Layar utama besar, cover screen ikut diperluas
Motorola Razr 70 Ultra membawa layar utama OLED lipat 6,9 inci dengan resolusi 1224 x 2992 piksel. Di bagian luar, ponsel ini juga menyediakan cover screen OLED 4 inci dengan resolusi 1080 x 1272 piksel.
Kombinasi dua layar ini memberi fleksibilitas tinggi dalam penggunaan harian. Aktivitas cepat seperti melihat notifikasi, membalas pesan singkat, atau memantau informasi penting bisa dilakukan dari layar luar tanpa harus selalu membuka perangkat.
Snapdragon 8 Elite jadi andalan performa
TENAA memang hanya menampilkan rentang clock CPU di 3,53–4,32GHz, tetapi perangkat ini diyakini memakai Snapdragon 8 Elite dari Qualcomm. Jika dugaan itu tepat, Razr 70 Ultra akan masuk ke kelas flagship yang menyasar pengguna dengan kebutuhan performa tinggi.
Motorola juga menyiapkan banyak opsi memori untuk pasar Tiongkok. Pilihannya disebut mulai dari RAM 8GB hingga 16GB, dengan penyimpanan internal dari 128GB sampai 1TB.
Baterai dual-cell dan dukungan pengisian cepat
Di sektor daya, Motorola Razr 70 Ultra memakai baterai dual-cell dengan kapasitas 1125mAh dan 3415mAh. Total kapasitasnya mencapai 4.540mAh, sementara kapasitas tipikalnya diperkirakan sekitar 4.700mAh.
Sertifikasi 3C di Tiongkok sebelumnya juga mengindikasikan dukungan fast charging 68W. Dengan kombinasi ini, Motorola tampaknya berusaha menyeimbangkan desain lipat yang ramping dengan kebutuhan daya yang tetap kompetitif di kelas premium.
Kamera 50MP ganda untuk depan dan belakang
Sektor kamera menjadi salah satu poin menarik dari perangkat ini. Razr 70 Ultra disebut membawa kamera depan 50MP dan dua kamera belakang 50MP, sehingga pendekatan fotografi yang ditawarkan terlihat agresif untuk sebuah ponsel lipat.
Spesifikasi tersebut menunjukkan Motorola ingin memberi perhatian besar pada kualitas foto, baik untuk pemakaian selfie maupun kamera utama. Di segmen foldable, konfigurasi kamera seperti ini menjadi nilai jual penting karena banyak perangkat sejenis masih mengandalkan sensor yang lebih sederhana.
Desain tipis dan sensor sidik jari samping
Secara fisik, Razr 70 Ultra memiliki dimensi 171 x 73,9 x 7,2 mm dengan bobot sekitar 199 gram. Ukuran ini menunjukkan bahwa Motorola tetap mempertahankan karakter ponsel lipat yang ringkas dan mudah dibawa.
Untuk keamanan, perangkat ini memakai sensor sidik jari yang terintegrasi di sisi bodi. Pendekatan ini masih umum dipakai pada ponsel lipat karena praktis dan tidak mengganggu desain layar fleksibel.
Ada kemungkinan versi global berbeda
Laporan yang beredar juga menyebut versi global Razr 70 Ultra bisa membawa perbedaan tertentu dibanding model Tiongkok. Salah satu yang disorot adalah kemungkinan ketebalan mencapai 7,8 mm dan kapasitas baterai yang bisa meningkat hingga 5.000mAh.
Namun, informasi tersebut belum mendapat konfirmasi resmi dari Motorola. Karena itu, detail versi global masih perlu menunggu pengumuman perusahaan sebelum bisa dianggap pasti.
Dengan lolosnya sertifikasi TENAA, Razr 70 Ultra kini tampak semakin siap menuju peluncuran resmi. Informasi yang sudah terbuka menunjukkan Motorola menargetkan ponsel lipat ini sebagai kompetitor kuat di pasar premium, terutama lewat layar besar, Snapdragon 8 Elite, baterai dual-cell, dan kamera 50MP ganda.
