Apple dilaporkan sedang menyiapkan strategi baru untuk lini iPhone 18 dengan memangkas sejumlah spesifikasi teknis pada model standar. Langkah ini dikabarkan ditempuh agar biaya produksi bisa ditekan dan harga jual tetap menarik bagi konsumen.
Informasi tersebut muncul dari laporan Macrumors yang mengutip pembocor teknologi Fixed Focus Digital di Cina. Penyesuaian ini disebut sebagai respons atas lonjakan harga perangkat keras global, termasuk kenaikan harga chip LPDDR DRAM dari Samsung yang mencapai 80 persen.
Tekanan biaya mendorong perubahan strategi
Apple tampaknya ingin menjaga daya saing harga di tengah biaya manufaktur yang terus naik. Karena itu, model iPhone 18 reguler diperkirakan akan dibuat lebih dekat dengan iPhone 18e dari sisi spesifikasi.
Laporan GSM Arena menyebut, fokus efisiensi ini menyasar komponen inti perangkat. Di antaranya adalah proses manufaktur chipset, spesifikasi chip, dan memori yang semuanya disebut akan diturunkan dibanding generasi sebelumnya.
“iPhone 18 tampaknya akan memiliki proses manufaktur chipset yang diturunkan, spesifikasi chip yang diturunkan, dan memori yang diturunkan,” bunyi laporan itu.
Spesifikasi yang disebut akan ikut dipangkas
Penurunan spesifikasi tidak hanya terjadi pada komponen internal, tetapi juga diperkirakan menyentuh sektor visual. Panel layar iPhone 18 disebut tidak akan setajam iPhone 17 yang sudah dibekali ProMotion dan tingkat kecerahan 3.000 nits.
Selain itu, chipset seri A yang dipakai pada model standar kemungkinan hanya memiliki GPU empat inti. Konfigurasi itu berbeda dari seri sebelumnya yang mengusung standar GPU lima inti.
Perbedaan ini menunjukkan bahwa Apple sedang menyusun jarak yang lebih tipis antara iPhone 18 standar dan iPhone 18e. Laporan itu bahkan menegaskan bahwa dengan pemisahan tersebut, model standar akan lebih dekat ke lini iPhone e dibanding sebelumnya.
Pengujian dan jadwal peluncuran dibagi dua gelombang
Di sisi produksi, Apple disebut akan memulai tahap Engineering Validation Testing atau EVT untuk iPhone 18 dan iPhone 18e pada Juni 2026. Tahap ini menjadi bagian penting sebelum perangkat masuk ke produksi massal.
Strategi rilisnya juga tidak dibuat serentak untuk seluruh lini. Model premium seperti iPhone 18 Pro, Pro Max, dan iPhone Ultra disebut akan hadir lebih dulu pada musim gugur 2026.
Sementara itu, iPhone 18 standar dan iPhone 18e diprediksi baru menyusul pada musim semi 2027. Pola peluncuran yang dipisah ini memperlihatkan bahwa Apple tampaknya ingin memberi ruang lebih besar bagi model premium di awal, sambil menyesuaikan posisi model reguler agar tetap kompetitif dari sisi harga.
Fokus Apple tetap pada efisiensi dan pasar massal
Jika laporan tersebut akurat, Apple sedang mengarah pada pendekatan yang lebih hemat biaya untuk model non-pro. Langkah ini bisa membuat iPhone 18 standar lebih mudah dijangkau, meski dengan konsekuensi berupa revisi pada sejumlah spesifikasi penting.
Di tengah kenaikan harga komponen global, pilihan itu menjadi salah satu cara Apple menjaga margin sekaligus mempertahankan minat pasar pada lini iPhone entry hingga menengah. Model iPhone 18 pun berpotensi menjadi perangkat yang lebih sederhana dibanding pendahulunya, namun tetap diposisikan sebagai opsi utama bagi konsumen yang mencari iPhone baru dengan harga lebih kompetitif.







