Samsung Bongkar Tembok Galaxy dan Windows, Kini PC Non-Samsung Ikut Terhubung Mulus

Samsung memperluas fungsi lintas perangkat antara ponsel Galaxy dan PC Windows 11. Perubahan ini menghapus batas besar yang sebelumnya membuat fitur tersebut hanya tersedia di laptop Galaxy Book.

Lewat aplikasi Galaxy Connect, pengguna ponsel Samsung Galaxy kini bisa menghubungkan perangkat ke lebih banyak komputer Windows 11 non-Samsung. Artinya, integrasi yang dulu eksklusif untuk perangkat buatan Samsung kini mulai terbuka untuk merek lain.

Galaxy Connect tidak lagi eksklusif untuk Galaxy Book

Berdasarkan informasi yang muncul di forum komunitas Samsung, versi terbaru Galaxy Connect memperluas kompatibilitas ke laptop dan PC Windows 11 non-Samsung. Langkah ini membuat pengguna perangkat Galaxy tidak lagi harus memakai Galaxy Book untuk mengakses fitur lanjutan tersebut.

Versi aplikasi yang disebut dalam informasi itu adalah 2.1.6.0. Dengan versi ini, aplikasi dapat berjalan di PC Windows 11 dari merek lain seperti Lenovo, Asus, Dell, dan perangkat sejenis.

Perubahan ini penting karena sebelumnya hanya sebagian kecil pengguna ponsel Galaxy yang bisa menikmati pengalaman lintas perangkat tersebut. Keterbatasan itu muncul karena akses aplikasi dibatasi pada lini laptop Galaxy Book milik Samsung sendiri.

Fitur yang dibawa ke lebih banyak PC

Galaxy Connect dirancang untuk membuat ponsel dan komputer bekerja lebih mulus dalam satu alur. Aplikasi ini menghadirkan sejumlah fitur kesinambungan yang selama ini menjadi nilai tambah ekosistem perangkat.

Fitur yang tersedia mencakup salin-tempel antarperangkat. Pengguna juga bisa mengakses penyimpanan ponsel dari PC, melanjutkan aktivitas di perangkat lain seperti sinkronisasi halaman web, serta memakai ponsel sebagai layar kedua.

Kehadiran fungsi-fungsi ini memberi manfaat praktis untuk pekerjaan harian. Pengguna tidak perlu lagi berpindah cara secara manual saat mengirim teks, membuka file dari ponsel, atau meneruskan aktivitas dari satu layar ke layar lain.

Dalam konteks penggunaan sehari-hari, fitur seperti ini sering dianggap penting karena menghemat langkah. Samsung juga terlihat ingin membuat pengalaman Galaxy di Windows terasa lebih menyatu, bukan sekadar koneksi dasar antara ponsel dan komputer.

Syarat perangkat yang didukung

Meski aksesnya kini lebih luas, kompatibilitas Galaxy Connect belum benar-benar universal. Samsung masih membatasi dukungan pada perangkat Windows 11 berbasis x64 yang memakai prosesor Intel atau AMD.

Artinya, PC berbasis ARM belum didukung. Perangkat yang menggunakan chip seperti Snapdragon X tidak bisa memakai aplikasi ini menurut informasi dari referensi tersebut.

Batasan ini menjadi hal yang perlu diperhatikan sebelum pengguna mencoba memasang aplikasi. Perluasan dukungan memang membuka pintu ke lebih banyak merek PC, tetapi belum mencakup semua arsitektur perangkat yang kini beredar di pasar.

Bagi pengguna dengan laptop atau desktop Windows 11 berbasis Intel dan AMD, prosesnya disebut bisa dilakukan langsung lewat Microsoft Store. Syarat penting lainnya, pengguna harus masuk menggunakan akun Samsung yang sama dengan akun di ponsel Galaxy.

Mengapa perubahan ini penting

Keputusan Samsung membuka Galaxy Connect ke PC non-Samsung mengubah pendekatan ekosistem yang sebelumnya lebih tertutup. Ini mengurangi hambatan utama bagi pengguna Galaxy yang memakai laptop dari merek lain.

Selama ini, banyak pengguna ponsel Android tidak selalu memakai laptop dari produsen yang sama. Dengan dukungan ke Windows 11 yang lebih luas, fitur kesinambungan Samsung berpeluang menjangkau basis pengguna yang jauh lebih besar.

Perubahan tersebut juga memperjelas arah Samsung dalam memperkuat pengalaman lintas perangkat. Integrasi seperti ini kerap menjadi daya tarik utama di ekosistem perangkat premium karena mempermudah perpindahan aktivitas tanpa banyak pengaturan tambahan.

Dari sisi pengguna, manfaat paling terasa adalah fleksibilitas. Ponsel Galaxy kini tidak harus dipasangkan dengan Galaxy Book untuk menghadirkan pengalaman kerja yang lebih terhubung di Windows.

Langkah ini juga menempatkan Samsung dalam posisi yang lebih kompetitif untuk urusan ekosistem perangkat. Ketika koneksi ponsel dan PC menjadi semakin penting, perluasan dukungan seperti ini bisa menjadi nilai tambah bagi pemilik perangkat Galaxy yang tidak ingin terikat pada satu merek laptop saja.

Samsung belum membuka dukungan untuk semua jenis PC, tetapi perubahan ini tetap signifikan. Bagi pengguna Galaxy dengan komputer Windows 11 berbasis Intel atau AMD, Galaxy Connect kini menjadi jembatan baru untuk fitur seperti copy-paste lintas perangkat, akses file ponsel, sinkronisasi aktivitas, dan penggunaan ponsel sebagai layar kedua tanpa harus membeli Galaxy Book.

Source: www.androidcentral.com

Terkait