TCL menyiapkan peluncuran A400 Pro NXTVISION TV untuk pasar Eropa setelah lebih dulu memperkenalkannya di China. Model ini masuk ke kategori TV lifestyle yang tidak hanya menonjolkan kualitas gambar, tetapi juga aspek desain untuk menyatu dengan interior rumah.
Di Eropa, lini ini akan hadir dalam beberapa ukuran layar, mulai dari 55 inci hingga 98 inci. Khusus di Inggris, TCL juga mengonfirmasi varian 43 inci dengan harga awal £599, sementara model 55 inci, 65 inci, dan 75 inci masing-masing dibanderol £899, £1,099, dan £1,399.
Fokus pada desain dan tampilan premium
A400 Pro NXTVISION membawa pendekatan desain yang mirip dengan TV dekoratif modern. TCL memakai bingkai bertekstur light walnut yang dibuat dengan proses pembengkokan satu bagian agar sambungan tidak terlihat dan tampil lebih rapi.
Lapisan layarnya menggunakan matte canvas finish yang dirancang untuk mengurangi pantulan cahaya. Efek visualnya dibuat lebih menyerupai lukisan dibanding panel TV konvensional, sehingga produk ini diarahkan untuk pengguna yang ingin layar tetap terlihat estetis saat tidak dipakai menonton.
TCL juga menjaga bodi TV tetap tipis di semua ukuran. Ketebalan model hingga 75 inci tercatat 3,99 cm, sedangkan versi 85 inci dan 98 inci sedikit lebih tebal, masing-masing 4,15 cm dan 4,45 cm.
Panel 4K QD-Mini LED dengan refresh rate tinggi
Dari sisi layar, A400 Pro mengusung panel QD Mini LED dengan local dimming dan kontrol kecerahan tinggi. TCL menyebut TV ini memakai material Quantum Dot Pro dengan cakupan warna 157 persen BT.709.
Perusahaan juga mengklaim nilai Delta E di bawah 0,99. Angka ini umumnya dipakai untuk menunjukkan tingkat akurasi warna yang tinggi, sehingga reproduksi warna diharapkan lebih presisi.
Resolusinya sudah 4K dengan refresh rate native 144Hz. Saat mode DLG diaktifkan, panel ini dapat mencapai hingga 288Hz untuk kebutuhan visual yang lebih responsif.
Fitur tersebut membuat A400 Pro tidak hanya ditujukan untuk penikmat film atau konten seni. TCL juga membekalinya dengan VRR, ALLM, dan AMD FreeSync Premium Pro, yang biasanya dicari pengguna konsol dan gamer PC untuk mengurangi tearing serta menekan latensi.
Pengolahan gambar ditangani oleh mesin TCL TSR AI. Sistem ini bekerja untuk mendeteksi adegan, mengatur backlight, dan menyesuaikan gerakan gambar agar tayangan terlihat lebih stabil.
Art Mode jadi bagian utama pengalaman penggunaan
Salah satu fitur inti pada TV ini adalah Art Mode. TCL menyediakan akses ke lebih dari 100 karya seni dari museum yang bisa ditampilkan di layar, baik sebagai gambar diam maupun dengan efek gerak halus.
TCL juga menambahkan alat berbasis AI untuk membuat karya seni kustom. Pengguna dapat memilih gaya visual dan memasukkan prompt agar TV menampilkan gambar yang lebih personal saat sedang tidak dipakai untuk menonton.
Pendekatan ini mempertegas posisi A400 Pro sebagai perangkat hiburan sekaligus elemen dekorasi. Dengan layar matte dan desain bingkai bergaya kayu terang, fungsi Art Mode menjadi nilai pembeda utama dibanding TV standar.
Audio, konektivitas, dan konfigurasi memori
Untuk audio, TCL memakai sistem speaker Onkyo Hi-Fi dengan susunan side-firing. Desain ini disebut tetap optimal meski TV dipasang dekat ke dinding.
Dukungan suaranya mencakup Dolby Atmos dan DTS:X. Kombinasi ini ditujukan untuk menghadirkan efek audio yang lebih luas dan imersif saat menonton film, serial, atau bermain gim.
Di sektor konektivitas, A400 Pro menyediakan empat port HDMI 2.1, USB 3.0, dan Wi-Fi 6. TV ini juga mendukung protokol NAS seperti FTP, SMB, dan NFS, yang berguna bagi pengguna yang menyimpan konten di jaringan lokal.
Sebagian besar model dibekali RAM 4GB dan penyimpanan internal 64GB. Konfigurasi ini memberi ruang lebih lega untuk aplikasi, media, dan fitur sistem bawaan.
Hingga kini, TCL belum mengumumkan kapan penjualan A400 Pro NXTVISION TV dimulai di Eropa. Perusahaan juga belum memastikan negara Eropa lain yang akan lebih dulu menerima TV ini di luar konfirmasi peluncuran untuk pasar Inggris.
Source: www.gizmochina.com






