Google Pixel 10a dan Pixel 9a hadir dengan selisih yang sangat tipis. Bagi pembeli yang mencari ponsel Pixel versi lebih terjangkau, perbandingan keduanya pada dasarnya mengerucut pada pertanyaan sederhana: apakah peningkatan kecil di Pixel 10a layak dibayar lebih mahal.
Berdasarkan pengujian dan spesifikasi yang dibandingkan dalam artikel referensi, Pixel 10a memang unggul di beberapa titik. Namun, Pixel 9a tetap menawarkan pengalaman yang nyaris sama dengan harga yang disebut lebih murah $100.
Desain dan layar nyaris identik
Secara fisik, kedua ponsel ini sangat mirip. Pixel 10a memiliki dimensi 153,9 x 73,0 x 9,0 mm dengan bobot 183 gram, sementara Pixel 9a berukuran 154,7 x 73,3 x 8,9 mm dan berbobot 186 gram.
Perbedaan ukuran itu sangat kecil dalam penggunaan harian. Artikel referensi juga menilai rasa di tangan keduanya praktis sama, sehingga sulit membedakan keduanya hanya dari bentuk.
Ada satu perubahan kecil yang cukup jelas di bagian belakang. Pixel 10a dibuat sedikit lebih tebal sehingga tonjolan kamera kecil yang ada pada Pixel 9a dihilangkan, membuat panel belakangnya rata.
Pada layar, spesifikasi keduanya sama. Keduanya memakai panel P-OLED 6,3 inci, refresh rate 120Hz, resolusi 1080 x 2424 piksel, dan kerapatan 422 ppi.
Perbedaan utama ada pada tingkat kecerahan. Pixel 10a tercatat mencapai 2169 nits, sedangkan Pixel 9a berada di 1930 nits, meski sumber menyebut selisih ini relatif kecil dan sulit terasa signifikan di pemakaian biasa.
Peningkatan yang lebih penting justru ada pada pelindung kaca. Pixel 10a memakai Corning Gorilla Glass 7i di depan dan belakang, sedangkan Pixel 9a masih menggunakan Gorilla Glass 3, yang berarti model baru seharusnya lebih tahan terhadap goresan dan benturan.
Baterai sama, hasilnya berbeda
Kedua perangkat membawa baterai 5100mAh. Di atas kertas, kapasitas yang sama ini seharusnya menghasilkan daya tahan yang mirip.
Namun hasil pengujian menunjukkan Pixel 10a justru memberi masa pakai baterai yang lebih baik. Artikel referensi menyebut hal ini kemungkinan dipengaruhi modem baru dan kemungkinan penyempurnaan perangkat lunak, meski Pixel 9a tidak diuji ulang dengan software terbaru untuk perbandingan ini.
Untuk pengisian daya, Pixel 10a juga sedikit lebih unggul. Model ini mendukung pengisian kabel hingga 30W dan nirkabel 10W, sedangkan Pixel 9a mendukung 23W dan 7,5W.
Dalam uji isi daya, Pixel 10a mencapai 28 persen dalam 15 menit dan 55 persen dalam 30 menit, lalu penuh dalam 90 menit. Pixel 9a mencatat 25 persen dalam 15 menit, 47 persen dalam 30 menit, dan penuh dalam 101 menit.
Meski demikian, sumber menilai keduanya tetap tergolong lambat dibanding banyak ponsel Android lain di pasar. Jadi, peningkatan pada Pixel 10a bersifat nyata tetapi tidak dramatis.
Performa praktis sama
Salah satu alasan utama perbedaan keduanya terasa tipis adalah chipset yang dipakai sama. Pixel 10a dan Pixel 9a sama-sama menggunakan Google Tensor G4 berbasis proses 4 nm, dengan konfigurasi dasar 128GB dan RAM 8GB.
Skor benchmark keduanya juga hampir sama. Pixel 10a mencatat AnTuTu 10 sebesar 1.269.880, Geekbench 6 sebesar 4.545, dan 3D Mark Wild Life 2.683, sementara Pixel 9a memperoleh 1.254.417, 4.527, dan 2.630.
Data itu menunjukkan tidak ada lonjakan performa yang berarti. Artikel referensi bahkan menilai selisih hasil benchmark lebih mungkin berasal dari variasi pengujian dan versi software, bukan peningkatan kemampuan nyata.
Dalam pemakaian umum, keduanya tidak disebut lambat atau tidak layak pakai. Namun, sumber juga menyoroti bahwa performa seri ini sudah kalah menonjol dibanding sejumlah ponsel yang lebih murah.
Kamera hampir tak bisa dibedakan
Di sektor kamera, kemiripannya semakin kuat. Pixel 10a dan Pixel 9a sama-sama membawa kamera utama 48MP, ultra-wide 13MP, dan kamera depan 13MP.
Pixel 10a memang mendapat tambahan fitur perangkat lunak seperti Camera Coach, Auto Best Take, dan kemampuan menyimpan gambar dalam ruang warna Display P3. Akan tetapi, sumber menyebut tambahan ini tidak memberi dampak besar pada hasil akhir.
Kualitas foto dari kedua ponsel juga dinilai fungsional identik. Kamera utama menghasilkan warna dan white balance yang umumnya akurat, detail yang cukup baik, serta dynamic range yang bagus.
Mode 2x digital zoom dinilai cukup baik di kedua perangkat. Kamera ultra-wide pada keduanya masih usable, tetapi hasilnya tidak terlalu mengesankan.
Speaker dan nilai beli
Untuk audio, keduanya memakai stereo speaker. Pixel 10a disebut punya tuning yang lebih seimbang dan bass yang lebih kaya, sedangkan Pixel 9a terdengar sedikit lebih jernih dan lebih kencang.
Dalam perbandingan langsung, sumber menilai Pixel 10a terdengar lebih baik secara keseluruhan. Meski begitu, ini tetap masuk kategori peningkatan kecil, bukan lompatan besar.
Jika dilihat ketat dari sisi spesifikasi dan hasil uji, Pixel 10a memang lebih baik. Keunggulannya meliputi kaca yang lebih kuat, baterai lebih awet, pengisian sedikit lebih cepat, speaker yang lebih baik, serta layar yang sedikit lebih terang.
Namun nilai tambah itu harus ditimbang dengan selisih harga $100. Karena pengalaman inti, performa, dan kamera keduanya sangat dekat, Pixel 9a tampil sebagai pilihan yang lebih masuk akal bagi pembeli yang ingin mendapat ponsel yang pada dasarnya hampir sama tanpa membayar ekstra terlalu besar.
Source: www.gsmarena.com






