Samsung Galaxy Buds4 Pro tampil sebagai TWS premium yang paling lengkap di lini Galaxy Buds saat ini. Produk ini membawa peningkatan nyata pada desain, kualitas suara, peredam bising aktif, dan kenyamanan dibanding generasi sebelumnya.
Namun, nilai terbaiknya tetap sangat bergantung pada ekosistem Samsung. Untuk pengguna ponsel Galaxy, terutama model kelas atas yang kompatibel, fitur Buds4 Pro terasa lebih maksimal dibanding saat dipakai di perangkat non-Samsung.
Desain lebih matang dan lebih praktis
Perubahan paling terasa ada pada rancangan fisik earbud dan casing. Jika Galaxy Buds3 Pro sempat menuai respons beragam karena bentuk stem segitiga dan lampu bergaya agresif, Galaxy Buds4 Pro hadir dengan tampilan yang lebih sederhana dan lebih mudah diterima banyak pengguna.
Stem masih dipertahankan, tetapi sisi bodinya kini datar dengan aksen seperti brushed metal. Warna yang tersedia adalah Black, White, dan Pink Gold, dengan varian terakhir disebut eksklusif untuk Samsung.com.
Casing pengisian kembali ke bentuk kotak yang lebih akrab seperti generasi lama. Ukurannya memang sedikit lebih besar dari Buds2 Pro, tetapi dinilai lebih ramah saku dibanding casing Buds3 Pro.
Berikut ukuran resmi casing:
- Buds2 Pro: 27,8 x 50,0 x 50,2 mm, berat 43,4 g
- Buds3 Pro: 48,7 x 58,9 x 24,4 mm, berat 46,5 g
- Buds4 Pro: 28,3 x 51,0 x 51,0 mm, berat 44,3 g
Samsung juga kembali memakai desain earbud yang diletakkan rata di dalam casing. Pendekatan ini membuat bud lebih mudah diambil dan dikembalikan, serta mengurangi risiko salah menaruh kiri dan kanan.
Tutup casing transparan tetap dipertahankan. Detail ini bukan hanya estetis, tetapi juga memudahkan pengguna memastikan kedua earbud sudah ada di dalam casing tanpa harus membukanya.
Nyaman dipakai lama
Dari sisi kenyamanan, Galaxy Buds4 Pro dinilai stabil di telinga tanpa memberi tekanan berlebih. Earbud ini juga terasa alami untuk penggunaan panjang, termasuk bagi pengguna yang sebelumnya terbiasa dengan desain tanpa stem.
Paket penjualannya tergolong minimalis. Di dalam kotak hanya ada earbud, dua pasang eartip tambahan ukuran S dan L, serta panduan singkat, tanpa kabel pengisian.
Kontrol lebih fleksibel
Samsung menyediakan kontrol pinch dan swipe pada stem. Satu pinch untuk play atau pause, dua pinch untuk lagu berikutnya, tiga pinch untuk lagu sebelumnya, dan gerakan usap ke atas atau bawah untuk volume.
Fitur pinch-and-hold bisa diatur terpisah pada sisi kiri dan kanan. Opsi fungsinya mencakup pemanggilan asisten suara AI, mengaktifkan mode Interpreter, atau mengganti mode noise cancellation.
Ada pula gestur kepala untuk panggilan masuk. Pengguna dapat mengangguk untuk menerima panggilan atau menggeleng untuk menolaknya.
Kualitas panggilan dan koneksi
Untuk panggilan suara, Galaxy Buds4 Pro mendukung Super Wide Band Speech hingga bandwidth 16 kHz. Fitur ini membutuhkan ponsel Samsung Galaxy tertentu, terutama model S dan Z generasi baru yang kompatibel.
Meski tanpa fitur itu aktif, kualitas panggilan tetap dilaporkan sangat baik saat diuji dengan Galaxy S23. Hasilnya disebut lebih baik dari Buds3 Pro dan jauh melampaui Buds2 Pro, antara lain karena tambahan mikrofon di bagian bawah stem yang membantu menangkap suara lebih jelas.
Dari sisi konektivitas, Buds4 Pro memakai Bluetooth 6.1. Codec yang tersedia meliputi Samsung Seamless Codec, SBC, AAC, dan LC3.
Batasannya cukup jelas untuk pengguna di luar ekosistem Samsung. SSC hanya bisa dipakai di ponsel Galaxy, sementara codec berkualitas tinggi non-proprietary yang tersedia hanya LC3.
Suara kuat, ANC lebih efektif
Samsung tetap memakai konfigurasi speaker 2 arah, terdiri dari woofer dan tweeter. Tahun ini, woofer disebut 20 persen lebih besar, dan efeknya terasa pada karakter suara yang lebih bertenaga di bass namun tetap menjaga frekuensi tinggi agar tidak tenggelam.
Hasil akhirnya bukan tuning yang datar sepenuhnya, melainkan suara yang lebih hidup dan seimbang untuk konsumsi umum. Aplikasi Galaxy Buds juga menyediakan equalizer 9-band dan enam preset untuk penyesuaian lebih lanjut.
Active Noise Cancellation menjadi salah satu kekuatan utama model ini. Samsung menyediakan lima tingkat pengaturan ANC di aplikasi, dan pada level maksimum performanya dinilai bagus untuk meredam percakapan sekitar serta cukup efektif mengurangi suara ban dan mesin saat di perjalanan.
Mode Ambient dan Adaptive juga tersedia. Mode Ambient terasa natural di luar ruangan, sedangkan Adaptive akan menyesuaikan kekuatan peredaman secara otomatis antara transparansi dan ANC penuh.
Fitur tambahan seperti deteksi suara manusia dan sirene juga disertakan. Saat sistem mendeteksi orang berbicara atau bunyi darurat, mode Ambient bisa aktif otomatis agar pengguna tetap sadar lingkungan.
Baterai dan fitur yang perlu dicermati
Setiap earbud dibekali baterai 61 mAh, sementara casing membawa baterai 530 mAh. Klaim resmi Samsung menyebut daya tahan hingga 6 jam pemutaran dengan ANC aktif dan total hingga 26 jam bersama casing.
Dalam pengujian, earbud bertahan sekitar 6 jam dengan ANC maksimal sebelum daya turun di bawah 10 persen. Saat noise cancellation dimatikan, waktu pakai mencapai sekitar 8,5 jam.
Meski begitu, daya tahan ini masih tergolong rata-rata di kelas premium. Kekurangan lain ada pada fitur yang dibatasi untuk perangkat Samsung, termasuk implementasi multi-point yang hanya berjalan antara ponsel Samsung dan laptop Samsung, serta akses tertentu untuk 360 Audio.
Galaxy Buds4 Pro dijual dengan harga $250 / £220 / €250 / ₹23,000. Dengan kualitas suara yang kuat, ANC yang lebih baik, desain yang lebih matang, dan kenyamanan tinggi, model ini terlihat sangat menarik untuk pengguna Galaxy, tetapi pertimbangannya menjadi lebih kompleks bagi pengguna ponsel non-Samsung karena keterbatasan codec dan sebagian fitur unggulan yang tidak sepenuhnya terbuka.
Source: www.gsmarena.com






