Vivo Ogah Pakai Angka 4, Seri X500 Muncul Dengan Bocoran Layar Flagship Mungil

Author: Qoo Media

Vivo disebut sedang menyiapkan langkah yang cukup tidak biasa untuk lini flagship berikutnya. Alih-alih melanjutkan penamaan ke X400, perusahaan asal China itu kabarnya langsung melompat ke seri Vivo X500.

Bocoran ini langsung menarik perhatian karena keputusan tersebut berkaitan dengan kepercayaan sebagian perusahaan terhadap angka 4. Angka itu kerap dihindari di sejumlah budaya dan dianggap membawa kesan kurang baik, sehingga langkah Vivo dinilai bukan hal yang sepenuhnya mengejutkan.

Bocoran dari pembocor populer

Informasi soal Vivo X500 pertama kali beredar melalui leaker Digital Chat Station atau DCS. Melalui unggahan di Weibo, DCS membagikan detail awal mengenai arah desain dan ukuran layar yang kemungkinan dipakai pada keluarga baru Vivo itu.

Mengutip unggahan tersebut yang diteruskan GSM Arena, salah satu model Vivo X500 akan membawa layar OLED LTPO datar berukuran 6,37 inci. Panel ini juga disebut memakai resolusi 1,5K, sehingga tetap menjanjikan ketajaman visual dalam bodi yang lebih ringkas.

Kehadiran varian berukuran kecil ini terdengar relevan bagi pengguna yang menginginkan ponsel flagship yang nyaman di tangan. Di tengah tren layar premium yang makin besar, opsi seperti ini bisa menjadi pembeda penting di pasar.

Pilihan layar yang lebih luas

Selain model yang lebih compact, Vivo juga dikabarkan menyiapkan varian lain dengan layar yang jauh lebih besar. Model tersebut disebut menggunakan panel OLED LTPO datar 6,83 inci dengan resolusi 2K.

Dengan ukuran tersebut, varian ini kemungkinan menyasar pengguna yang memprioritaskan konsumsi konten, bermain gim, atau kebutuhan visual yang lebih lega. Sejumlah pihak menduga model ini akan menjadi Vivo X500 Pro atau berada di tingkat yang lebih tinggi.

DCS juga menyebut ada model ketiga yang masih berada dalam pengembangan internal. Ponsel ini dikabarkan memakai layar LTPS OLED datar 6,59 inci dengan resolusi 1,5K, meski belum jelas apakah perangkat itu benar-benar akan dijual ke pasar atau hanya sebatas prototipe.

Segmentasi yang lebih jelas

Jika rincian ini tepat, Vivo tampaknya ingin membuat pembagian produk yang lebih tegas di seri X500. Model 6,37 inci berpotensi menjadi opsi bagi pengguna yang mengutamakan kenyamanan penggunaan satu tangan dan desain yang praktis.

Sebaliknya, model 6,83 inci tampak diarahkan untuk pengguna yang menginginkan pengalaman multimedia maksimal. Layar besar bisa memberi ruang lebih luas saat menonton video, bermain gim berat, hingga mengedit foto.

Strategi semacam ini juga kerap dipakai vendor besar untuk menjangkau lebih banyak segmen tanpa mengorbankan identitas flagship. Dengan begitu, seri X500 bisa tampil lebih fleksibel di pasar premium.

Jejak flagship Vivo yang makin agresif

Sambil menunggu kehadiran seri X500, Vivo baru saja memperlihatkan kemampuan teknologinya lewat Vivo X300 Ultra. Ponsel ini resmi diperkenalkan di China dan langsung mencuri perhatian berkat kombinasi kamera Zeiss 200MP dan chipset Snapdragon 8 Elite Gen 5.

Vivo X300 Ultra juga mengusung pendekatan desain yang sangat menonjolkan identitas fotografi. Modul kameranya dibuat menyerupai lensa pancake, lalu dipadukan dengan tekstur bodi bergerigi dan trim perak yang memberi kesan mewah.

Di sektor kamera, perangkat ini dibekali kamera ultra-wide 14mm 50MP dengan sensor Sony LYTIA 818, kamera utama 35mm 200MP berbasis sensor Sony LYTIA 901, serta kamera telefoto 85mm 200MP dengan sensor Samsung HP0. Ketiganya sudah didukung OIS, sementara dua modul telekonverter eksternal hasil kerja sama dengan Zeiss turut disiapkan.

Untuk performa, Vivo X300 Ultra menawarkan RAM LPDDR5X hingga 16GB dan penyimpanan UFS 4.1 sampai 1TB. Daya tahan perangkat ini juga dibuat serius lewat baterai 6600mAh, pengisian kabel 90W, dan wireless charging 40W.

Belum ada keterangan resmi dari Vivo soal jadwal peluncuran X500 maupun harga yang akan dipasang. Namun, bila mengikuti pola sebelumnya, seri flagship terbaru Vivo biasanya lebih dulu hadir di China sebelum masuk ke pasar internasional, termasuk Indonesia.

Terbaru