Memasuki awal 2026, memilih smartphone tidak lagi sekadar melihat nama besar merek atau reputasi model lama. Pasar Android dan iPhone bergerak cepat, sehingga perangkat yang sempat menarik beberapa bulan lalu kini bisa kalah relevan karena penerus atau pesaingnya menawarkan nilai yang lebih baik.
Artikel referensi menyoroti bahwa hampir sulit menemukan ponsel yang benar-benar buruk di pasar saat ini. Namun, ada sejumlah model yang dinilai kurang layak dibeli sekarang karena performa, fitur, atau posisinya sudah tertinggal dibanding opsi yang lebih baru.
Daftar smartphone yang sebaiknya dihindari
- Samsung Galaxy S25 series
- OnePlus 15
- Samsung Galaxy A56
- Google Pixel 9a
- iPhone 16
Samsung Galaxy S25 series
Seri Galaxy S25 sempat termasuk flagship Android terbaik hingga akhir 2025. Samsung juga dikenal menghadirkan fitur kelas atas yang biasanya masih kuat dipakai setidaknya beberapa tahun setelah rilis.
Namun, posisi seri ini berubah setelah kehadiran Galaxy S26 series. Menurut artikel referensi, lini baru itu membawa chipset yang lebih baik, yakni Exynos 2600 atau Snapdragon 8 Elite Gen 5, peningkatan AI, dan kapasitas baterai yang sedikit lebih besar.
Fakta itu membuat Galaxy S25 series tidak lagi terlihat menarik untuk dibeli pada awal 2026. Bukan karena perangkatnya buruk, tetapi karena pembeli di kelas flagship kini punya alternatif yang lebih mutakhir dalam ekosistem yang sama.
Google Pixel 9a
Pixel 9a disebut pernah menjadi smartphone Android yang sangat baik hingga 2025. Perangkat ini punya build yang kokoh, rasa premium saat digenggam, kamera yang bagus, dan performa yang memadai.
Masalahnya, daya tarik itu menurun setelah Pixel 10a hadir. Artikel referensi menilai penggantinya memang tidak membawa lonjakan besar, tetapi statusnya sebagai model yang lebih baru tetap membuat Pixel 9a menjadi pilihan yang kurang menggoda.
Aspek pengisian daya juga menjadi sorotan. Pixel 9a hanya menawarkan charging 23W, yang dalam konteks pasar saat ini dianggap lambat dan mulai tertinggal.
OnePlus 15
OnePlus datang ke 2026 dengan ekspektasi tinggi dari komunitas Android. Harapan itu muncul karena beberapa tahun terakhir merek ini dinilai berhasil menghadirkan smartphone mid-range dan premium yang kuat.
Meski membawa baterai 7300 mAh dan dukungan fast charging, OnePlus 15 justru dianggap mengecewakan. Artikel referensi mencatat adanya masalah overheating yang mengganggu pengalaman penggunaan.
Bukan itu saja, ciri khas alert slider yang selama ini identik dengan OnePlus juga dihapus. Langkah ini disebut tidak diterima dengan baik oleh para penggemar.
Sektor kamera pun belum sepenuhnya meyakinkan. Fitur “DetailMax Engine” diklaim meningkatkan kemampuan kamera, tetapi dalam referensi disebut masih berupa pekerjaan yang belum matang dan belum menyamai performa pendahulunya.
Samsung Galaxy A56
Galaxy A56 sempat mendapat sorotan besar saat pertama kali meluncur pada awal 2025. Saat itu, ponsel ini dipasarkan sebagai value phone dengan memori dan penyimpanan yang tergolong baik.
Di awal 2026, penilaiannya berubah. Penyebab utamanya adalah chipset Exynos 1580 yang disebut memiliki masalah overheating, sehingga menghambat performa gaming dan multitasking.
Konfigurasi kamera belakang 50+12+5 MP memang masih dianggap cukup layak. Akan tetapi, artikel referensi menyebut hasilnya sudah jauh lebih lemah dibanding para pesaing di kelas menengah pada 2026.
Kondisi itu membuat Galaxy A56 sulit direkomendasikan untuk pembeli yang mengejar keseimbangan harga dan performa. Terutama jika penggunaan harian menuntut stabilitas suhu dan kinerja yang konsisten.
iPhone 16
iPhone 16 juga masuk daftar model yang sebaiknya tidak dibeli pada 2026. Artikel referensi mencatat bahwa sebagian konsumen sering mengejar iPhone generasi lama demi merasakan iOS dengan harga yang lebih rendah.
Pendekatan itu dinilai kurang ideal untuk model ini. iPhone 16 disebut bukan investasi value-for-money yang bagus karena masih memakai layar 60 Hz, yang terasa inferior di tengah standar pasar saat ini.
Chipset A-series di dalamnya memang masih tergolong layak. Meski begitu, referensi menilai kinerjanya bukan lagi opsi yang benar-benar future-proof, ditambah performa baterainya juga lebih lemah.
Mengapa lima model ini kurang menarik sekarang
Ada pola yang sama dari kelima perangkat tersebut. Sebagian tersisih karena sudah muncul penerus yang membawa peningkatan jelas, sementara sebagian lain turun nilainya karena isu panas, performa kamera, atau spesifikasi yang tidak lagi kompetitif.
Itu sebabnya pembaruan daftar incaran menjadi penting saat membeli smartphone pada awal 2026. Di pasar yang sangat cepat berubah, keputusan terbaik bukan selalu membeli model yang dulu populer, melainkan memilih perangkat yang masih paling masuk akal untuk kondisi persaingan saat ini.
Source: tech.sportskeeda.com






